Bank Jakarta Perkuat Strategi Pemasaran untuk Dorong Bisnis

Selasa, 01 September 2026 | 05:06:31 WIB
Bank Jakarta. (Foto: NET)

JAKARTA — Bank Jakarta terus menggenjot ekspansi bisnisnya melalui penerapan strategi pemasaran yang adaptif serta inovatif. Langkah tersebut diwujudkan dengan menyesuaikan pendekatan pemasaran terhadap dinamika teknologi serta kebutuhan nasabah yang terus berkembang. 

Melalui cara ini, strategi tersebut tidak sekadar berfokus pada perluasan eksposur, melainkan diarahkan untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang semakin relevan. 

Bank Jakarta secara konsisten menjadikan kebutuhan nasabah sebagai fondasi utama dalam merancang setiap aktivitas dan komunikasi pemasarannya.

Berkat penerapan strategi yang matang tersebut, Bank Jakarta sukses mencatatkan performa keuangan yang positif sepanjang semester pertama tahun ini. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp555,46 miliar, yang menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 31,8% secara tahunan. 

Berdasarkan laporan keuangan per Selasa (1/9/2026), pencapaian gemilang ini didorong oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 7,75% menjadi Rp3,19 triliun serta penurunan beban bunga sebesar 3,64% menjadi Rp1,43 triliun. Alhasil, pendapatan bunga bersih melonjak 19,2% menjadi Rp1,76 triliun.

Sementara itu, posisi outstanding kredit Bank Jakarta mengalami pertumbuhan 18,9% menjadi Rp62,94 triliun yang dibarengi dengan perbaikan kualitas aset secara menyeluruh. 

Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat membaik dari 3,02% menjadi 2,54% pada periode Juni 2025. Di sektor pendanaan, himpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Jakarta turut menanjak 11,13% hingga mencapai posisi Rp75,22 triliun.

Konsistensi dalam menjalankan strategi pemasaran yang inovatif, adaptif, serta berorientasi pada nasabah ini juga mengantar Bank Jakarta meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Best CMO Awards 2026. 

Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, dianugerahi apresiasi sebagai Best Chief Marketing Officer 2026 in Building an Integrated and Inclusive Economic Ecosystem untuk kategori Regional Bank.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi atas kerja sama serta kolaborasi seluruh insan Bank Jakarta dalam memperkuat fondasi bisnis dan menghadirkan berbagai inovasi yang relevan bagi nasabah.

“Bank Jakarta akan terus memperkuat inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pengalaman nasabah serta mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” kata Agus dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Sementara itu, Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menyampaikan bahwa korporasi akan semakin memperkuat integrasi strategi bisnis, inovasi produk beserta layanannya, serta percepatan transformasi digital guna membangun ekosistem ekonomi Jakarta yang inklusif.

Ia menambahkan bahwa berbagai langkah tersebut direalisasikan melalui penguatan platform digital, sokongan penuh terhadap pelaku UMKM, serta sinergi lintas sektor guna memperluas akses layanan serta memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Terkini