Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2,718 Juta per Gram, Buyback Ambles Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2,718 Juta per Gram, Buyback Ambles Lebih Dalam

LIPUTANFINANSIAL.COM — Divergensi pergerakan harga emas Antam dan emas global menarik dicermati pelaku pasar. Saat harga emas dunia cenderung naik, emas batangan produksi BUMN tambang ini justru mengalami koreksi tipis. Selisih pergerakan ini mengindikasikan faktor eksternal bukanlah pendorong utama perubahan harga hari ini.

Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga dasar emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 2.718.000. Angka ini turun tipis dari posisi perdagangan sebelumnya yang menyentuh Rp 2.723.000 per gram. Koreksi ini tergolong minim, hanya 0,18 persen, dan masih dalam rentang fluktuasi harian yang normal.

Buyback Terpangkas Lebih Dalam, Selisih Harga Melebar

Hal yang lebih menarik justru terjadi pada skema pembelian kembali atau buyback. Antam mematok harga buyback di level Rp 2.578.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali saat ini mencapai Rp 140.000 per gram.

Melebarnya selisih ini menjadi catatan tersendiri bagi investor yang ingin segera merealisasikan keuntungan. Dalam sepekan terakhir, posisi buyback memang kerap bergerak lebih volatil dibandingkan harga jual, mencerminkan manajemen persediaan yang lebih ketat dari sisi emiten.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Logam Mulia Antam untuk berbagai ukuran pada perdagangan Jumat (28/8/2026):

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.359.000
  • Emas 1 gram: Rp 2.718.000
  • Emas 5 gram: Rp 13.090.000
  • Emas 10 gram: Rp 26.130.000
  • Emas 25 gram: Rp 65.075.000
  • Emas 50 gram: Rp 130.000.000
  • Emas 100 gram: Rp 259.800.000

Sentimen Eksternal Kurang Berpengaruh Hari Ini

Biasanya, pergerakan emas Antam selalu mengikuti jejak harga emas global. Namun, koreksi hari ini terjadi di tengah penguatan emas dunia yang ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.

Ketidakselarasan ini menegaskan bahwa faktor internal emiten—mulai dari strategi penetapan harga hingga penyesuaian stok—masih menjadi variabel dominan dalam penentuan harga jual harian. Bagi investor, fenomena ini mengingatkan bahwa emas Antam tidak sepenuhnya bergerak simetris dengan pasar internasional dalam jangka pendek.

Investasi mengandung risiko.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index