Bulog NTT Pastikan Pangan Korban Gempa Flores Terpenuhi

Bulog NTT Pastikan Pangan Korban Gempa Flores Terpenuhi
Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) konsisten menjaga pemenuhan kebutuhan pangan warga yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores. (Foto: NET)

JAKARTA — Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) konsisten menjaga pemenuhan kebutuhan pangan warga yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores. Upaya ini dilakukan lewat penyaluran berbagai bantuan logistik pangan serta nonpangan yang berlanjut sampai hari ke-27 pascabencana.

“Kebutuhan pangan masyarakat harus tetap terpenuhi di tengah situasi yang sulit. Karena itu, Bulog NTT terus bergerak aktif bersama para pemangku kepentingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak,” kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam di Kupang, Sabtu (12/9/2026).

Arrahim mengungkapkan bahwa dukungan tersebut salah satunya direalisasikan melalui penyerahan paket bantuan dari Serikat Karyawan (SEKAR) Bulog NTT dalam program bertajuk Bulog Peduli. 

Keterlibatan aktif para pegawai ini mencerminkan wujud solidaritas internal untuk meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masa pemulihan.

Paket bantuan pangan yang disalurkan mencakup komoditas beras, telur, mi instan, gula pasir, serta air minum kemasan. Di samping itu, diserahkan pula berbagai bantuan nonpangan berupa selimut beserta perlengkapan harian esensial lainnya guna memenuhi keperluan mendesak para korban.

Arrahim merinci bahwa penyerahan bantuan program Bulog Peduli tersebut dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo, yang mencakup wilayah Kolikapa di Kelurahan Mbay 1, Desa Nagadero, serta Alobuu di Desa Nggolombay pada hari Rabu (9/9). 

Rangkaian distribusi di beberapa titik ini merepresentasikan komitmen nyata institusi dalam mendampingi warga terdampak secara berkesinambungan.

Kegiatan penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan menuju Kabupaten Manggarai dengan menyasar Kecamatan Langke Rembong serta Kecamatan Reok pada hari Jumat (11/11). 

Sebelum aksi ini, distribusi bantuan serupa juga telah sukses dilaksanakan pada rentang tanggal 18 sampai 20 Agustus 2026 di wilayah Kabupaten Sikka, Ngada, Nagekeo, serta Manggarai.

“Penyaluran lanjutan pada September menegaskan kepedulian Bulog NTT terus dijaga seiring kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dampak gempa,” kata Arrahim.

Di samping program solidaritas karyawan, hingga tanggal 11 September 2026 tercatat bahwa pihak Kanwil Bulog NTT telah mendistribusikan total bantuan darurat bencana berupa beras sejumlah 1.571.645 kilogram serta minyak goreng sebanyak 7.000 liter. 

Seluruh logistik tersebut dialokasikan secara merata ke tujuh kabupaten di Pulau Flores meliputi Kabupaten Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.

Tidak hanya itu, instansi terkait juga turut mendampingi pemerintah daerah di tujuh kabupaten tersebut untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan jumlah akumulatif mencapai 102.000 kilogram.

Dalam operasional distribusinya, Bulog NTT menggandeng kolaborasi strategis bersama pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) lewat Polres wilayah terkait, serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodim setempat guna memastikan ketepatan sasaran dan kelancaran arus logistik.

Menutup keterangannya, Arrahim turut menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa merawat kepedulian sosial serta memperkuat semangat gotong royong demi mengakselerasi pemulihan warga Flores.

“Bulog NTT terus mengambil peran aktif dan merespons kebutuhan penanganan bencana bersama pemerintah daerah, TNI, dan POLRI. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penguat semangat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-air,” ujar dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index