JAKARTA — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menggarisbawahi bahwa penguatan institusi pendidikan tinggi harus difokuskan pada sumbangsih nyata demi kemajuan negara.
Berdasarkan keterangan resmi di Jakarta pada hari Selasa, Wamen Stella mengemukakan bahwa perguruan tinggi memegang peran krusial dalam memacu ekspansi ekonomi nasional.
"Perguruan tinggi adalah kunci pertumbuhan ekonomi. Jadi, pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan oleh Bapak Presiden itu adalah sesuatu yang kuncinya (adalah) kami," kata dia.
Wamendiktisaintek turut menggarisbawahi bahwa setiap institusi pendidikan tinggi wajib mempunyai arah serta strategi yang spesifik selaras dengan karakteristik serta keunggulan masing-masing.
Menurut Stella, perguruan tinggi tidak harus menerapkan strategi yang seragam, melainkan wajib memetakan posisi, target, serta keunikan yang hendak dibangun demi melahirkan keunggulan yang konkret.
Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi meluncurkan Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pengembangan serta regenerasi kepemimpinan kampus di tanah air.
Seluruh peserta dalam program AKPT tersebut nantinya menimba wawasan langsung dari rekam jejak para pimpinan perguruan tinggi, kaum akademisi, kalangan praktisi, serta figur-figur strategis nasional.
Para tokoh tersebut meliputi Mendikbud periode 2009-2014 Mohammad Nuh, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, Ketua Forum MWA PTN-BH Mohamad Nasir, Rektor BINUS periode 2009-2023 Harjanto Prabowo, serta Professor of Geopolitics and Islamic Business di ESSEC Business School Cedomir Nestorovic.
Melalui penyelenggaraan AKPT, Kemdiktisaintek menaruh harapan besar untuk mewujudkan ekosistem kepemimpinan pendidikan tinggi yang kian kokoh dan berkesinambungan.
Pada ujungnya, penguatan kepemimpinan ini diandalkan mampu memacu perguruan tinggi di Indonesia agar kian unggul, memiliki daya saing di kancah global, serta menghadirkan pengaruh positif yang nyata bagi masyarakat luas beserta pembangunan nasional.