Pupuk Kujang, PLN EPI, dan CISRI Kolaborasi Wujudkan Industri Hijau

Kamis, 10 September 2026 | 02:36:31 WIB
PT Pupuk Kujang. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Pupuk Kujang bermitra dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) bersama korporasi teknologi energi asal Tiongkok guna mendukung transisi energi serta keberlanjutan mengarah ke industri hijau.

"Kerja sama tripartit ini juga bagian untuk memelopori pengembangan hidrogen hijau (green hydrogen)," ujar Project Manager Proyek Replacement Kujang 1A & Net Zero Emission Pupuk Kujang Yoyon Daryono, lewat keterangannya di Karawang, Jawa Barat, hari Kamis (10/9/2026).

Korporasi teknologi energi asal Tiongkok yang ikut serta pada kolaborasi tersebut ialah China Iron & Steel Research Institute Group (CISRI).

Dia mengutarakan, sinergi tripartit ini direncanakan menjadi landasan krusial bagi Pupuk Kujang dalam menghasilkan amonia hijau (green ammonia) secara berkelanjutan ke depannya.

Sebagai produsen amonia berpengalaman lebih dari setengah abad, kinerja Pupuk Kujang sejauh ini amat bertumpu pada pemanfaatan gas alam sebagai sumber hidrogen.

Lewat aliansi strategis ini, perseroan berproses secara bertahap dengan mengalihkan pemanfaatan sumber energi fosil menuju energi terbarukan, salah satunya mengoptimalkan energi berbasis biomassa.

"Jadi langkah ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang Pupuk Kujang untuk menekan emisi karbon, sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku industri pupuk dan kimia nasional," ungkapnya.

Berdasarkan paparan dari berbagai sumber, ketersediaan biomassa di Indonesia sangat melimpah, mencapai 83,4 juta ton per tahun. Walakin, dari total tersebut, penggunaannya saat ini baru menyentuh angka 22 juta ton per tahun.

Melimpahnya limbah pertanian yang belum terkelola ini mempunyai nilai strategis untuk diolah menjadi hidrogen hijau, yang kelak berperan sebagai bahan baku utama pembuatan amonia hijau.

Dalam rancangan pengembangannya, Pupuk Kujang bakal mendayagunakan fasilitas Pabrik 1B guna memproduksi amonia hijau.

"Proses transisi ini akan dilakukan secara berjenjang," ucap dia menambahkan.

Pada fase permulaan, pola yang diaplikasikan berupa amonia hibrida, yakni memproduksi amonia dari paduan hidrogen abu-abu dan hidrogen hijau, sebelum nantinya bertransformasi utuh menjadi amonia hijau.

Amonia hijau dinilai sebagai komoditas ramah energi masa depan dengan cakupan pemanfaatan yang luas. Selain menjadi bahan baku pupuk bebas emisi, zat ini pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik, bahan bakar armada maritim, serta bahan baku esensial bagi sektor manufaktur maupun industri kimia.

Yoyon menaruh harapan agar kerja sama antara Pupuk Kujang, PLN EPI, dan CISRI mampu mengakselerasi terbentuknya ekosistem energi bersih di tanah air, sekaligus mendongkrak daya saing industri pupuk dan kimia nasional pada kancah global.

Terkini

Pertamina Tunggu Aturan Pembatasan Pertalite Desil 9-10

Kamis, 10 September 2026 | 04:45:31 WIB

MIKA Tambah 3 Rumah Sakit & 400 Tempat Tidur

Kamis, 10 September 2026 | 04:42:03 WIB

INPP Siapkan Capex Rp 400 Miliar untuk Ekspansi Komersial

Kamis, 10 September 2026 | 04:37:31 WIB

SCNP Genjot Kinerja Semester I-2026 Lewat Efisiensi

Kamis, 10 September 2026 | 04:36:01 WIB