JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat pada Februari 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli serta melindungi kelompok rentan.
Di tengah dinamika ekonomi dan kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat, keberlanjutan program bansos menjadi perhatian utama Keluarga Penerima Manfaat. Pada bulan ini, terdapat empat jenis bantuan sosial yang dijadwalkan cair dan dapat diakses oleh masyarakat yang memenuhi syarat.
Bantuan sosial tersebut mencakup Bantuan Langsung Tunai, Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, serta bantuan sembako. Keempatnya merupakan bansos reguler yang selama ini menjadi penopang kebutuhan dasar masyarakat miskin dan rentan.
Pemerintah menegaskan bahwa bansos tetap disalurkan pada 2026, namun dengan mekanisme yang lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengetatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Oleh karena itu, Keluarga Penerima Manfaat disarankan aktif memantau status pencairan bansos secara berkala menggunakan KTP melalui kanal resmi Kementerian Sosial. Langkah ini penting agar tidak terjadi keterlambatan atau kendala saat bantuan mulai dicairkan.
Empat Jenis Bansos yang Cair Februari 2026
Pada Februari 2026, pemerintah memastikan empat jenis bansos akan kembali disalurkan. Masing-masing bantuan memiliki tujuan dan nominal yang berbeda, namun sama-sama diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima.
Bansos reguler ini difokuskan pada peningkatan pendapatan, akses pangan, pendidikan, serta layanan kesehatan bagi keluarga miskin dan rentan.
Berikut empat jenis bansos yang dijadwalkan cair pada Februari 2026:
Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Bantuan sembako
Setiap jenis bansos memiliki mekanisme penyaluran yang berbeda. Namun, pemerintah menekankan bahwa seluruh bantuan hanya dapat diterima oleh masyarakat yang terdaftar dan lolos proses verifikasi data terbaru.
Penyaluran Bansos 2026 Lebih Ketat
Tahun 2026 menjadi momentum perbaikan sistem penyaluran bansos. Pemerintah melakukan pembaruan kebijakan dengan memperketat validasi data penerima manfaat. Langkah ini diambil untuk meminimalkan kesalahan data, penerima ganda, serta potensi bansos tidak tepat sasaran.
Masyarakat diwajibkan terdaftar aktif dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data yang tidak diperbarui berisiko membuat bantuan tidak tersalurkan, meskipun sebelumnya tercatat sebagai penerima. Oleh sebab itu, Keluarga Penerima Manfaat perlu memastikan seluruh data kependudukan selalu sesuai dan terkini.
Selain DTSEN, penerima bansos juga wajib memastikan Kartu Keluarga Sejahtera tetap aktif. KKS berfungsi sebagai alat utama pencairan bantuan non-tunai. Jika kartu tidak aktif atau bermasalah, saldo bantuan tidak dapat digunakan meskipun bansos sudah dicairkan oleh pemerintah.
Jadwal Penyaluran Bansos Tahun 2026
Pemerintah telah memastikan bahwa bantuan sosial tahap pertama akan mulai dicairkan pada Februari 2026. Meski demikian, tanggal pasti pencairan belum diumumkan secara resmi. Mengacu pada pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, bansos 2026 dibagi ke dalam empat periode sepanjang tahun.
Pembagian periode penyaluran bansos tahun 2026 sebagai berikut:
Periode 1: Januari – Maret 2026
Periode 2: April – Juni 2026
Periode 3: Juli – September 2026
Periode 4: Oktober – Desember 2026
Pada Februari 2026, bansos yang disalurkan mencakup PKH, BLT, BPNT, dan bantuan sembako. KPM diimbau bersabar dan rutin memeriksa status bantuan melalui saluran resmi.
Cara Mengecek Pencairan Bansos Februari 2026
Masyarakat dapat mengecek status pencairan bansos secara mandiri melalui aplikasi maupun situs resmi Kementerian Sosial. Pemeriksaan berkala penting dilakukan agar penerima mengetahui apakah namanya terdaftar dan bantuan sudah siap dicairkan.
Cara cek bansos lewat aplikasi Cek Bansos:
Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
Buka aplikasi dan klik menu “Buat Akun”
Lengkapi data diri meliputi NIK, Nomor KK, dan nama sesuai KTP
Unggah swafoto serta foto KTP
Klik “Buat Akun Baru” dan lakukan verifikasi email
Masuk ke menu profil untuk melihat status penerima bansos
Cara cek bansos lewat website Kemensos:
Akses laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
Pilih wilayah penerima manfaat secara lengkap
Masukkan nama sesuai KTP
Isi kode captcha yang tersedia
Klik “Cari Data” dan tunggu hasil pencarian
Sistem akan menampilkan status penerima manfaat secara otomatis.
Empat jenis bansos, termasuk BPNT dan PKH, dipastikan cair pada Februari 2026. Pemerintah memperketat penyaluran dengan validasi data DTSEN dan kewajiban KKS aktif. Masyarakat dapat mengecek status bansos melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu.