JAKARTA - Pimpinan Asosiasi Sepak Bola (FA) Yordania Ali Al Hussein menegaskan tak bakal memberikan dukungan kepada Gianni Infantino pada bursa pemilihan Presiden FIFA berikutnya.
Ali menyatakan sikapnya beserta asosiasi yang ia pimpin lewat cuitan dari akun X resminya, Jumat, sekaligus menerangkan mengenai pelunasan hak dari FIFA bagi para pemain serta staf pelatih timnas Yordania.
Ali memaparkan pada Jumat pagi waktu setempat, pihak administrasi FIFA sudah membayar lunas hak-hak pemain serta staf pelatih timnas Yordania yang sukses melaju ke final FIFA Arab Cup.
"Dana ini seharusnya sudah diterima sejak delapan bulan yang lalu," ujar Ali dalam cuitan tersebut.
Kendati menilai pelunasan hak ini merupakan kemajuan positif bagi para pemain Yordania, Ali menegaskan hal itu tak mengubah kecemasan mereka terhadap FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino.
Ali memandang pembayaran hak bagi pemain dan staf pelatih Yordania tersebut tidak mampu menghapuskan berbagai kendala yang dialami FA Yordania pada masa lampau.
"Situasi ini juga tidak mengubah sikap tegas saya terhadap kepemimpinan FIFA: saya maupun asosiasi sepak bola (FA) saya tidak akan memberikan dukungan ataupun suara bagi Presiden Infantino," tegas Ali dalam cuitan tersebut.
Gianni Infantino sedang menjadi pusat perhatian publik luas sepak bola seusai menggulirkan wacana untuk melepas saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.
Wacana tersebut memicu penolakan keras dari sejumlah pihak, termasuk konfederasi berbagai benua seperti UEFA, Concacaf hingga AFC yang menentang gagasan tersebut.