Wapres Gibran ke Pemda Sumut: Tangani Bencana Tanpa Tunggu Viral

Jumat, 04 September 2026 | 20:49:02 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: NET)

JAKARTA — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong peningkatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah demi mempercepat pemulihan daerah pascabencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara.

Arahan itu disampaikan Gibran ketika melakukan peninjauan langsung ke sejumlah kawasan terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, serta Kabupaten Tapanuli Tengah pada hari Jumat.

"Pejabat daerah adalah ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Turun langsung ke lapangan, cek apa yang masih kurang, cek kondisi warga," kata Gibran.

Dirinya meminta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) agar memastikan seluruh kebutuhan serta hambatan warga selama masa transisi dapat diselesaikan langsung di lokasi.

Berbagai keperluan tersebut meliputi penyediaan tempat tinggal dan kebutuhan pokok, pemulihan mata pencaharian serta kegiatan warga, hingga akses terhadap layanan publik.

Gibran turut mengimbau pemerintah daerah agar tidak membiarkan masyarakat menunggu terlalu lama dalam menghadapi hambatan pemulihan.

Berdasarkan pandangannya, setiap masalah harus segera dikenali dan dikoordinasikan bersama pemerintah pusat supaya lekas mendapatkan jalan keluar.

"Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama. Jika ada kendala lapangan segera identifikasi dan kolaborasi untuk cari solusi. Jangan ada sekat birokrasi," katanya.

"Setiap persoalan harus jelas siapa yang tangani dan kapan target selesai. Jangan tunggu viral," tambahnya.

Lebih lanjut, Gibran menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berpusat pada perbaikan infrastruktur yang rusak, melainkan juga menjamin keselamatan, produktivitas, serta kemandirian warga dalam menjalani kehidupan kembali.

Agenda peninjauan Wapres Gibran ke Sumatera Utara ini bertujuan memantau kemajuan penanganan bencana serta memastikan setiap hambatan pada masa transisi bisa segera diatasi.

Berdasarkan laporan ANTARA, proses pemulihan pascabencana di beberapa wilayah Sumatera Utara masih berjalan hingga kini.

Sebanyak 40 unit rumah hunian tetap di Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, sudah rampung dibangun serta dihuni oleh warga, sedangkan unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

Sementara itu, di Tapanuli Tengah, pemerintah terus memperbaiki berbagai sarana dan prasarana umum, yang mencakup fasilitas pendidikan serta infrastruktur pengendali bencana.

Wilayah kabupaten tersebut juga masih memberlakukan status transisi darurat menuju pemulihan akibat bencana banjir bandang dan longsor hingga tanggal 25 Desember 2026.

Terkini