LIPUTANFINANSIAL.COM — Jumlah pesanan produk makanan dan minuman di Tokopedia dan TikTok Shop melonjak hampir 95 persen pada semester pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu. Lonjakan itu berbarengan dengan peningkatan jumlah pelaku usaha F&B yang menjual produknya sebesar 184 persen. TikTok Food Fest 2026 menjadi rangkaian kampanye kuliner yang mendorong pertumbuhan tersebut.
Gelaran TikTok Food Fest 2026, kampanye kuliner tahunan yang mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas, disebut mampu mendukung pertumbuhan industri kuliner Indonesia. Commercial Partnership TikTok SEA Fadlia Hifzia menyatakan ajang ini memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
Industri Kuliner Tumbuh 6,38 Persen pada 2025
Fadlia memaparkan industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 6,38 persen pada 2025. Sektor akomodasi serta penyediaan makanan dan minuman mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 7,41 persen.
Antusiasme masyarakat terhadap kuliner juga terlihat di TikTok. Jumlah konten terkait makanan meningkat 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada 2025.
Pesanan F&B di Tokopedia dan TikTok Shop Naik Hampir 95 Persen
Pada semester pertama 2026, jumlah pesanan produk F&B di Tokopedia dan TikTok Shop meningkat hampir 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pelaku usaha yang menjual produk F&B juga meningkat sebesar 184 persen.
"Mengusung tema 'Every Ingredient Tells a Story', TikTok Food Fest tahun ini mengangkat beragam cerita di balik setiap sajian, mulai dari hidangan unik dan resep kreatif hingga kekayaan bahan pangan lokal dan pilihan makanan sehat," ujar Fadlia.
Rangkaian Sejak Juli, Puncaknya di Hutan Kota GBK
Fadlia mengatakan semangat mengubah inspirasi menjadi pengalaman nyata kembali dihadirkan melalui rangkaian TikTok Food Fest 2026 yang telah berlangsung sejak Juli lalu. Sejumlah aktivitas seperti Food Directory dan Kolaborasi Kreator Kuliner mempertemukan kreator dengan pelaku usaha untuk menciptakan berbagai kreasi kuliner baru.
Rangkaian tersebut akan mencapai puncaknya lewat festival offline pada 26-27 September 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta. Festival itu menghadirkan lebih dari 40 pelaku usaha F&B.
Pengunjung dapat menjelajahi beragam pilihan makanan dan minuman, menikmati menu kolaborasi kreator, serta mengikuti demonstrasi memasak, pertunjukan musik, aktivitas kebugaran, dan berbagai pengalaman interaktif.
Konten Digital Jadi Pengalaman Nyata
Menurut Fadlia, kegiatan tersebut membawa inspirasi kuliner yang ditemukan di konten digital menjadi pengalaman nyata. Ketika penemuan terhubung dengan perdagangan digital, peluang pertumbuhan dapat dirasakan dalam skala yang lebih luas.
Sejalan dengan tema "Every Ingredient Tells a Story", rangkaian ini mengangkat cerita di balik setiap sajian, mulai dari tradisi dan kekayaan bahan pangan lokal hingga kreativitas orang-orang yang mengolahnya.
"Melalui TikTok Food Fest 2026, kami berharap rangkaian ini tidak hanya membawa pengalaman penemuan kuliner dari TikTok ke dunia nyata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri kuliner Indonesia," ujar Fadlia.