JAKARTA - Laju impresif Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick semakin tidak terbendung. Kemenangan terbaru atas Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 di Old Trafford menegaskan bahwa United telah menemukan kembali identitas pemenang mereka. Manchester United mencatatkan kemenangan keempat beruntun di Premier League baru-baru ini. Bermain di Old Trafford, Setan Merah mengalahkan Tottenham dengan skor 2-0.
Pertandingan ini berjalan cukup berimbang pada awal babak pertama. Namun, situasi berubah drastis menjelang menit ke-30 setelah Cristian Romero mendapat kartu merah langsung karena tekel kerasnya terhadap Casemiro. Insiden ini menjadi titik balik yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh armada Carrick. United tak butuh waktu lama untuk mengubah keunggulan jumlah pemain menjadi gol. Melalui eksekusi tendangan sudut yang cerdas, Bryan Mbeumo berhasil menemukan sasaran dari jarak 16 yard, berkat umpan lay-off yang dibangun Kobbie Mainoo.
Meski sempat kesulitan memperlebar keunggulan, United akhirnya menutup pertandingan sepuluh menit menjelang akhir. Bruno Fernandes mencetak gol kedua dengan penyelesaian ciamik menyambung umpan silang Diogo Dalot. Berikut adalah rincian performa para penggawa Setan Merah dalam laga tersebut.
Ketangguhan Lini Belakang dan Catatan Clean Sheet
Di sektor pertahanan, sorotan tertuju pada penjaga gawang muda yang mulai menunjukkan kematangannya. Senne Lammens (6) akhirnya mencatatkan clean sheet lagi di laga ini. Ini merupakan clean sheet ketiganya semenjak bergabung dengan MU. Di awal babak pertama, Lammens sempat terlihat gerogi dan nyaris membuat Tottenham mencetak gol. Namun seiring berjalannya waktu ia mulai tampil ajeg di bawah mistar gawang MU. Seusai insiden kartu merah Romero, sang kiper nyaris tidak mendapatkan ancaman hingga akhir laga.
Di barisan bek, Diogo Dalot (7) yang dipasang kembali menjadi bek kanan menunjukkan performa yang cemerlang di laga ini. Ia aktif maju ke depan dan membuat assist untuk gol Bruno Fernandes. Namun ia terkadang terlihat ceroboh ketika menghadapi serangan balik Tottenham. Sementara itu, Harry Maguire (6) tampil cukup oke di pertandingan melawan Tottenham ini. Ia solid menjaga lini pertahanan MU, meski ia beberapa kali terlihat kurang tenang. Ia juga cukup mengancam saat situasi bola-bola mati MU.
Duetnya, Lisandro Martinez (6), juga tampil stabil. Dipasang lagi sebagai tandem Maguire, penampilan Martinez juga tergolong cukup oke. Ketika Tottenham bermain dengan 10 pemain, ia turut maju untuk mengalirkan bola. Namun ia cukup keteteran ketika menghadapi serangan balik. Namun secara keseluruhan ia tampil oke di laga ini. Di sisi kiri, Luke Shaw (7) menunjukkan performa yang oke tidak hanya ketika bertahan tetapi ia juga aktif membantu serangan. Ia sempat membuat tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Vicario melakukan penyelamatan spektakuler di laga ini.
Kreativitas Gelandang: Magis Mainoo dan Sang Kapten
Lini tengah menjadi kunci kemenangan United kali ini. Casemiro (7) mengawali laga dengan kurang oke, namun perlahan tapi pasti Casemiro kembali menjadi sosok yang diandalkan di lini tengah Setan Merah. Ia sempat mendapatkan pelanggaran keras dari Romero yang membuat bek Tottenham itu mendapatkan kartu merah. Setelah itu ia kembali mendikte permainan MU di mana ia juga jadi ancaman di bola-bola mati.
Pujian setinggi langit patut diberikan kepada Kobbie Mainoo (8). Di laga ini, Kobbie Mainoo kembali membuktikan bahwa ia adalah masa depan lini tengah Setan Merah. Ia menjadi sosok yang sangat progresif di lini tengah MU, di mana ia mampu membuat link-up play yang baik dengan rekan-rekannya. Berkat umpan cerdasnya, MU Berhasil mencetak gol pertama di laga ini. Penampilannya sungguh luar biasa sepanjang laga.
Tak kalah gemilang, Bruno Fernandes (8) kembali menunjukkan kelasnya. Kapten Manchester United itu kembali memimpin dengan teladan. Sepanjang laga ia menjadi otak dari serangan-serangan Setan Merah ke gawang Tottenham. Beberapa umpannya benar-benar berkualitas dan seharusnya MU bisa mencetak lebih banyak gol andai penyelesaian akhir mereka lebih baik. Bruno juga mencetak gol penentu kemenangan MU di laga ini.
Ketajaman Lini Serang dan Efektivitas Striker Baru
Di lini depan, Amad Diallo (6) mengawali laga dengan baik. Ia sempat mencetak gol namun gol itu dianulir karena offside. Sang winger cukup merepotkan pertahanan Tottenham, meski di babak kedua ia sulit menembus pertahanan rapat yang diperagakan barisan bek The Lillywhites terutama di sisi kanan. Di sisi lain, Matheus Cunha (7) lagi-lagi menunjukkan performa apiknya saat diplot sebagai pemain sayap kanan. Ia mampu membuat kerja sama yang apik dengan Mbeumo dan Fernandes sehingga ia kerap merepotkan pertahanan Tottenham. Ia sempat membuat beberapa peluang berbahaya ke gawang Tottenham dan ia juga mencetak gol yang dianulir karena offside. Performanya menurun selepas menit ke-60 dan tidak lama berselang ia digantikan oleh Benjamin Sesko.
Bintang utama di lini serang adalah Bryan Mbeumo (8). Diplot sebagai striker, Mbeumo kembali membuktikan bahwa dirinya adalah pembelian terbaik MU di musim 2025/2026 ini. Ia secara konstan memberikan tekanan kepada pertahanan Tottenham dan beberapa kali tembakannya digagalkan Vicario. Namun ia jadi pencetak gol pertama MU di laga ini. Ketajamannya dalam pertandingan besar kembali teruji di hadapan publik Old Trafford.
Kontribusi Pemain Pengganti dan Penutup Laga
Michael Carrick melakukan beberapa pergantian di babak kedua untuk menjaga ritme. Benjamin Sesko (6) masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-75. Ia menggantikan Matheus Cunha di laga ini. Sesko tidak banyak mendapatkan kesempatan di laga ini. Di penghujung laga, ia seharusnya bisa membawa MU unggul 3-0 melalui sundulannya hasil umpan dari Bruno Fernandes, namun sayang bola justru mengarah ke pelukan Vicario.
Empat pemain lainnya masuk di menit-menit akhir sehingga tidak bisa memberikan penilaian mendalam. Noussair Mazraoui (n/a) masuk menggantikan Luke Shaw di menit ke-87. Manuel Ugarte (n/a) masuk menggantikan Casemiro di menit ke-87. Joshua Zirkzee (n/a) masuk menggantikan Bryan Mbeumo di menit ke-87. Terakhir, Tyler Fletcher (n/a) masuk menggantikan Kobbie Mainoo di masa injury time. Keempatnya bermain terlalu sebentar untuk bisa memberikan dampak nyata bagi Setan Merah.
Secara keseluruhan, kemenangan ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang soliditas tim yang terus meningkat. Manchester United kini menatap sisa musim dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melibas salah satu rival berat mereka di papan atas Premier League.