BPS

BPS: Indonesia Tumbuh 5,11 Persen di 2025, Optimis Jaga Pertumbuhan 2026

BPS: Indonesia Tumbuh 5,11 Persen di 2025, Optimis Jaga Pertumbuhan 2026
BPS: Indonesia Tumbuh 5,11 Persen di 2025, Optimis Jaga Pertumbuhan 2026

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa perekonomian Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan yang solid sepanjang 2025, dengan angka pertumbuhan ekonomi mencapai 5,11 persen (year-on-year/yoy). 

Data ini mencerminkan kondisi ekonomi nasional yang lebih baik meskipun ada tantangan yang dihadapi sepanjang tahun tersebut. 

Produk domestik bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat sebesar Rp13.580,5 triliun, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp12.920,5 triliun pada 2024.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa capaian ini menunjukkan upaya yang maksimal dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.

Perekonomian yang terus tumbuh di tengah berbagai tantangan global dan domestik, mencerminkan ketangguhan sektor-sektor utama yang menjadi pilar perekonomian Indonesia.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Didorong Oleh Sektor-sektor Utama

Salah satu hal yang perlu dicatat dari hasil pertumbuhan ini adalah kontribusi sektor-sektor utama dalam perekonomian Indonesia. Selama 2025, beberapa sektor ekonomi mengalami penguatan yang signifikan. 

Sektor industri manufaktur, perdagangan, serta sektor jasa, termasuk keuangan dan perbankan, turut berperan besar dalam mendorong angka pertumbuhan ekonomi nasional.

BPS juga mencatat bahwa angka PDB Indonesia berdasarkan harga berlaku sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp23.821,1 triliun. Pencapaian ini menunjukkan betapa pentingnya kontribusi sektor-sektor produktif dalam menjaga daya tahan ekonomi negara.

Capaian Positif Terjadi Meskipun Tantangan Eksternal

Amalia Adininggar Widyasanti menekankan bahwa meskipun ekonomi global menghadapi tantangan besar, termasuk inflasi global, ketidakpastian geopolitik, dan resesi yang melanda beberapa negara, perekonomian Indonesia berhasil tumbuh stabil. 

"Tantangan eksternal memang mempengaruhi sebagian sektor, tetapi Indonesia tetap mampu menjaga ketahanan ekonomi melalui kebijakan yang tepat serta upaya sektor-sektor ekonomi yang solid," ungkapnya.

Melalui kebijakan fiskal yang dioptimalkan serta dukungan terhadap UMKM dan sektor domestik lainnya, Indonesia menunjukkan daya tahan yang kuat dalam menghadapi gejolak ekonomi global. 

Selain itu, adanya peningkatan dalam konsumsi rumah tangga dan investasi juga menjadi faktor penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025.

Optimisme dan Harapan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Meski situasi global tidak sepenuhnya kondusif, sektor ekonomi Indonesia masih menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Bahkan, banyak sektor ekonomi yang tercatat mengalami perbaikan, baik dari sisi ekspor maupun sektor perdagangan domestik. 

Hal ini membuktikan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap pasar internasional dapat dikelola dengan baik, meskipun ada ketegangan di berbagai wilayah global.

BPS menilai bahwa Indonesia tetap dapat memanfaatkan potensi ekonomi domestik dan terus berupaya memperkuat sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, infrastruktur, serta ekonomi digital. 

Langkah pemerintah untuk terus mendukung transformasi ekonomi melalui kebijakan-kebijakan berbasis teknologi dan keberlanjutan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.

Inflasi dan Tantangan Eksternal sebagai Penghambat Potensi

Namun, meskipun ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang positif, sektor-sektor tertentu masih menghadapi tantangan yang cukup berat, terutama terkait dengan inflasi yang meningkat di pasar global. 

Kenaikan harga barang-barang pokok dan energi di beberapa negara menyebabkan biaya produksi meningkat, yang pada gilirannya mempengaruhi daya beli masyarakat.

Inflasi yang tinggi di tingkat global ini tentunya menjadi salah satu tantangan yang harus diperhatikan dalam menjaga daya tahan ekonomi Indonesia. 

Meski demikian, pemerintah terus berupaya mengatasi masalah ini dengan memperkenalkan berbagai kebijakan pengendalian harga, serta meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri agar Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Meningkatnya Pendapatan Negara Berkat Kinerja Ekspor

Salah satu faktor yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 adalah sektor ekspor. Meskipun ekonomi global menghadapi ketidakpastian, permintaan terhadap komoditas Indonesia, seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan produk pertanian lainnya tetap menunjukkan tren yang positif. 

Peningkatan ekspor ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengingat Indonesia merupakan negara penghasil komoditas utama di pasar internasional.

Peran sektor ekspor juga semakin strategis, dengan pemerintah terus mendorong diversifikasi pasar ekspor dan mengoptimalkan hubungan perdagangan dengan negara-negara Asia Pasifik dan Eropa. Ini diharapkan dapat menjaga perekonomian Indonesia tetap berkembang meskipun ada tekanan eksternal.

Potensi Sektor Digital dan Transformasi Ekonomi di Masa Depan

Sektor digital menjadi salah satu pilar utama yang memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Dengan jumlah pengguna internet yang terus meningkat serta perkembangan sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Indonesia memiliki potensi besar untuk mempercepat transformasi ekonomi digital. 

Sektor ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendukung pengembangan ekonomi berbasis teknologi.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan yang mendukung perkembangan sektor ini, baik dalam bentuk insentif untuk startup teknologi, hingga pembangunan infrastruktur digital di seluruh Indonesia. 

Dengan memanfaatkan potensi besar di sektor digital, Indonesia berharap dapat menjadi negara dengan perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang.

Kinerja Stabil Mendorong Keyakinan Ekonomi Indonesia pada 2026

Melihat kinerja ekonomi Indonesia yang positif sepanjang 2025, pemerintah dan pelaku industri semakin optimistis menghadapi 2026. Keyakinan ini didasarkan pada keberhasilan sektor-sektor utama ekonomi yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan serta respons positif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.

Dengan adanya dukungan sektor-sektor vital, Indonesia diyakini mampu mengatasi berbagai tantangan global dan domestik yang mungkin timbul. 

Penguatan sektor ekspor, transformasi ekonomi digital, serta keberlanjutan sektor manufaktur dan jasa akan menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index