JAKARTA - Sejumlah pengamat pasar memproyeksikan bahwa arah laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini mengindikasikan adanya potensi risiko koreksi, di samping turut menghadirkan beragam deretan rekomendasi saham unggulan guna dicermati dalam sesi perdagangan hari Kamis (23/7/2026).
Menilik rekaman data statistik dari pihak BEI pada hari Rabu (21/7/2026), posisi akhir IHSG tercatat ditutup melemah tipis 0,09 persen ke level 6.334,48. Dari keseluruhan ratusan saham konstituen yang tercatat, sebanyak 281 saham berhasil menguat, 367 saham mengalami pelemahan, serta 317 saham lainnya berada dalam kondisi stagnan.
Apabila dikelompokkan dari jajaran indeks saham unggulan LQ45, tekanan pelemahan harga paling signifikan dialami oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang merosot 3,26 persen ke level Rp4.150, disusul oleh saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang terperosok 2,11 persen ke angka Rp25.550, serta saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang melemah 2,04 persen ke posisi Rp720.
Gelombang koreksi harga tersebut turut membayangi saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang terkoreksi 2,01 persen ke level Rp730, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang melemah 1,82 persen ke angka Rp540, serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun 1,82 persen ke posisi Rp2.700.
Sebaliknya, torehan apresiasi harga positif justru dialami oleh saham PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) yang melesat naik 3,86 persen ke level Rp2.020, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang terkerek naik 3,53 persen ke angka Rp1.320, serta saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang menguat 2,56 persen ke posisi Rp3.210.
Tim riset teknikal MNC Sekuritas memaparkan analisis bahwa posisi laju pergerakan IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iv]. Rumusan teknikal tersebut mengindikasikan bahwa IHSG secara teoritis masih mempunyai ruang peluang untuk meneruskan tren penguatannya guna menguji kisaran level target 6.441 hingga 6.545.
BACA JUGA Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 22 Juli 2026 IHSG Antisipasi BI Rate Naik, Saham Grup Sinarmas-Prajogo Diborong Asing Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa 21 Juli 2026
"Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.202-6.282," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Kamis (23/7/2026).
Para analis memperkirakan bahwa titik batas pengaman bawah atau support IHSG berada pada area kisaran 6.111 dan 5.839, sedangkan untuk batasan hambatan atas atau resistance terpantau menempati level 6.377 serta 6.599.
Berdasarkan kalkulasi tersebut, pihak MNC Sekuritas menyarankan kepada para investor agar mempertimbangkan pengambilan opsi strategi buy on weakness tatkala melirik saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), serta mengambil opsi aksi trading buy khusus untuk instrumen saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
08:40 WIB Potensi Gerak IHSG Terbatas
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengemukakan pandangannya bahwa situasi pasar keuangan hari ini akan jauh lebih mencermati dinamika eskalasi ketegangan konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang kembali memanas, menyusul langkah Presiden AS Donald Trump yang secara tegas menutup celah ruang negosiasi serta melontarkan ancaman bakal menggelar aksi operasi militer lanjutan.
Sentimen eksternal tersebut secara langsung telah memicu lonjakan harga minyak mentah jenis Brent kembali melambung naik hingga mendekati kisaran level US$95 per barel, sehingga memantik kekhawatiran baru di kalangan pasar terkait potensi terjadinya gangguan rantai pasok energi global serta lonjakan tekanan angka inflasi dunia.
Sementara itu, meninjau dari ranah domestik, para pelaku pasar keuangan dilaporkan tengah bersiaga menanti rilis data statistik peredaran uang M2 Money Supply yang berfungsi sebagai indikator utama likuiditas perekonomian di dalam negeri.
”Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support 6.200 dan resistance 6.400. Selama mampu bertahan di atas area support, peluang konsolidasi dengan kecenderungan positif masih terbuka, meski volatilitas berpotensi meningkat seiring perkembangan sentimen global,” katanya dalam riset harian, Kamis (23/7/2026).
09:05 WIB IHSG Dibuka Naik ke 6.343
Merujuk pada paparan data real-time Bursa Efek Indonesia (BEI) tepat pada pukul 09.02 WIB, pergerakan IHSG tercatat dibuka menguat sebesar 0,15 persen ke posisi level 6.343,67. Dari total ratusan saham konstituen yang aktif diperdagangkan, tercatat sebanyak 268 saham bergerak menguat, 171 saham mengalami koreksi melemah, serta 526 saham lainnya bertahan stagnan.
Bergeser pada kelompok jajaran saham unggulan indeks LQ45, laju apresiasi penguatan harga saham paling menonjol dipimpin oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang menanjak 2,98 persen ke level Rp173, PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) naik 2,42 persen ke angka Rp635, serta PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang terkerek naik 1,89 persen ke posisi Rp1.345.
Di samping itu, tren penguatan harga serupa turut dirasakan oleh saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang mendaki 1,82 persen ke level Rp448, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menguat 1,68 persen ke angka Rp1.510, serta saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang mencatatkan kenaikan 0,98 persen ke posisi Rp1.550.