JAKARTA - Perusahaan teknologi Vivo resmi merilis ponsel pintar terbarunya, Vivo S2, yang menjadi penanda kembalinya jajaran lini seri S setelah terakhir kali melepas Vivo S1 pada 2019 silam.
Mengutip laporan dari Gizmochina pada Kamis (6/8) waktu setempat, Vivo S2 mengusung bodi tipis yang tampak mirip dengan rancangan Vivo X300 FE. Vivo S2 dibekali panel layar AMOLED melengkung seluas 6,83 inci (17,35 cm) beresolusi 1,5K yang menyokong refresh rate 120Hz, teknologi HDR, serta tingkat kecerahan maksimal mencapai 3.000 nits.
Layar ponsel ini turut mengantongi sertifikasi resmi SGS terkait emisi radiasi cahaya biru yang rendah, tingkat kedipan minim, dan kejernihan tampilan di bawah terik sinar matahari. Pemindai sidik jari tipe optik juga turut disisipkan di dalam layar.
Urusan dapur pacu, Vivo menyematkan chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo berspesifikasi fabrikasi 4 nanometer yang disandingkan bersama RAM LPDDR4X berkapasitas 8GB serta memori internal UFS 3.1 hingga 256GB. Ponsel ini pun dibekali fitur penambahan RAM virtual hingga 8GB.
Demi menjaga suhu perangkat tetap dingin saat dioperasikan, Vivo menyertakan modul pendingin vapor chamber seluas 3.800 milimeter persegi. Perangkat Vivo S2 ini dijanjikan bakal mendapat dukungan pembaruan sistem operasi Android sampai tiga generasi beserta jaminan sistem keamanan hingga lima tahun.
Pada sektor fotografi, Vivo S2 dibekali kamera utama bersensor Sony IMX852 50MP yang dipadukan dengan sensor kedalaman 2MP serta penerangan Aura Light LED. Sementara pada sisi depan, tertanam kamera swafoto 32MP yang sudah sanggup merekam video hingga kualitas 4K, serupa dengan kemampuan kamera belakangnya.
Perangkat ini ditopang baterai berkapasitas jumbo 7.050mAh yang didukung teknologi pengisian daya cepat 44W. Hadir pula fitur bypass charging yang berfungsi menyalurkan arus listrik langsung ke perangkat tanpa melewati sel baterai demi menekan potensi panas berlebih sewaktu ponsel dipakai sembari diisi daya.
Sederet fitur pendukung lain yang disajikan mencakup speaker stereo ganda, sertifikasi ketahanan dari debu serta air berstandar IP68 dan IP69, sertifikat ketahanan ala militer MIL-STD-810H, AI SuperLink, konektivitas Bluetooth 5.4, hingga sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16.
Smartphone ini pertama kali mengudara di pasar India. Di negara tersebut, Vivo S2 dilepas seharga 39.999 rupee (sekitar Rp7,5 juta) untuk opsi RAM 8GB dan penyimpanan 128GB, sedangkan tipe RAM 8GB/256GB ditawarkan pada harga 44.999 rupee (sekitar Rp8,4 juta).
Vivo S2 hadir dalam tiga pilihan warna, yakni Sapphire Blue, Regal Bronze, serta Silk White.
Beberapa rumor yang beredar sebelumnya mengindikasikan bahwa Vivo S2 kemungkinan bakal diboyong ke pasar global memakai nama Vivo V80 Lite 5G, walaupun sampai saat ini pihak Vivo belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut.