Gilang Ilhaza Satu-satunya Wakil Sumbar di Asian Games 2026, Target Emas dari Nagoya

Gilang Ilhaza Satu-satunya Wakil Sumbar di Asian Games 2026, Target Emas dari Nagoya

LIPUTANFINANSIAL.COM — Keberangkatan Gilang dilepas langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar pada Jumat (28/8/2026). Pria yang pernah ditempa di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumbar ini bukan wajah baru di kancah internasional—sebelumnya ia sudah mengoleksi medali di ajang SEA Games.

“Alhamdulillah, Gilang pernah kita didik di PPLP. Berkat prestasi olahraganya, sekarang dia juga bertugas di TNI Angkatan Darat dan dipercaya mewakili Indonesia di ajang internasional,” kata Mahyeldi dalam sambutannya.

Jalur Pembinaan dari PPLP hingga Pelatnas TNI

Perjalanan Gilang menjadi contoh nyata rantai pembinaan atlet daerah. Sebelum menembus level Asia, ia lebih dulu menorehkan prestasi di PON Aceh-Sumut, kemudian naik kelas ke pentas SEA Games. Kini, tangga tertinggi ajang multicabang Asia menantinya di Jepang.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa capaian ini adalah buah dari sistem pembinaan yang berjenjang. “Alhamdulillah, Gilang berangkat ke Asian Games di Nagoya, Jepang. Ini atlet binaan KONI Sumatera Barat. Sebelumnya dia meraih prestasi di PON Aceh-Sumut, kemudian juga tampil di SEA Games,” ujarnya.

Target Medali Emas dan Harapan untuk Atlet Muda

Mahyeldi tidak main-main dengan target yang diberikan. Ia berharap putra terbaik Sumbar ini bisa mempersembahkan medali emas, bukan sekadar partisipasi. “Mudah-mudahan bisa memberikan prestasi terbaik, bahkan meraih medali emas,” harapnya.

Lebih dari sekadar urusan medali, keberangkatan Gilang diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet muda Sumbar lainnya. Menurut Mahyeldi, atlet daerah harus berani memasang target tinggi dan tidak berhenti pada prestasi tingkat nasional. “Semoga Gilang bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dan tentu saja membawa nama Sumatera Barat di tingkat Asia,” katanya.

Main Stadium 40 Hektare Disiapkan Jadi Pusat Pembinaan

Momentum ini sekaligus mendorong Pemprov Sumbar mempercepat pengembangan ekosistem olahraga. Mahyeldi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga mengkaji kawasan Main Stadium seluas sekitar 40 hektare untuk dijadikan pusat pembinaan terpadu.

“Mudah-mudahan Main Stadium dan kawasannya bisa kita jadikan pusat pembinaan olahraga melalui PPLP. Konsepnya bisa kita kembangkan seperti Sekolah Garuda ataupun Sekolah Rakyat yang menjadi perhatian Presiden,” jelas Mahyeldi. Keberhasilan pembinaan PPLP dinilai tidak hanya melahirkan atlet gulat, tetapi juga talenta di cabang sepak bola dan sepak takraw.

Dengan skema itu, regenerasi atlet Sumbar diharapkan tidak terputus. Dari PPLP, atlet muda punya jalur jelas untuk menembus level nasional hingga internasional—seperti yang kini dijalani Gilang Ilhaza di tanah Jepang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index