LIPUTANFINANSIAL.COM — Veddriq mengakui target tersebut bukan perkara mudah. Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China, ia hanya mampu membawa pulang medali perunggu untuk nomor speed perorangan. Meski begitu, atlet asal Pontianak ini menegaskan komitmennya untuk terus berprestasi selama kondisi fisiknya masih mendukung.
"Selama masih bisa berprestasi dan dengan kondisi yang ideal, saya akan usahakan," ujarnya dalam acara "Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih" di Jakarta.
Rekam Jejak di Nomor Speed Relay
Berbeda dengan nomor perorangan, catatan Veddriq di nomor speed relay jauh lebih mentereng. Ia berhasil menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2018 dan medali perak pada edisi 2022. Kontribusinya di nomor beregu ini membuktikan kemampuannya dalam kompetisi tingkat Asia.
Koleksi prestasi Veddriq di Olimpiade juga menjadi modal berharga. Statusnya sebagai peraih medali emas membuat tekanan menjelang Asian Games 2026 dipastikan lebih besar, mengingat lawan-lawan akan tampil dengan motivasi ekstra untuk mengalahkannya.
Fokus pada Konsistensi Gerakan
Untuk menghadapi ajang dua tahun mendatang, Veddriq tidak menerapkan program latihan khusus yang berbeda dari biasanya. Ia justru memilih mempertajam teknik dasar melalui pengulangan gerakan secara konsisten. Pendekatan ini diyakini mampu membuat setiap manuver saat memanjat menjadi lebih halus dan terkontrol.
Metode latihan tersebut dinilai efektif untuk menjaga ritme dan mental bertanding. Dengan pengulangan yang disiplin, Veddriq berharap dapat meminimalisir kesalahan teknis yang kerap menjadi penentu di nomor speed.
Veddriq menegaskan target emas ini bukan sekadar ambisi pribadi. Ia ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia tersebut. "Kalau saya target pribadi ya pasti pengen medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed," pungkasnya.