JAKARTA — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melaporkan lonjakan hingga empat kali lipat secara tahunan pada produk pembiayaan kepemilikan rumah KPR iB Hijrah Baitullah, dengan total perolehan nilai pertumbuhan mencapai Rp423 miliar hingga periode Juni 2026.
Lonjakan kinerja tersebut turut tecermin pada peningkatan jumlah rekening atau number of account yang ikut melonjak sebanyak 4,5 kali lipat secara tahunan.
Berdasarkan keterangan perseroan, capaian ini menandakan semakin tingginya antusiasme masyarakat terhadap solusi pembiayaan properti bernuansa syariah yang sekaligus memberikan nilai tambah dalam mewujudkan perencanaan ibadah.
Ricky Rikardo Mulyadi selaku Direktur Bank Muamalat menyampaikan dalam keterangan resminya di Jakarta pada hari Jumat bahwa pihaknya akan senantiasa memaksimalkan peluang bisnis di sektor properti yang dinilai masih menunjukkan prospek cerah.
Ia menilai bahwa instrumen pembiayaan KPR berbasis syariah tetap menjadi opsi favorit masyarakat dalam mewujudkan kepemilikan hunian idaman. Berlandaskan alasan tersebut, produk KPR iB Hijrah Baitullah diyakini masih menyimpan potensi besar untuk terus berkembang di masa mendatang.
“Alhamdulillah KPR iB Hijrah Baitullah semakin diminati karena sesuai kebutuhan nasabah, apalagi didukung layanan digital dalam proses pengajuannya,” kata Ricky.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa institusinya menghadirkan ragam penawaran menarik seperti hadiah langsung porsi pendaftaran haji ataupun paket perjalanan umrah tanpa melalui mekanisme undian.
Selain itu, tersedia pula alternatif hadiah menarik lainnya berupa program wakaf pembangunan masjid, paket wisata halal, hingga instrumen logam mulia.
Menurut keterangannya, program unggulan KPR iB Hijrah Baitullah ini memiliki sejumlah keunggulan kompetitif, di antaranya pembebasan biaya penaksiran atau appraisal khusus bagi program take over, kemudahan pemenuhan dokumen persyaratan, serta fleksibilitas pembiayaan yang dirancang selaras dengan kebutuhan nasabah.
Produk pembiayaan properti ini menawarkan skema cicilan yang terjangkau dengan pilihan jangka waktu atau tenor cicilan mencapai kurun waktu 25 tahun. Para nasabah diberikan kebebasan untuk menentukan skema pembayaran cicilan secara berjenjang atau menggunakan tarif tetap selama masa tenor berlangsung.
“Tidak hanya untuk rumah baru, program ini juga bisa digunakan untuk pembelian rumah bekas, take over, top up maupun refinancing. KPR iB Hijrah Baitullah memudahkan masyarakat memiliki rumah dengan nyaman dan sesuai prinsip syariah sekaligus mendukung perencanaan ibadah,” ujar Ricky.
Bagi masyarakat yang berminat, proses pengajuan produk KPR iB Hijrah Baitullah dapat dilakukan secara praktis dan digital melalui alamat situs web resmi kprhijrah.id.
Melalui fasilitas digital ini, perseroan berkomitmen menghadirkan pengalaman layanan yang lancar dan terpadu bagi nasabah, mulai dari tahapan pengajuan awal hingga pemantauan progres secara langsung demi mendukung fleksibilitas kaum urban dengan mobilitas tinggi.
“Langkah ini memungkinkan kami dapat menjangkau lebih banyak nasabah di berbagai wilayah, termasuk yang belum memiliki akses ke kantor cabang,” kata Ricky.