JAKARTA - Teka-teki mengenai kelanjutan masa depan karier Emil Audero pascaludesnya masa durasi peminjaman dari Cremonese kini bertransformasi menjadi salah satu topik hangat yang banyak menyita sorotan publik sepak bola di Italia.
Sang penjaga gawang Timnas Indonesia tersebut untuk saat ini memang terpaksa harus kembali berstatus sebagai pemain milik Como 1907, kendati rumor kencang menyebutkan bahwa ia bakal kembali dilepas merumput ke klub lain pada bursa transfer musim panas ini.
Catatan performa yang ditunjukkan Emil Audero selama berseragam Cremonese sejatinya tergolong cukup positif, meskipun ia gagal menyelamatkan tim berjuluk La Cremo tersebut dari jerat degradasi untuk tetap bertahan di panggung Serie A.
Pihak manajemen Cremonese secara resmi memutuskan untuk tidak mempermanenkan status kepemilikan Emil dan lebih memilih memulangkan kiper andalan mereka yang sebelumnya sempat disekolahkan ke Empoli, yakni Andrea Fulignati.
"Cremonese tidak akan membeli Audero, yang akan kembali ke Como. Namun, Fulignati akan kembali ke Cremonese setelah masa pinjamannya di Empoli," kata Cuore Grigiorosso.
Meskipun untuk situasi saat ini ia wajib kembali melaporkan diri ke Como, tantangan berat dan terjal harus segera dihadapi oleh Emil apabila berniat memikat hati sang juru taktik Cesc Fabregas. Pasalnya, ia harus siap bersaing ketat dengan kiper utama andalan Como musim lalu, Jean Butez, serta kiper muda asal Swedia berbakat, Noel Tornqvist.
AC Monza Minati Emil Audero
Terlepas dari belum adanya titik terang kepastian nasibnya di kandang Sinigaglia, baru-baru ini menyeruak kabar gembira bahwa kiper andalan skuad Garuda tersebut secara mengejutkan masuk ke dalam radar bidikan tim promosi anyar ajang Serie A, AC Monza.
Berdasarkan laporan eksklusif yang dibagikan oleh jurnalis sepak bola ternama asal Italia, Nicolo Schira, lewat akun X pribadinya @NicoSchira pada hari Rabu (29/7/2026), kubu Monza dilaporkan menaruh ketertarikan serius terhadap sosok Emil.
"Monza telah menunjukkan minat pada kiper Como, Emil Audero. Pembicaraan telah dibuka," ungkap Nicolo Schira.
Pola skenario perpindahan ini tentu menyajikan kemiripan dengan apa yang ditempuh Cremonese musim lalu yang notabene juga menyandang status sebagai tim promosi. Klub Cremonese bahkan sempat mencetak kejutan besar pada awal musim kompetisi lalu tatkala sukses mempermalukan raksasa Italia AC Milan di markas lawan lewat skor tipis 1-2.
Di sisi lain, kubu AC Monza tentu bukan kesebelasan sembarangan mengingat mereka memiliki rekam jejak pengalaman yang cukup matang tampil di kasta tertinggi Serie A.
Dalam perhelatan musim 2022-2023 serta 2023-2024, Monza tampil konsisten mengamankan posisi di papan tengah klasemen sebelum akhirnya harus rela terdegradasi pada musim 2024-2025 usai terpuruk di posisi juru kunci. Walakin, keberhasilan mereka langsung bangkit dengan menyegel peringkat ketiga di kasta Serie B sukses mengantar Monza kembali meraih tiket promosi bersama Venezia dan Frosinone.
Rutin Dipinjamkan
Sebelum dikaitkan dengan Monza, nama Emil juga sempat santer dihubung-hubungkan dengan kepulangan ke mantan klub lamanya, Sampdoria. Isu transfer tersebut bahkan telah sampai ke telinga penjaga gawang Sampdoria saat ini, Simone Ghidotti. Menurut pandangannya, prospek kehadiran Audero di dalam tim justru bakal menjadi momentum berharga guna menimba ilmu dari kiper yang telah sarat pengalaman di level teratas Liga Italia.
"Itu pastinya akan menjadi motivasi yang luar biasa. Kami sangat menghormatinya," kata Ghidotti.
Ia bahkan memandang potensi rivalitas sehat dengan Audero sebagai suatu hal yang patut dibanggakan.
"Saat ini kami tersedia, jadi fokus kami adalah bekerja, namun hal itu (bersaing dengan Audero) akan menjadi sebuah kehormatan."
Sepanjang perjalanan karier profesionalnya, Emil Audero memang tercatat sangat akrab dengan skema peminjaman klub sejak era kepemilikan Juventus. Tercatat, ia sudah lima kali mengenakan status pemain pinjaman yakni masing-masing berlabuh ke Venezia (2017-2018), Sampdoria (2018-2019), Inter Milan (2023-2024), Palermo (2025), dan terakhir Cremonese (2025-2026).
Kontrak resmi Emil Audero bersama pihak Como sendiri baru akan kedaluwarsa pada tanggal 30 Juni 2028 mendatang, yang berarti ia masih memiliki peluang besar untuk dipertahankan skuad Como mengarungi musim 2026-2027 atau kembali menjalani opsi masa peminjaman ke klub peminat lain.
Sebagai alternatif opsi lain, apabila ada klub peminat yang sanggup memenuhi nominal banderol harga tebusan transfer dari pihak Como, maka kepindahan permanen tentu sangat mungkin direalisasikan. Hingga detik ini, kubu manajemen AC Monza sendiri terpantau belum memberikan konfirmasi resmi perihal apakah mereka memproyeksikan Emil Audero melalui skema transfer pinjaman murni atau pembelian permanen.