JAKARTA - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung berpendapat Maybank Marathon sanggup menjadi parameter pelaksanaan lomba lari jalanan internasional di tanah air, lewat konsistensi mutu serta kepatuhan terhadap standar World Athletics.
"Maybank Marathon bisa menjadi role model. Dari tahun ke tahun, mereka selalu menjaga konsistensi. Jadi, saya pikir tidak mudah 15 tahun mempertahankan kualitas di level tertinggi secara menyeluruh," kata Tigor dalam konferensi pers persiapan Maybank Marathon 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Dia menguraikan, perhelatan yang ke-15 di Bali pada 21-23 Agustus, jadi bukti dedikasi panitia demi menunjang pola hidup sehat bagi publik, sekalian mengenalkan cabang olahraga atletik yakni kompetisi lari jarak 10 kilometer sampai 42,1 kilometer atau maraton.
Lebih lanjut dia menerangkan, sejak awal pelaksanaan pada 2012, event tersebut telah memperlihatkan keseriusan mematuhi regulasi teknis yang berlaku dalam olahraga atletik global.
Konsistensi tersebut pun membuahkan apresiasi kepada Maybank Marathon dari World Athletics dengan predikat Elite Label selama beberapa tahun belakangan.
Menurut dia, merawat mutu perhelatan secara merata selama 15 tahun bukan hal gampang. Sebab beberapa event serupa terkadang mempunyai keunggulan pada sektor tertentu, tetapi masih punya kelemahan di sisi lainnya sehingga mutu keseluruhan tidak seimbang.
Tigor menyambung konsistensi Maybank Marathon tidak terpisahkan dari jajaran panitia yang terus mendedikasikan diri demi menjaga mutu kegiatan.
PB PASI, tutur dia, turut merasa bangga sanggup menjadi bagian dari riwayat event tersebut sejak permulaan.
Di samping menjadi sebuah perlombaan, agenda itu turut membantu memperkenalkan cabang olahraga atletik kepada khalayak serta mendongkrak popularitas pelari jarak jauh Indonesia. Kehadiran pelari dunia pun menjadi daya tarik sekaligus peluang bagi atlet lokal untuk menguji kapasitas.
"Karena sebagai ajang berlabel Elite, Maybank Marathon harus menghadirkan pelari elite atau kelas dunia," ujar Waketum PB PASI itu.
Fakta tersebut memungkinkan atlet Indonesia untuk berduel langsung dengan pelari internasional tanpa perlu keluar biaya lebih guna mengikuti kompetisi di luar negeri, sehingga pengalaman serta daya saing mereka dapat meningkat.
Momentum ini, imbuh Tigor, memberi ruang bagi pembinaan atlet nasional, sebab mereka bisa menyaksikan standar kompetisi persaingan pelari elite dunia.
Pelaksanaan Maybank Marathon 2026 di Bali pada 21-23 Agustus menjadi wujud komitmen Maybank Indonesia menopang gaya hidup sehat publik lewat penyelenggaraan event lari internasional yang telah menginjak edisi ke-15.
Pada edisi 2026 bakal diramaikan 14.100 peserta dari 46 negara, termasuk 12 pelari elite yang diundang untuk bersaing dalam perhelatan tersebut.