JAKARTA - Pimpinan tertinggi Xiaomi, yakni Lei Jun, tanpa sengaja membocorkan perangkat telepon pintar lipat mutakhir yang siap diluncurkan oleh perusahaan miliknya dengan balutan warna merah burgundy.
Perangkat gawai lipat tersebut diyakini bakal mengusung moniker komersial sebagai Xiaomi MIX Ultra, yang mengandalkan bentang layar lebar guna bersaing secara langsung dengan kompetitor sekelas Galaxy Z Fold 8 maupun Huawei Pura X Max.
Berdasarkan laporan yang disiarkan oleh Gizmochina pada Minggu (23/8) waktu setempat, insiden kebocoran tak sengaja itu terekam dalam sebuah potret yang memperlihatkan Lei Jun bersama dua orang rekannya.
Jika diamati secara sekilas dari kejauhan, foto tersebut tampak lumrah, tetapi ketika diperbesar pada area genggaman tangan Lei Jun, tampak jelas ia tengah menggenggam ponsel lipat berwujud warna merah burgundy.
Indikasi serupa turut menyeruak melalui berbagai unggahan para pengamat teknologi di sejumlah platform digital, contohnya lewat postingan akun @Techkard di platform X.
Sejauh ini, lini produk ponsel lipat keluaran Xiaomi belum pernah memiliki varian warna merah burgundy, sehingga kemunculan ini disinyalir kuat menjadi pertanda bahwa pihak pabrikan bersiap merilis gawai lipat anyar dalam tempo dekat.
Meskipun belum ada ketetapan nama resmi yang dipublikasikan, ragam spekulasi dan bocoran terdahulu sempat melontarkan sejumlah sebutan berbeda mulai dari Xiaomi Mix Fold 5, Xiaomi 17 Fold, hingga Xiaomi 18 Fold. Kendati demikian, petunjuk teranyar justru mengerucutkan penggunaan nama Xiaomi MIX Ultra.
Menelisik aspek spesifikasinya, pelbagai laporan mengindikasikan bahwa ponsel lipat berlayar lebar besutan Xiaomi ini bakal dibekali panel layar bagian dalam seluas 7.5 inci hingga 7.6 inci, pemindai sidik jari di sisi samping, kamera utama beresolusi 200 MP, serta kapasitas baterai 6000 mAh yang telah mendukung fitur pengisian daya nirkabel.
Beranjak ke sektor perangkat lunak, gawai cerdas ini diproyeksikan menjalankan sistem operasi HyperOS 4 yang merupakan versi teranyar bentukan Xiaomi berbasis Android 17.
Aspek yang paling menarik perhatian terletak pada dapur pacunya, di mana ponsel lipat layar lebar perdana dari Xiaomi ini diyakini bakal dipersenjatai oleh cip buatan mandiri bertajuk Xring O3.
Cip Xring O3 merupakan komponen prosesor rancangan internal Xiaomi yang dipersiapkan untuk meneruskan estafet kesuksesan dari pendahulunya, yakni Xring O1. Cip tersebut mengusung nama sandi "Lhasa" dan diprediksi menerapkan arsitektur CPU tiga klaster.
Inti utama dari cip ini dilaporkan sanggup menembus kecepatan hingga 4,05 GHz, sementara inti performa berlabel Titanium mampu mencapai 3,42 GHz serta inti efisiensi menyentuh angka 3,02 GHz, sebuah lompatan peningkatan yang tergolong masif apabila dibandingkan dengan catatan 1,79 GHz pada seri O1.
Bergeser ke sektor pengolah grafis (GPU), cip tersebut diperkirakan mengusung peningkatan kecepatan clock dari kisaran sebelumnya 1,2 GHz menjadi 1,5 GHz.
Di luar implementasinya pada ponsel lipat, cip Xring O3 juga diproyeksikan menjadi tenaga penggerak utama bagi lini komputer tablet terbaru yang dinamai Xiaomi Pad 8S Pro, di mana perangkat tersebut dirumorkan hadir membawa layar berukuran 12,5 inci, kapasitas baterai 12.000 mAh, dukungan RAM hingga 16 GB, kamera depan 32 MP, serta konfigurasi kamera ganda di bagian punggung beresolusi 50 MP dan 2 MP.