JAKARTA - PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) sukses membukukan lonjakan laba bersih hingga 604% pada semester I/2026 secara tahunan (year-on-year/YoY), yang disokong oleh kuatnya permintaan produk Ultra Voucher Gift Card (UVGC).
Direktur PT Trimegah Karya Pratama Tbk., Riky Boy H. Permata menuturkan bahwa peningkatan laba bersih tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan sektor industri terhadap produk UVGC.
"Kami bisa meningkatkan laba bersih kami 604% dibandingkan dengan semester I/2025 karena solusi voucer dan loyalty ini sangat powerful digunakan oleh seluruh industri," kata Riky dalam Public Expose Live, Kamis (10/9/2026).
Ia mengutarakan bahwa UVGC merupakan produk andalan perseroan. Hal itu tecermin dari kenaikan penjualan produk pada 2026 yang mencapai kisaran 120% jika dibandingkan dengan tahun 2025.
Bukan cuma itu, sepanjang semester I/2026, UVGC dalam bentuk fisik telah terdistribusi sebanyak 813.409 unit. Kinerja penjualan tersebut mengerek capaian pendapatan sebesar 42,5% dari posisi Rp441,4 miliar pada semester I/2025.
Lalu, perolehan pendapatan turut didukung oleh penggunaan aplikasi mobile ultra voucer oleh 55.329 pengguna. Di samping itu, sistem API dimanfaatkan oleh 15.288 konsumen serta layanan katalog dipakai oleh 10.365 pengguna.
Di sisi lain, sepanjang enam bulan pertama 2026 perseroan sanggup mengantongi laba kotor senilai Rp28,6 miliar, alias tumbuh 49,5% YoY dari angka Rp19,1 miliar pada periode sama 2025.
Perseroan pun sukses mengamankan EBITDA sebesar Rp9,6 miliar pada semester I/2026, melambung hingga 231% YoY dari posisi Rp2,9 miliar.
Meski begitu, UVCR mencatatkan beban usaha sejumlah Rp22,27 miliar atau merangkak naik 17,25% YoY dari Rp18,99 miliar.
Komponen beban usaha terbesar bersumber dari beban umum dan administrasi yang menembus Rp18,31 miliar atau porsinya 82,22%. Sementara itu, biaya penjualan merangkak naik 49,19% YoY dari Rp2,65 miliar menjadi Rp3,95 miliar.
Walau demikian, Riky Boy tetap meyakini perolehan laba bersih bakal terus menanjak hingga penutupan tahun 2026. Ia juga optimis pihak perseroan sanggup menjaga konsistensi perolehan pendapatan di akhir tahun nanti.
Ia menjelaskan, rasa optimis tersebut dilandasi oleh besarnya pasar yang memerlukan skema Business-to-Business (B2B). Perseroan pun akan konsisten mengekspansi volume transaksi B2B.
Beriringan dengan langkah tersebut, ia menambahkan, kini produk UVGC sudah dapat diakses dan digunakan secara langsung lewat bank BCA serta BRI. Pihak perseroan turut merancang perluasan jangkauan akses UVGC.
"Ada rencana untuk menambah akses penggunaan langsung dengan perbankan lainnya pada kuartal IV/2026," ujarnya.