JAKARTA – Kaki merupakan bagian raga yang kerap terabaikan dalam kebiasaan pemeliharaan kulit. Padahal, telapak beserta tumit kaki setiap hari wajib menanggung beban serta gesekan, entah saat melangkah maupun kala mengenakan alas kaki.
Situasi tersebut mampu mengakibatkan kulit kaki menjadi kesat, kering, bahkan retak-retak. Menurut pakar, memelihara kaki secara teratur mampu membantu menjaga kadar air sekaligus mencegah penumpukan sel kulit mati.
“Kaki adalah fondasi tubuh,” kata Marcela Correa, teknisi kuku medis berlisensi sekaligus pendiri Medi Pedi NYC, seperti dikutip Harpers Bazaar, Rabu (19/8/2026).
Sementara itu, dokter podiatri dan ahli bedah kaki serta pergelangan kaki, Kaitlyn Laube Ward mengatakan, kaki membutuhkan pembersihan dan pelembap secara konsisten seperti bagian kulit lainnya.
“Kaki membutuhkan pembersihan dan pelembap yang konsisten seperti kulit kami yang lain. Selain itu, karena kaki menghadapi begitu banyak tekanan dan gesekan setiap hari, perawatan rutin dapat memberikan manfaat besar,” ujar Ward.
Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kaki senantiasa halus dan lembap.
5 Tips efektif menghaluskan kaki
Gunakan foot file secara teratur Tumit dan telapak kaki yang sudah terasa kesat bisa dirawat memakai foot file atau batu apung. Correa menyarankan pemakaiannya sekitar satu kali dalam sepekan, terutama setelah mandi saat kulit kaki sudah lebih lunak namun tidak dalam situasi terlalu basah.
Penggunaan alat tersebut sebaiknya dikerjakan perlahan. Jangan mengikis kulit secara agresif hanya untuk menanggalkan seluruh bagian yang retak dalam satu kali perawatan.
“Ini bukan tentang menggunakan kekuatan, tetapi tentang menggunakan teknik,” kata Correa.
Jika kulit tumit sangat kering, merendam kaki dalam air hangat selama 15-20 menit bisa membantu melembutkan bagian yang kesat sebelum memakai foot file. Namun, air sebaiknya tidak terlalu panas.
Eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati Serupa halnya kulit wajah dan raga, kaki pun memerlukan eksfoliasi. Perawatan ini membantu menanggalkan penumpukan kulit yang menebal sehingga permukaan kaki terasa lebih lembut.
Eksfoliasi dapat dilakukan secara fisik memakai foot file atau batu apung. Untuk pilihan yang lebih halus, produk eksfoliasi kimia juga bisa digunakan.
Correa menjelaskan, eksfoliasi fisik membantu menanggalkan kulit yang menebal, sedangkan bahan seperti urea mampu membantu melembutkan sekaligus menjaga kelembapannya. Namun, eksfoliasi sebaiknya tidak dikerjakan secara berlebihan karena mampu membuat kulit mengalami iritasi.
Jangan lupa pakai krim kaki Sesudah melakukan eksfoliasi, langkah berikutnya ialah mengembalikan kelembapan kulit. Krim kaki, balm, atau emolien bisa digunakan secara teratur untuk membantu mempertahankan kulit tetap lembut.
Bagi orang yang tidak nyaman dengan sensasi licin sesudah memakai krim, pelembap dapat diaplikasikan sebelum tidur kemudian ditutup memakai kaus kaki. Cara tersebut membantu produk tetap berada di permukaan kulit sehingga perawatan kaki dapat menjadi bagian dari rutinitas malam.
Pakai kaus kaki silikon saat tidur Kaus kaki silikon dengan lapisan gel di bagian dalam mampu membantu mempertahankan kelembapan, terutama sesudah kaki dieksfoliasi dan diberi krim.
Ward menjelaskan, kaus kaki berbahan gel bisa membantu melembutkan kulit kering sekaligus melindungi bagian tumit.
“Kaus kaki gel dapat membantu melembutkan kulit kering dan melindungi area seperti tumit, sekaligus memudahkan memasukkan pelembapan ke dalam rutinitas malam,” imbau Ward.
Selain kaus kaki silikon, pemisah jari kaki pun bisa memberikan kenyamanan sesudah seharian kaki berada di dalam sepatu. Namun, Correa menyarankan pemakaiannya tidak setiap hari.
Pertimbangkan medical pedicure untuk masalah kaki tertentu Jika kulit kaki sangat kesat atau terdapat masalah seperti kuku tumbuh ke dalam, kapalan, kulit kering, maupun kutu air, medical pedicure bisa menjadi pilihan.
Perawatan ini berbeda dari pedikur biasa di salon karena berfokus pada kondisi kaki dan kuku. Correa menyebut perawatan tersebut bisa membantu menangani berbagai persoalan pada kaki.
Untuk perawatan awal, Correa menyarankan medical pedicure dikerjakan secara berkala sesuai kondisi kaki, bukan sekadar mengikuti jadwal pedikur bulanan. Dengan perawatan yang konsisten, kaki tidak harus menunggu sampai retak-retak atau terasa tidak nyaman untuk mulai dirawat.