Timnas Boccia Indonesia Sukses Juara World Boccia Championship 2026

Senin, 07 September 2026 | 01:17:01 WIB
Tim Boccia Indonesia (tengah) meraih juara World Boccia Championship 2026 di Seoul, Korea Selatan [FOTO: NET].

JAKARTA - Tim nasional Boccia Indonesia sukses menggoreskan sejarah gemilang lewat keberhasilan menjuarai ajang Kejuaraan Dunia Boccia atau World Boccia Championship 2026 yang dihelat di Seoul, Korea Selatan, sejak tanggal 24 Agustus hingga 4 September.

“Poin yang kami raih dari kejuaraan ini sangat besar, setara dengan Paralimpiade,” kata Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Dalam perhelatan tersebut, skuad Merah Putih keluar sebagai juara umum usai meraup total tiga keping medali emas serta satu keping medali perak.

Medali emas bagi kontingen Indonesia disumbangkan oleh Handayani yang turun di kelas BC1 putri, Muhammad Afrizal Syafa dari kelas BC1 putra, serta mixed team BC1/BC2 yang diperkuat oleh gabungan atlet Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara itu, satu medali perak dikoleksi oleh Felix Ardi Yudha dari nomor BC1/BC2 kelas BC2 putra.

Tim Merah Putih sukses menduduki peringkat puncak dengan mengungguli Thailand yang merebut dua medali emas dan dua medali perak, serta Hong Kong yang mengamankan raihan satu medali emas, dua medali perak, serta dua medali perunggu.

Nur Yadin mengaku sangat bangga atas performa impresif para atlet yang sanggup menorehkan tinta emas di kancah internasional. Para atlet mampu menampilkan rasa percaya diri tinggi serta menjaga konsistensi permainan menyusul kesuksesan mereka merajai ajang tingkat dua sebelumnya di Kazakhstan dan Portugal.

Menurut pandangannya, pencapaian tersebut tergolong luar biasa mengingat Indonesia baru kali ini memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi dalam ajang World Boccia Championship.

Ia menerangkan bahwa perolehan medali pada kejuaraan di Seoul ini sebenarnya sudah dipetakan sejak awal, termasuk kalkulasi kekuatan lawan-lawan yang dihadapi.

“Kami bisa pegang di kelas BC1 putra dan putri, serta BC2 putra di kategori tim. Ini hasil yang sesuai prediksi,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa torehan gemilang pada turnamen World Boccia Championship ini amat krusial lantaran memiliki bobot poin yang setara dengan multievent Paralimpiade.

“Poin-poin yang diraih ini menjadi penting untuk mengamankan posisi kami di Paralimpiade Los Angeles 2028,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa nomor BC1 putri menjadi salah satu fokus bidikan utama, dengan Handayani diandalkan untuk meraup pundi-pundi poin terbanyak demi melapangkan jalan lolos menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

“Saat di Paralimpiade Paris 2024, Handayani belum dapat ranking. Tahun ini kami kejar dari ajang kejuaraan dunia, berhasil podium terus dan akhirnya kemarin bisa mempertahankan prestasinya,” katanya.

Kini, jajaran tim pelatih langsung mengalihkan konsentrasi guna bersiap menghadapi persidangan prestasi berikutnya pada ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan bergulir pada 18 hingga 24 Oktober mendatang.

Terkini

Cukai MBDK Tunggu Ekonomi Kuat, Kata Menkeu

Senin, 07 September 2026 | 03:09:31 WIB

Kemenhut: Kapasitas SDM Kunci Utama Pasar Karbon

Senin, 07 September 2026 | 02:37:31 WIB