Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Puji Sinergi Pusat-Daerah

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Puji Sinergi Pusat-Daerah

LIPUTANFINANSIAL.COM — Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional LRT rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dalam peresmian itu, ia menegaskan perbedaan partai antara pemerintah pusat dan daerah bukan halangan untuk melayani rakyat. Prabowo menyebut kawasan metropolitan Jakarta yang berpenduduk 42 juta jiwa itu dikelola dengan aman, demokratis, dan tertib.

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai menjadi penanda beroperasinya moda transportasi baru yang melayani salah satu kawasan aglomerasi terbesar di dunia. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti skala kawasan metropolitan Jakarta yang kini dihuni sekitar 42 juta jiwa. Menurutnya, pengelolaan wilayah sebesar itu bisa berjalan baik justru karena suasana yang aman, demokratis, dan tertib.

Prabowo Sebut Jakarta Lebih Besar dari Banyak Negara

Prabowo menempatkan tata kelola Jakarta dan sekitarnya sebagai contoh kemampuan Indonesia mengelola kawasan padat penduduk. Ia membandingkan skala populasi metropolitan ini dengan sejumlah negara di dunia.

"Bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini 42 juta. Mungkin, lebih besar dari banyak negara di dunia, kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib," ujar Prabowo di Stasiun LRT Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan di hadapan jajaran pejabat pusat dan daerah yang hadir dalam peresmian. Kehadiran Pramono Anung dan Rano Karno di lokasi yang sama menjadi penanda kerja sama lintas pemerintahan.

Beda Partai Dinilai Bukan Penghalang Kerja Sama

Prabowo lalu menyinggung relasi politik antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Ia menyebut dirinya dan Pramono Anung berasal dari partai berbeda dan sempat bersaing dalam pemilihan umum, tetapi tetap bisa bekerja sama dan saling menghormati.

"Contoh yang paling baik daripada bernegara secara Indonesia, saya presiden Republik Indonesia memimpin pemerintah pusat. Saudara Pramono Anung, Gubernur Jakarta memimpin Pemda Jakarta, kita, datang dari partai yang berbeda, kita bersaing dalam Pemilihan Umum, tapi kita bisa bekerja sama, kita bisa saling menghormati," jelasnya.

Menurut Prabowo, sinergi itu berdiri di atas kesadaran bahwa pejabat negara dipilih langsung oleh rakyat. Mandat tersebut, katanya, menempatkan mereka sebagai pelayan publik yang berorientasi pada kemajuan bangsa.

"Karena kita sadar di dalam hati sanubari kita, bahwa kita dipilih oleh rakyat kita di sini. Saya di sini sebagai presiden, saudara Pramono Anung sebagai Gubernur, saudara Rano Karno sebagai Wakil Gubernur, kita pelayan rakyat, kita petugasnya rakyat, pikiran kita, tenaga kita, upaya kita, semuanya untuk rakyat indonesia," tegasnya.

Prabowo Ingatkan Pejabat soal Komitmen dan Kesatriaan

Di akhir arahannya, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran pejabat negara untuk memegang teguh komitmen dalam menjalankan mandat pelayanan. Ia menyebut sikap kesatria sebagai syarat bagi siapa pun yang menerima kehormatan melayani rakyat.

"Dan kalau kita tidak kuat dan kita tidak sanggup, ya ksatria kita harus minggir, selama kita mau nerima mandat ini, selama kita mau menerima kehormatan melayani rakyat Indonesia, selama itu kita harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat," pungkas Prabowo.

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai menambah daftar moda transportasi publik berbasis rel di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Rute ini menghubungkan kawasan permukiman padat di Jakarta Utara dengan Stasiun Manggarai yang menjadi simpul utama perjalanan kereta di ibu kota.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index