BPS: Kunjungan Wisman Juli 2026 Capai 1,52 Juta Orang

Selasa, 01 September 2026 | 04:13:32 WIB
Ilustrasi: Wisman melancong ke Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data yang menunjukkan bahwa volume kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Juli 2026 telah menyentuh angka 1,52 juta kunjungan, dengan kontribusi kedatangan terbanyak berasal dari warga negara Malaysia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Selasa, memaparkan bahwa jumlah kedatangan wisman yang melintas melalui pintu masuk utama tercatat sebanyak 1.362.812 juta kunjungan. Di sisi lain, volume wisman yang masuk lewat jalur perbatasan wilayah tercatat mencapai 162.225 kunjungan.

“Secara total, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,52 juta kunjungan atau naik 9,99 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) atau 2,95 persen secara tahunan (year-on-year/yoy),” kata Ateng.

Jika ditarik dalam kalkulasi secara kumulatif terhitung mulai Januari hingga Juli 2026, total keseluruhan kunjungan wisman berhasil mencapai angka 8,98 juta kunjungan atau mengalami pertumbuhan sebesar 5,23 persen apabila dikomparasikan dengan kurun waktu yang serupa pada tahun sebelumnya. Capaian positif ini sekaligus mencatatkan rekor tertinggi sejak tahun 2020.

Apabila diklasifikasikan berdasarkan kepemilikan dokumen paspor, porsi kunjungan wisman tertinggi didominasi oleh pelancong asal Malaysia yang memegang persentase sebesar 15 persen. Posisi kedatangan terbanyak berikutnya disusul oleh wisatawan berkebangsaan Australia dengan proporsi 12,34 persen serta Tiongkok sebesar 10,28 persen.

Secara basis bulanan (month-to-month), lonjakan kunjungan wisman justru dialami oleh pemegang paspor Australia yang naik sebesar 12,39 persen serta Tiongkok yang melesat hingga 33,40 persen. Sebaliknya, kunjungan pelancong pemegang paspor Malaysia tercatat mengalami koreksi penurunan sebesar 11,59 persen.

Kendati demikian, apabila ditinjau dari perbandingan tahunan (year-on-year), ketiga negara asal wisman tersebut secara konsisten menunjukkan kenaikan, yakni Malaysia meningkat 7,83 persen, Australia tumbuh 8,67 persen, serta Tiongkok naik 8,45 persen.

“Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kunjungan tersebut terutama didominasi oleh wisatawan pemegang paspor Australia,” ujar Ateng.

Sementara itu, pergerakan aktivitas pelancongan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara (wisnus) terpatat menorehkan angka perjalanan sebanyak 107,44 juta perjalanan, atau mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen secara bulanan (mtm) serta tumbuh 7,23 persen secara tahunan (yoy).

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2026, total frekuensi perjalanan wisnus terakumulasi mencapai 737,85 juta perjalanan atau menunjukkan peningkatan sebesar 3,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, untuk kategori wisatawan nasional (wisnas) yang merepresentasikan pergerakan warga negara Indonesia berpergian ke luar negeri, tercatat sebanyak 802,67 ribu perjalanan wisnas atau mengalami kenaikan sebesar 4,68 persen secara bulanan (mtm) maupun 7,73 persen secara tahunan (yoy).

Namun, dalam perhitungan total kumulatif mulai Januari sampai Juli 2026, volume perjalanan wisnas justru mencatatkan angka 5,26 juta perjalanan atau mengalami penurunan sebesar 3,25 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Meningkatnya perjalanan wisatawan nasional secara bulanan terutama terkait dengan libur sekolah semester genap, perjalanan umrah terutama melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II di Riau, serta adanya berbagai kegiatan menarik di sejumlah negara di Asia Tenggara dan China,” kata Ateng.

Terkini

JARR Klarifikasi Transaksi CPO Agrinas dan Somasi Duta Palma

Selasa, 01 September 2026 | 05:43:31 WIB

Inflasi Maluku Utara Tembus 5,28%, Tertinggi Secara Nasional

Selasa, 01 September 2026 | 05:40:32 WIB

Kejar Swasembada Bawang Putih, Lahan dan Bibit Dipercepat

Selasa, 01 September 2026 | 05:37:31 WIB