Perkuat SDM, AAJI Terapkan Sertifikasi Digital Bagi Tenaga Pemasar

Selasa, 15 September 2026 | 04:50:32 WIB
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) [FOTO: NET].

JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkokoh pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) via digitalisasi sistem sertifikasi dan pembelajaran. Langkah ini dieksekusi seiring populasi tenaga pemasar asuransi jiwa yang pada semester I-2026 tercatat menyentuh 226.088 jiwa.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menyampaikan bahwa upaya penguatan ini direalisasikan selaras dengan komitmen asosiasi dalam membangun sistem sertifikasi serta pembelajaran yang makin ramah akses dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

"AAJI ingin membangun ekosistem sertifikasi dan pembelajaran yang mudah diakses serta mampu menjawab kebutuhan industri asuransi jiwa yang terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/26).

Menyokong agenda tersebut, AAJI menggandeng PT Tata Consultancy Services (TCS) Indonesia untuk merancang dan mengimplementasikan sistem sertifikasi yang sebangun dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AAJI, sekaligus mengembangkan AAJI Learning Management System (LMS).

Langkah inovatif ini turut disokong oleh TCS iON, yakni platform digital milik TCS yang menyediakan fasilitas pembelajaran, asesmen, sertifikasi, hingga pengembangan mutu tenaga kerja.

Dalam menyelenggarakan sertifikasi digital, TCS Indonesia juga menjalin kemitraan dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Sinergi tersebut memadukan platform TCS iON dengan ekosistem digital serta jangkauan IOH demi memfasilitasi eksekusi sertifikasi profesional dalam skala masif.

Pihak AAJI menegaskan bahwa adopsi platform digital ini ditujukan guna menopang alur sertifikasi, perizinan, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi para tenaga pemasar maupun praktisi di industri asuransi jiwa.

Di samping itu, integrasi platform ini diproyeksikan mampu mepangkas kerumitan prosedur, memperluas jangkauan edukasi terstruktur, serta memacu efisiensi efektivitas uji kompetensi bagi para profesional asuransi.

Lewat kolaborasi strategis ini pula, AAJI optimistis sanggup mendongkrak standar profesionalitas sekaligus mendorong hadirnya kualifikasi SDM yang kian terampil dan tersertifikasi di industri asuransi jiwa Indonesia.

Terkini