Resep Peyek Kacang Hijau

Resep Peyek Kacang Hijau Tanpa Santan, Renyah dan Tahan Lama

Resep Peyek Kacang Hijau Tanpa Santan, Renyah dan Tahan Lama
Resep Peyek Kacang Hijau Tanpa Santan, Renyah dan Tahan Lama

JAKARTA - Peyek merupakan salah satu camilan tradisional Indonesia yang keberadaannya terus bertahan di tengah gempuran makanan modern. 

Teksturnya yang tipis dan renyah, dipadu aroma rempah yang khas, membuat peyek tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap lauk, tetapi juga camilan mandiri yang digemari banyak orang. Dari meja makan sederhana hingga jamuan keluarga, peyek selalu menemukan tempatnya.

Mengacu pada TasteAtlas, rempeyek dikenal sebagai kerupuk goreng berbahan dasar adonan tepung beras berbumbu, kemudian diisi dengan aneka bahan seperti kacang tanah, teri, udang kecil, hingga kacang hijau. 

Rasa gurih yang ringan dengan sensasi kriuk menjadi ciri utama camilan ini. Di antara berbagai variasinya, peyek kacang hijau hadir sebagai pilihan unik dengan tekstur yang lebih ringan dan tidak terlalu berminyak.

Menariknya, resep peyek kacang hijau tanpa santan kini mulai banyak diminati karena mampu menghasilkan kerenyahan yang lebih tahan lama. 

Pendekatan ini dibagikan langsung oleh Ibu Wahyu (58), seorang ibu rumah tangga yang telah puluhan tahun membuat peyek rumahan dengan hasil konsisten. Berdasarkan pengalaman tersebut, Liputan.com merangkum resep peyek kacang hijau tanpa santan yang praktis dan mudah dipraktikkan.

Alasan Memilih Peyek Kacang Hijau Tanpa Santan

Sebagian besar resep peyek tradisional menggunakan santan sebagai cairan adonan untuk menambah rasa gurih. Namun, santan juga kerap menjadi penyebab peyek cepat melempem jika penyimpanan kurang tepat. Di sinilah resep tanpa santan menawarkan solusi berbeda dengan hasil yang lebih ringan dan awet renyah.

Menurut Ibu Wahyu, penggunaan air biasa justru membuat tekstur peyek lebih stabil. Kunci utama bukan terletak pada santan, melainkan pada keseimbangan jenis tepung, bumbu yang benar-benar halus, serta teknik menggoreng yang tepat. 

Dengan pendekatan ini, peyek tetap gurih, aromatik, dan tidak kehilangan karakter rasa khasnya.

Kacang hijau juga memiliki keunggulan tersendiri. Setelah direndam semalaman, kacang hijau akan lebih cepat kering saat digoreng sehingga menghasilkan kerenyahan merata. Teksturnya tidak keras dan menyatu sempurna dengan adonan, menjadikan peyek kacang hijau cocok sebagai camilan keluarga maupun ide usaha rumahan.

Bahan Utama dan Bumbu Peyek Kacang Hijau

Resep peyek kacang hijau tanpa santan ala Ibu Wahyu menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur. Kombinasi bahan ini telah teruji menghasilkan peyek yang tipis, gurih, dan kriuk tahan lama.

Bahan utama yang digunakan meliputi tepung beras, tepung kanji, kacang hijau yang telah direndam semalaman, sedikit telur kocok, irisan daun jeruk purut, air, dan garam. Minyak goreng disiapkan secukupnya untuk proses penggorengan.

Sementara itu, bumbu halus terdiri dari bawang putih, kencur, daun jeruk purut, ketumbar, dan kemiri. Seluruh bumbu harus dihaluskan hingga benar-benar lembut agar adonan tercampur rata dan peyek matang sempurna tanpa mudah patah.

Perpaduan bumbu inilah yang menghasilkan aroma khas peyek tradisional, meskipun tanpa tambahan santan.

Langkah Membuat Peyek Kacang Hijau Renyah

Proses pembuatan peyek kacang hijau tanpa santan relatif sederhana, namun membutuhkan ketelitian pada beberapa tahap penting. Bumbu yang telah dihaluskan terlebih dahulu dicampurkan dengan tepung beras, tepung kanji, irisan daun jeruk, dan garam dalam satu wadah besar.

Telur dikocok lepas, lalu hanya satu sendok makan saja yang dimasukkan ke adonan. Penambahan telur berfungsi sebagai pengikat ringan tanpa membuat peyek keras. Setelah itu, air dituangkan sedikit demi sedikit hingga adonan menjadi licin dan encer ringan.

Wajan dipanaskan terlebih dahulu sebelum minyak dimasukkan. Teknik ini penting agar adonan tidak lengket. Setelah minyak panas, api diturunkan ke sedang. Adonan dituangkan perlahan di pinggir wajan, lalu diberi taburan kacang hijau sebelum dibiarkan terlepas sendiri ke tengah wajan.

Peyek digoreng hingga berwarna kuning keemasan dan kacang hijau tampak kering. Setelah matang, peyek diangkat dan ditiriskan hingga benar-benar dingin sebelum disimpan.

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Dalam pembuatan peyek kacang hijau, terdapat beberapa kesalahan umum yang sering menyebabkan hasil kurang maksimal. Salah satunya adalah perbandingan tepung yang tidak seimbang. Tepung beras dan tepung kanji sebaiknya digunakan dengan rasio 1:1 agar struktur dan kerenyahan seimbang.

Penggunaan telur berlebihan juga perlu dihindari karena dapat membuat peyek keras dan cepat melempem. Selain itu, api yang terlalu kecil akan membuat peyek menyerap banyak minyak, sementara api terlalu besar berisiko membuat peyek cepat gosong.

Proses pendinginan juga tidak boleh dilewatkan. Peyek harus benar-benar dingin sebelum disimpan agar uap panas tidak terperangkap di dalam wadah.

Peyek Kacang Hijau sebagai Camilan dan Peluang Usaha

Dengan tekstur ringan dan daya tahan yang baik, peyek kacang hijau tanpa santan tidak hanya cocok sebagai camilan rumahan, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk usaha. Modal bahan relatif terjangkau dan proses produksinya tidak rumit.

Jika dikemas dengan baik dan disimpan dalam wadah kedap udara, peyek dapat bertahan renyah dalam waktu cukup lama. Hal ini menjadikannya cocok dijual sebagai camilan kering atau pelengkap makanan tradisional.

Melalui teknik sederhana dan bahan yang tepat, resep peyek kacang hijau tanpa santan ini membuktikan bahwa camilan tradisional tetap bisa relevan dan diminati hingga kini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index