TRIS Tebar Dividen Interim Rp7 Miliar Usai Laba Naik

Kamis, 03 September 2026 | 04:00:31 WIB
PT Trisula International Tbk. (TRIS). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Trisula International Tbk. (TRIS) kembali membagikan dividen kepada pemegang saham setelah mencatat kinerja positif pada semester I/2026. Emiten tekstil dan garmen tersebut menyiapkan dividen interim senilai Rp7 miliar, setara Rp2,27 per saham untuk tahun buku 2026. 

Pembagian dividen dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Pemegang saham yang berhak menerima dividen merupakan investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 11 September 2026, sedangkan pembayaran akan dilakukan pada 23 September 2026. 

Sebelumnya, pada tahun buku 2025, perseroan juga membagikan dividen interim Rp7 miliar pada September 2025 dan dividen final Rp24 miliar yang dibayarkan pada 29 Mei 2026.

Direktur Utama TRIS Widjaya Djohan mengatakan pembagian dividen kali ini ditopang oleh kinerja laba yang tumbuh. Hingga semester I/2026, TRIS membukukan laba bersih Rp57,9 miliar, naik 12,2% secara tahunan dan melampaui ekspektasi internal perseroan. 

"Pencapaian tersebut tidak terlepas dari strategi diversifikasi pasar ekspor yang dijalankan perseroan," ujarnya melalui pernyataan tertulis dikutip, Kamis (3/9/2026). Menurutnya dengan kontribusi ekspor yang mencapai 60% terhadap total penjualan dan cakupan pasar yang terdiversifikasi, kami memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan dan terus tumbuh,” ujar Widjaya. 

Pasar ekspor menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan TRIS. Pada semester I/2026, nilai ekspor perseroan mencapai Rp530,5 miliar, meningkat 20,3% secara tahunan dan menyumbang sekitar 60% dari total penjualan. 

Strategi tidak bergantung pada satu negara tujuan dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat kinerja TRIS relatif lebih adaptif di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global.

Selain diversifikasi pasar, perseroan mengandalkan model bisnis yang fleksibel. TRIS tidak menerapkan minimum order dan dapat menyesuaikan pesanan dengan kebutuhan pelanggan. 

Model customized order tersebut menjadi keunggulan tersendiri ketika permintaan pasar bergerak lebih dinamis dan persaingan industri tekstil serta garmen semakin ketat.

Ke depan, TRIS akan memperkuat sinergi dengan anak usaha, meningkatkan kemampuan quick response, serta memperluas pasar ke negara-negara baru dengan memanfaatkan berbagai perjanjian perdagangan yang dimiliki Indonesia.

Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat mencapai target pertumbuhan penjualan sebesar 6,5% yang telah ditetapkan untuk tahun ini.

Terkini