Dokter Ungkap Penyebab Flek Hitam Tak Kunjung Pudar

Dokter Ungkap Penyebab Flek Hitam Tak Kunjung Pudar
Ilustrasi flek hitam di wajah [FOTO: NET].

JAKARTA - Flek hitam di wajah sering kali menjadi masalah kulit yang sulit memudar, bahkan setelah jerawat atau iritasi lainnya sudah sembuh. Keinginan memiliki warna kulit yang lebih merata membuat banyak orang mencoba beragam produk dan perawatan untuk mempercepat hasilnya.

Sayangnya, langkah tersebut justru dapat memperparah kondisi bila dilakukan terlalu agresif atau tanpa perlindungan yang memadai terhadap paparan sinar matahari.

1. Mengatasi pigmentasi secara berlebihan

Dokter kulit bersertifikasi Michael Tassavor, MD, MS menjelaskan bahwa flek hitam muncul akibat sel pigmen kulit memproduksi melanin secara berlebihan.

“Bintik-bintik gelap terjadi ketika sel pigmen kulit Anda bekerja berlebihan dan menghasilkan terlalu banyak melanin,” ungkap Tassavo.

Menurutnya, flek hitam dapat berupa bintik akibat sinar ultraviolet (UV), melasma yang dipengaruhi hormon, maupun hiperpigmentasi pascainflamasi seperti bekas jerawat dan goresan.

Sementara itu, dokter kulit Sejal K. Shah menegaskan bahwa proses memudarkan pigmentasi membutuhkan waktu serta konsistensi.

“Sayangnya, dalam hal memudarkan bintik-bintik gelap, harapan realistisnya diukur dalam hitungan bulan, bukan hari,” kata Shah.

“Meskipun beberapa orang mungkin melihat perbaikan awal dalam beberapa minggu, pemudaran yang berarti biasanya membutuhkan perawatan yang konsisten dan kesabaran,” lanjutnya.

Shah mengingatkan bahwa penggunaan produk yang terlalu keras, prosedur seperti peeling atau laser secara berlebihan, hingga kombinasi bahan aktif tertentu dapat memicu peradangan dan memperburuk pigmentasi.

“Dua kesalahan terbesar adalah menangani pigmentasi terlalu agresif dan melewatkan penggunaan tabir surya,” ujarnya.

2. Tidak melindungi kulit dari sinar matahari

Paparan sinar matahari menjadi salah satu penyebab utama flek hitam bertahan lebih lama dan tampak semakin gelap.

“Paparan sinar matahari dapat membuat bercak-bercak ini menjadi lebih gelap dan menyebabkannya bertahan lebih lama, sementara obat-obatan tertentu dan kondisi medis tertentu terkadang juga dapat berkontribusi,” kata Shah.

Tassavor menilai perlindungan dari sinar matahari merupakan langkah paling penting saat menjalani perawatan pigmentasi.

“Kesalahan nomor satu adalah mengobati bintik-bintik gelap tanpa melindungi dari sinar matahari, pada dasarnya Anda mengisi ember yang berlubang,” katanya.

Untuk kasus melasma, ia menyarankan penggunaan tabir surya berwarna dengan SPF 50 yang mengandung oksida besi karena lebih efektif menghalangi cahaya tampak dibanding tabir surya bening.

3. Menggunakan terlalu banyak bahan aktif

Dokter kulit Morgana Colombo menyarankan pemakaian tabir surya spektrum luas SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari serta mengoleskannya kembali saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

“Gunakan tabir surya spektrum luas SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari dan oleskan kembali saat Anda berada di luar ruangan untuk waktu yang lama,” terang Colombo.

Untuk membantu memudarkan pigmentasi, Shah menyebut vitamin C, niacinamide, dan asam azelaic sebagai bahan aktif yang dapat dipertimbangkan. Sementara retinoid sebaiknya digunakan secara bertahap, misalnya dua hingga tiga kali dalam sepekan pada malam hari.

“Tidak perlu menggunakan setiap bahan aktif sekaligus; bahkan, melakukan hal itu dapat meningkatkan risiko iritasi dan peradangan,” ujar Shah.

Ia menambahkan, flek hitam yang sulit memudar sebaiknya ditangani bersama dokter kulit agar perawatannya sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index