BBM

Harga BBM 5 Februari 2026 Turun di Seluruh SPBU Indonesia Resmi

Harga BBM 5 Februari 2026 Turun di Seluruh SPBU Indonesia Resmi
Harga BBM 5 Februari 2026 Turun di Seluruh SPBU Indonesia Resmi

JAKARTA - Pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali menjadi perhatian publik pada awal Februari 2026. 

Setelah melalui evaluasi rutin berbasis formula resmi, sejumlah operator SPBU besar menyesuaikan harga jual eceran BBM non-subsidi. Penurunan harga ini berlaku serentak di berbagai wilayah dan melibatkan Pertamina, Shell, BP, serta Vivo.

Penyesuaian tarif tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dinamika harga minyak dunia dan pergerakan nilai tukar rupiah. 

Mekanisme ini merupakan bagian dari sistem penetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga perubahan harga di tingkat SPBU mengikuti indikator ekonomi yang terus diperbarui secara berkala.

Langkah penurunan harga BBM ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai revisi dari Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020.

Aturan tersebut menjadi dasar perhitungan harga jual eceran BBM melalui SPBU, dengan mempertimbangkan harga minyak mentah, biaya distribusi, serta faktor keekonomian lainnya.

Dengan pembaruan ini, konsumen memperoleh struktur harga yang lebih kompetitif dibandingkan periode sebelumnya. Penyesuaian tarif juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan BBM sesuai kebutuhan kendaraan dan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Harga BBM 5 Februari 2026 Turun di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Seluruh Indonesia

Pada 5 Februari 2026, seluruh operator SPBU utama di Indonesia resmi memberlakukan harga BBM terbaru. Penurunan harga terjadi pada berbagai jenis bensin dan solar non-subsidi, sementara BBM bersubsidi tetap dipertahankan tanpa perubahan.

Kondisi ini menandai konsistensi penerapan kebijakan harga berbasis formula yang transparan. Setiap operator melakukan penyesuaian sesuai dengan hasil evaluasi yang dilakukan pada awal bulan, sehingga pergerakan harga berlangsung relatif seragam di seluruh jaringan SPBU.

Harga BBM Pertamina per 5 Februari 2026

Pertamina menyesuaikan harga BBM non-subsidi yang berlaku di wilayah Pulau Jawa, mencakup produk bensin hingga diesel. Penurunan ini memberikan dampak langsung bagi pengguna kendaraan pribadi maupun kendaraan niaga yang mengandalkan BBM dengan spesifikasi tertentu.

Harga Pertalite (RON 90) tetap berada di angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar (CN 48) juga tidak mengalami perubahan dan dijual Rp6.800 per liter. Untuk BBM non-subsidi, Pertamax (RON 92) kini dibanderol Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo (RON 98) Rp12.700 per liter, dan Pertamax Green 95 (RON 95) Rp12.450 per liter.

Di segmen diesel non-subsidi, Dexlite (CN 51) dijual Rp13.250 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) Rp13.500 per liter. Penyesuaian ini mencerminkan upaya Pertamina menjaga keseimbangan antara harga pasar dan daya beli konsumen.

Harga BBM Shell per 5 Februari 2026

Shell Indonesia turut menurunkan harga BBM pada awal Februari 2026. Koreksi harga yang dilakukan tercatat berada di kisaran Rp80 hingga Rp760 per liter dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini berlaku untuk seluruh produk utama Shell yang dipasarkan di Indonesia.

Shell Super (RON 92) kini dijual Rp12.050 per liter, diikuti Shell V-Power (RON 95) seharga Rp12.500 per liter. Sementara itu, Shell V-Power Nitro+ (RON 98) dipasarkan dengan harga Rp12.720 per liter dan Shell V-Power Diesel (CN 51) Rp13.600 per liter.

Penyesuaian harga tersebut sejalan dengan kebijakan Shell dalam mengikuti perkembangan harga energi global dan kondisi pasar domestik.

Harga BBM BP per 5 Februari 2026

Jaringan SPBU BP-AKR juga menyesuaikan harga BBM sejak awal Februari 2026. Penurunan harga berada di rentang Rp260 hingga Rp690 per liter dan berlaku untuk seluruh varian utama BBM BP di Indonesia.

BP 92 (RON 92) ditetapkan sebesar Rp12.050 per liter, BP Ultimate (RON 95) Rp12.500 per liter, serta BP Ultimate Diesel (CN 53) Rp13.600 per liter. Penyesuaian ini memberikan alternatif bagi konsumen yang mengutamakan performa mesin dan kualitas bahan bakar.

Harga BBM Vivo per 5 Februari 2026

SPBU Vivo mengikuti tren penurunan harga BBM nasional meskipun varian produknya lebih terbatas dibandingkan operator lain. Penyesuaian harga berada pada kisaran Rp10 hingga Rp650 per liter.

Revvo 92 (RON 92) dijual Rp12.050 per liter, Revvo 95 (RON 95) Rp12.500 per liter, dan Diesel Primus Plus (CN 51) Rp13.610 per liter. Penurunan ini menempatkan Vivo tetap kompetitif di tengah persaingan pasar BBM ritel.

Harga BBM Pertamina Seluruh Wilayah Indonesia per 5 Februari 2026

Selain di Pulau Jawa, Pertamina juga menurunkan harga BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia sejak 1 Februari 2026. Penyesuaian harga berlaku di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua.

Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah di seluruh wilayah. Sementara itu, harga BBM non-subsidi bervariasi antar daerah menyesuaikan biaya distribusi, kondisi geografis, serta status wilayah tertentu seperti Free Trade Zone di Sabang dan Batam.

Pergerakan harga BBM pada awal Februari 2026 menunjukkan fleksibilitas kebijakan harga di tingkat ritel. Penyesuaian yang dilakukan oleh Pertamina, Shell, BP, dan Vivo memberikan konsumen lebih banyak pilihan dalam menentukan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan dan kondisi keuangan.

Di sisi lain, perubahan harga ini juga mencerminkan respons sektor energi nasional terhadap dinamika pasar global dan kebijakan domestik yang terus berkembang.

Setiap penyesuaian harga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas industri energi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah perubahan ekonomi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index