Antisipasi Gangguan Pasokan, Pertamina Percepat Pengiriman BBM ke Bulungan

Antisipasi Gangguan Pasokan, Pertamina Percepat Pengiriman BBM ke Bulungan

LIPUTANFINANSIAL.COM — Pengiriman tambahan ini menyasar sejumlah SPBU, termasuk SPBU 66.772.04, SPBU 63.772.02, SPBU 64.772.02, dan SPBU 66.772.01, serta lembaga penyalur 6P.772.04. Total volume yang dikirim jauh lebih besar dari pengiriman sebelumnya sebagai upaya mengejar ketertinggalan pasokan.

Alasan di Balik Percepatan Pengiriman

Percepatan distribusi ini bukan tanpa sebab. Pertamina harus menyesuaikan jadwal pengiriman dari Jobber Berau, yang merupakan bagian dari rantai pasok BBM di wilayah tersebut. Penyesuaian jadwal ini berpotensi membuat beberapa SPBU kehabisan stok jika tidak segera diantisipasi.

"Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite dan Pertamax ke Kabupaten Bulungan. Setelah pengiriman dilakukan pada 1 September, hari ini kami kembali memperkuat penyaluran untuk membangun stok di SPBU serta menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun.

Edi menambahkan bahwa mobil tangki telah diberangkatkan secara bertahap sejak pagi hari. Sebagian armada lainnya masih dalam perjalanan menuju SPBU tujuan dan posisinya terus dipantau oleh tim operasional.

Koordinasi dengan Pengelola SPBU

Pertamina tidak hanya mengandalkan pengiriman besar-besaran. Perusahaan juga berkoordinasi aktif dengan pengelola masing-masing SPBU untuk memantau kondisi stok secara real-time, aktivitas pembelian masyarakat, serta kelancaran pelayanan di lapangan. Pola penyaluran ke depan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan nyata di masyarakat.

Langkah ini penting mengingat Kabupaten Bulungan merupakan salah satu wilayah dengan konsumsi BBM yang terus tumbuh di Kalimantan Utara. Gangguan pasokan dalam waktu lama dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Imbauan untuk Masyarakat

Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan. Pembelian dalam jumlah berlebihan justru dapat memicu antrean panjang dan menghambat proses pengisian stok di SPBU. Perusahaan memastikan upaya penguatan penyaluran akan terus dilakukan hingga pasokan kembali normal dan pelayanan masyarakat berjalan optimal.

Dengan percepatan ini, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi di wilayah perbatasan dan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini tengah berkembang pesat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index