Harga Pangan

Harga Pangan Hari Ini 19 Januari 2026Terpantau Stabil, Telur Ayam Ras Naik Tipis

Harga Pangan Hari Ini 19 Januari 2026Terpantau Stabil, Telur Ayam Ras Naik Tipis
Harga Pangan Hari Ini 19 Januari 2026Terpantau Stabil, Telur Ayam Ras Naik Tipis

JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional pada awal pekan menunjukkan kondisi yang relatif terkendali.

Sejumlah komoditas utama masih berada dalam rentang harga acuan pemerintah, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga secara terbatas. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan yang masih dapat dikelola.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin, 19 Januari 2025 pukul 08.00 WIB, harga rata-rata nasional berbagai komoditas pangan menunjukkan variasi pergerakan, dengan beras tetap stabil dan telur ayam ras mengalami kenaikan tipis.

Harga Beras SPHP Masih dalam Rentang HET

Harga rata-rata beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog di tingkat konsumen tercatat sebesar Rp12.355 per kilogram. Angka tersebut masih berada dalam kisaran harga eceran tertinggi (HET) nasional beras SPHP yang ditetapkan sebesar Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.

Stabilnya harga beras SPHP menunjukkan efektivitas kebijakan stabilisasi pasokan beras yang terus dijalankan pemerintah.

Beras Medium dan Beras Khusus Tetap Stabil

Sementara itu, harga rata-rata beras medium non-SPHP di tingkat konsumen tercatat sebesar Rp13.704 per kilogram. Secara nasional, harga rata-rata beras medium berada dalam rentang HET nasional Rp13.500–Rp15.500 per kilogram, dengan rerata nasional Rp13.454 per kilogram.

Untuk beras khusus lokal, harga rata-rata nasional tercatat Rp15.632 per kilogram. Adapun harga rata-rata beras premium dibanderol Rp15.571 per kilogram, masih berada dalam rentang HET nasional Rp14.900–Rp15.800 per kilogram.

Telur Ayam Ras Merangkak Naik

Di tengah stabilitas harga beras, komoditas protein hewani menunjukkan pergerakan yang berbeda. Harga rata-rata telur ayam ras di tingkat konsumen tercatat mengalami kenaikan secara nasional.

Harga telur ayam ras naik 1,68% dari harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp30.505 per kilogram. Kenaikan ini tergolong moderat, namun tetap menjadi perhatian dalam pemantauan harga pangan harian.

Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Turun

Berbeda dengan telur ayam ras, harga daging ayam ras justru mengalami penurunan. Harga rata-rata nasional tercatat turun 6,08% dari HAP nasional Rp40.000 per kilogram menjadi Rp37.568 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi murni. Harga rata-rata nasional daging sapi murni turun 4,5% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram menjadi Rp133.699 per kilogram.

Sementara itu, harga rata-rata daging kerbau segar lokal tercatat Rp135.714 per kilogram, sedangkan daging kerbau beku impor dibanderol Rp105.714 per kilogram.

Harga Ikan Relatif Stabil di Tingkat Konsumen

Untuk komoditas perikanan, harga di tingkat konsumen terpantau relatif stabil. Harga rata-rata ikan kembung tercatat Rp43.000 per kilogram, ikan tongkol Rp36.761 per kilogram, dan ikan bandeng sebesar Rp34.678 per kilogram.

Stabilitas harga ikan mencerminkan pasokan yang masih memadai di pasar domestik.

Aneka Cabai Tunjukkan Pergerakan Beragam

Beralih ke kelompok hortikultura, aneka cabai menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi. Harga rata-rata cabai rawit merah berada di kisaran HAP nasional Rp40.000–Rp57.000 per kilogram, dengan harga nasional Rp45.323 per kilogram.

Sementara itu, harga rata-rata cabai merah keriting tercatat Rp32.074 per kilogram, atau berada di bawah HAP nasional Rp37.000–Rp55.000 per kilogram. Harga cabai merah besar di tingkat konsumen tercatat Rp29.663 per kilogram.

Harga Bawang Masih Sesuai Harga Acuan

Untuk komoditas bawang, harga rata-rata bawang merah di tingkat konsumen mencapai Rp39.877 per kilogram, masih berada dalam rentang HAP nasional Rp36.500–Rp41.500 per kilogram.

Adapun harga rata-rata bawang putih bonggol tercatat Rp37.900 per kilogram, atau turun 5,25% dari HAP nasional Rp38.000–Rp40.000 per kilogram.

Jagung Pakan Naik, Kedelai Impor Turun

Panel Harga Bapanas mencatat kenaikan signifikan pada komoditas jagung pakan ternak. Harga rata-rata jagung pakan mencapai Rp6.795 per kilogram, atau naik 17,16% dari HAP nasional Rp5.800 per kilogram.

Sebaliknya, harga kedelai biji kering impor mengalami penurunan 11,71% dari HAP nasional Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.595 per kilogram secara nasional.

Harga Minyak Goreng Masih di Atas HET

Untuk komoditas minyak goreng, harga rata-rata minyak goreng kemasan tercatat Rp20.526 per liter, sedangkan minyak goreng curah dibanderol Rp17.108 per liter.

Harga rata-rata nasional Minyakita tercatat Rp17.400 per liter, masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

Gula, Garam, dan Tepung Terigu Relatif Stabil

Komoditas pangan lainnya menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Harga rata-rata gula konsumsi tercatat Rp18.086 per kilogram, sedangkan harga garam konsumsi berada di angka Rp10.970 per kilogram.

Sementara itu, harga rata-rata tepung terigu kemasan dibanderol Rp12.429 per kilogram dan tepung terigu curah tercatat Rp9.421 per kilogram secara nasional.

Stabilitas Harga Masih Terjaga Secara Nasional

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan nasional pada awal pekan menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. Stabilitas harga beras dan fluktuasi terbatas pada komoditas lainnya mencerminkan upaya pengendalian harga pangan yang masih berjalan sesuai koridor kebijakan pemerintah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index