Super League

Klasemen Super League Berubah Usai Malut United Menang Dramatis 2-1

Klasemen Super League Berubah Usai Malut United Menang Dramatis 2-1
Klasemen Super League Berubah Usai Malut United Menang Dramatis 2-1

JAKARTA -  Dua gol dari satu sosok menjadi pembeda dalam laga pekan ke-25 Super League 2025-2026 antara Madura United dan Malut United. 

Bertanding pada Selasa, 3 Maret 2026 malam WIB, duel yang berlangsung ketat itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu. David da Silva tampil sebagai penentu hasil melalui dua gol yang ia lesakkan pada babak pertama dan kedua.

Pertandingan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah. 

Atmosfer kandang sempat memberi dorongan moral bagi Madura United untuk tampil agresif sejak menit awal. Namun efektivitas dan ketenangan Malut United dalam memaksimalkan peluang menjadi faktor utama yang menentukan jalannya laga.

Kemenangan Malut United atas Madura United didapatkan berkat gol David da Silva (31' dan 58'). Di sisi lain, gol semata wayang Madura United ke gawang Malut United diciptakan oleh Lulinha di menit ke-78.

Dengan hasil tersebut, Malut United berada di posisi empat klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan 44 poin. 

Sementara Madura United harus puas untuk menempati peringkat 14 dengan mengoleksi torehan 20 poin. Perolehan angka ini membuat persaingan papan tengah dan atas semakin ketat menjelang pekan-pekan akhir kompetisi.

Pada pekan selanjutnya, Madura United melawat ke markas Persita Tangerang, sedangkan Malut United akan menjamu PSM Makassar. Agenda berikutnya menjadi krusial bagi kedua tim untuk menjaga konsistensi performa.

Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Madura United langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan demi tekanan dilancarkan melalui sektor sayap dan lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan. Beberapa peluang matang sempat tercipta, tetapi barisan belakang Malut United tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas tuan rumah.

Seiring waktu berjalan, tim tamu mulai menemukan ritme permainan. Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan dengan cepat dan terorganisasi. Frets Butuan hampir saja membuka keunggulan andai sepakannya tidak membentur tiang gawang. Situasi tersebut menjadi peringatan serius bagi lini belakang Madura United bahwa Malut United tidak sekadar bertahan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30 melalui skema serangan yang rapi. Umpan terukur dari Tyronne Del Pino berhasil disambut dengan tandukan akurat David da Silva yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Bola meluncur tanpa mampu dihalau kiper, mengubah skor menjadi 0-1. Gol tersebut membuat permainan semakin terbuka karena tuan rumah berupaya keras mengejar ketertinggalan.

Madura United berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga babak pertama usai, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan Malut United. Disiplin lini pertahanan tim tamu menjadi kunci menjaga keunggulan hingga turun minum.

Brace David da Silva dan Balasan Lulinha

Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih agresif. Serangan dibangun dengan tempo cepat demi menyamakan kedudukan. Peluang emas sempat didapat melalui Fransiskus Aleksandro, tetapi sontekannya di depan gawang justru melambung tinggi dan gagal berbuah gol.

Kegagalan tersebut berujung petaka. Pada menit ke-58, Malut United berhasil menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat. Berawal dari umpan panjang Alan Cardoso, Frets Butuan menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan silang mendatar yang matang. 

David da Silva yang tanpa pengawalan tinggal menceploskan bola ke gawang kosong, memastikan brace dan membawa skor menjadi 0-2.

Keunggulan dua gol membuat Malut United semakin percaya diri dalam mengontrol tempo permainan. Sebaliknya, Madura United dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar defisit. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Lulinha berhasil mencetak gol balasan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol tersebut sempat membangkitkan harapan tuan rumah untuk setidaknya menyamakan kedudukan. Tekanan terus diberikan pada menit-menit akhir pertandingan. Namun pertahanan Malut United tetap solid dan mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Susunan Pemain

Madura United (4-3-3): 30-Miswar (GK); 2-Novan S. (44-Nurdiansyah 85'), 45-Taufik (15-Numberi 78'), 95-Mendonca (68-Rusadi 90+5'), 6-Ruxi; 4-Wehrmann, 5-Palic, 10-Iran Junior (23-Emerson Souza); 25-R. Afrisal (77-Fransikus Alesandro 46'), 11-Lulinha (C), 19-Riquelme (99-Aji Kusuma 67'). Pelatih: Carlos Eduardo.

Malut United (4-3-3): 94-Alan Jose (GK) (22-M. Ridwan 71'); 27-Safrudin (96-Abduh Lestaluhu 83'), 2-Nilson Jr, 4-G. Franca (C), 23-Yan Sayuri (19-Taufik Rustam 83'); 68-Tri Setiawan (69-Manahati 47'), 8-Cardoso, 10-Tyronne (32-Lauhin 83'); 21-Frets Butuan, 12-Y. Sayuri, 17-David Da Silva (56-Ridho Syuhada 90+10').

Hasil akhir 1-2 menegaskan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Malut United tampil lebih klinis dan mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Madura United harus segera melakukan evaluasi agar mampu bangkit pada laga berikutnya. Pertarungan di papan klasemen masih terbuka, dan setiap poin menjadi sangat berharga dalam sisa kompetisi musim ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index