Arema FC Ditahan Persik 1-1, Marcos Santos Sebut Striker Tak Fit 100 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 11:37:00 WIB

LIPUTANFINANSIAL.COM — Pelatih Arema FC Marcos Santos menyebut absennya penyerang murni yang fit 100 persen sebagai penyebab timnya ditahan Persik Kediri 1-1 pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9). Kondisi lini depan yang pincang membuat tempo serangan Arema melambat, terutama saat membangun serangan balik. Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi Marcos dalam meracik strategi ke depan.

Marcos mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers usai laga di Stadion Kanjuruhan. Menurutnya, lini depan menjadi salah satu persoalan utama yang harus dibenahi Arema FC saat ini.

Tidak ada satu pun penyerang murni yang berada dalam kondisi 100 persen fit ketika menghadapi Persik. Kondisi itu memaksa Marcos menyesuaikan strategi dengan memaksimalkan peran gelandang dan pemain sayap.

Dampak ke Tempo Permainan

Marcos menjelaskan, kehadiran striker sangat menentukan ritme serangan tim. Tanpa sosok itu, aliran bola dari lini tengah dan belakang jadi kurang terarah.

"Tanpa striker tempo permainan kami terkadang agak melambat, jadi ketika ada penyerang sebagai pemantul dalam serangan balik para gelandang dan bahkan pemain belakang bisa memiliki titik acuan mengalirkan bola lebih cepat dan langsung," kata Marcos.

Pelatih asal Brasil itu menilai, posisi striker berfungsi sebagai pemantul dalam skema serangan balik. Perannya memberi acuan bagi gelandang dan bek untuk melepas bola lebih cepat dan langsung.

Zijlstra dan Otusanya Belum Pulih

Penyerang murni Arema FC, Mauro Zijlstra, masih menjalani pemulihan cedera. Kondisi itu membuatnya belum bisa diturunkan sejak menit awal.

Rekrutan anyar Samuel Otusanya juga belum sepenuhnya fit. Penyerang asal Nigeria tersebut baru dimasukkan pada menit ke-57 untuk menggantikan Gabriel Silva.

Menurut Marcos, tingkat kebugaran pemain berpengaruh besar terhadap strategi yang diterapkan. Ia pun memberi ruang lebih kepada gelandang dan pemain sayap untuk menutupi absennya striker murni.

Kepercayaan untuk Skuad

Meski menghadapi kendala komposisi, Marcos menegaskan seluruh pemain tetap mampu menjawab kepercayaan yang diberikan. Ia menilai skuadnya tampil maksimal sesuai instruksi.

Hasil imbang melawan Persik menjadi bahan evaluasi bagi Arema FC di pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Marcos disebut akan terus mencari solusi agar lini depan kembali tajam saat Zijlstra dan Otusanya pulih.

Terkini