LIPUTANFINANSIAL.COM — Aksi percobaan pencurian motor di parkiran minimarket Sukmajaya, Depok, berakhir antiklimaks bagi dua pelaku. Warga yang geram lebih dulu meringkus mereka sebelum polisi tiba. Dari pistol mainan sampai dua lokasi penangkapan, berikut detail kasusnya.
Dua pria berinisial Y dan S nekat mencoba mencuri motor di parkiran Alfamart Jati Mulya, Sukmajaya, Depok, Sabtu (19/9). Aksi mereka gagal total setelah warga curiga dan bergerak cepat.
Polsek Sukmajaya mengamankan keduanya bersama sejumlah barang bukti. Berikut fakta lengkap yang terungkap dari keterangan polisi.
1. Berawal dari Laporan Warga yang Resah
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, Iptu Mulyanto, menyebut penangkapan bermula dari laporan warga yang melihat gerak-gerik mencurigakan kedua pelaku di parkiran minimarket.
Laporan itu diteruskan Bhabinkamtibmas Kali Baru ke Polsek Sukmajaya. Piket Reskrim langsung mengecek dan menemukan dua orang sudah diamankan warga.
2. Pistol Mainan untuk Menakuti Korban
Dari tangan pelaku, polisi menyita satu pucuk pistol mainan warna hitam. Senjata itu sengaja dibawa untuk menakuti korban jika aksinya kepergok.
"Senjata mainan itu dari hasil pemeriksaan untuk menakuti korban kalau dia kepergok saat beraksi," kata Mulyanto.
3. Kabur ke Dua Lokasi Berbeda
Saat hendak ditangkap, kedua pelaku berpencar. Satu pelaku diamankan di Kali Baru, satunya lagi di Pos Satpam Perumahan Bhakti Vila, Cibinong.
"Jadi pelaku ini kabur, ada dua tempat," jelas Mulyanto.
4. Barang Bukti Selain Pistol Mainan
Polisi mengamankan tiga buah kunci letter T, satu tas hitam, dan satu unit motor matic hitam milik pelaku. Motor itu dipakai beraksi di wilayah Sukmajaya-Cilodong.
5. Pelaku Sempat Dihajar Warga
Warga yang kesal sempat menghajar kedua pelaku sebelum polisi datang. Mulyanto menyebut kondisi pelaku sudah luka-luka.
"Muka dan kaki kiri lebam, ada bocor di kepala, dan badan merah-merah. Hasil dari masyarakat yang mungkin tidak puas dan kesal," ungkapnya.
6. Masih Tahap Percobaan
Mulyanto menegaskan motor korban belum sempat dibawa kabur. Pelaku lebih dulu dipergoki warga.
"Ini yang perlu kita luruskan. Jadi percobaan. Ada niat, tetapi belum sempat membawa motor korban," tutupnya.
7. Identitas dan Hubungan Kedua Pelaku
Hasil interogasi awal mengungkap nama kedua pelaku, Yusuf dan Sofyan. Yusuf yang lebih muda memanggil Sofyan dengan sebutan abang.
Polisi masih mendalami apakah keduanya punya hubungan keluarga. Keduanya juga masih diperiksa untuk menelusuri kemungkinan aksi serupa di lokasi lain.
Kasus ini masih dikembangkan Polsek Sukmajaya. Kedua pelaku kini mendekam di sel sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.