JAKARTA - Pemerintah mengimplementasikan pemanfaatan instrumen Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna menetapkan target sasaran penyaluran program bantuan sosial agar jauh lebih akurat dan tepat sasaran pada tahun 2026.
Melalui mekanisme basis data DTSEN tersebut, kelompok keluarga di tanah air diklasifikasikan ke dalam 10 tingkat desil kesejahteraan. Kategori desil 1 merepresentasikan kelompok 10 persen lapisan masyarakat dengan kondisi tingkat kesejahteraan paling bawah, sementara desil 10 mencerminkan kelompok 10 persen keluarga dengan status tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Desil Berapa yang Berhak Dapat PKH dan BPNT?
Merujuk pada keterangan resmi yang tercantum di laman Cek Bansos Kementerian Sosial, kelompok keluarga yang berada pada rentang desil 1 sampai dengan desil 4 atau mencakup 40 persen lapisan terbawah berhak untuk diusulkan sebagai calon penerima program bantuan sosial PKH maupun Program Sembako/BPNT.
Rincian pembagian kelompok desil tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
Desil 1: kelompok 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Desil 2: kelompok keluarga pada urutan 11 persen sampai 20 persen terbawah.
Desil 3: kelompok keluarga pada urutan 21 persen sampai 30 persen terbawah.
Desil 4: kelompok keluarga pada urutan 31 persen sampai 40 persen terbawah.
Desil 5 sampai desil 10: kelompok dengan posisi kesejahteraan relatif lebih tinggi dibandingkan 40 persen terbawah.
Apakah Desil Dapat Diturunkan agar Dapat Bansos?
Pihak masyarakat secara mandiri tidak memiliki kewenangan untuk mengubah angka desil secara langsung. Kendati demikian, berbagai variabel data yang menjadi basis kalkulasi penentuan desil tersebut tetap terbuka untuk diperbarui manakala ditemukan ketidaksesuaian dengan realitas kondisi di lapangan.
Laman resmi Cek Bansos Kemensos menegaskan bahwa status desil bersifat dinamis. Apabila data yang terekam tidak sesuai, masyarakat berhak melakukan pembaruan informasi dengan mendatangi aparat desa atau kelurahan, kantor dinas sosial, ataupun memanfaatkan fitur Usul-Sanggah pada aplikasi Cek Bansos dengan melampirkan bukti sesuai kondisi riil. Selepas tahapan tersebut, kalkulasi ulang desil akan dilakukan secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Artinya, warga yang merasa masih memenuhi kualifikasi layak menerima bansos namun terlanjur tercatat pada kelompok desil tinggi diwajibkan menempuh mekanisme pengajuan pembaruan data, alih-alih meminta petugas untuk menurunkan angka desil secara instan.
Cara Memperbaiki Desil Bansos
Terdapat dua koridor utama yang dapat ditempuh oleh masyarakat untuk memperbaiki data desil bansos, yakni melalui jalur formal birokrasi pemerintahan daerah serta jalur partisipatif lewat aplikasi Cek Bansos.
A. Melalui desa, kelurahan, atau dinas sosial
Jalur formal ditempuh lewat mekanisme usulan berjenjang mulai dari tingkat RT/RW, dilanjutkan melalui forum musyawarah desa atau kelurahan, untuk kemudian diteruskan kepada pihak dinas sosial. Sesudahnya, data tersebut akan memasuki tahapan verifikasi serta validasi sebelum akhirnya resmi diperbarui di dalam sistem pangkalan data pusat.
Kemensos menyatakan bahwa mekanisme birokrasi daerah ini merupakan salah satu kanal utama pemutakhiran data DTSEN. Rangkaian langkah yang dapat ditempuh warga meliputi:
Datang langsung melapor ke pengurus RT/RW, kantor desa, atau kelurahan setempat.
Menyampaikan laporan bahwa rincian data sosial ekonomi di dalam DTSEN tidak sesuai dengan realitas kondisi faktual.
Membawa kelengkapan berkas dokumen kependudukan beserta dokumen pendukung relevan.
Meminta agar data keluarga dapat dimasukkan ke dalam agenda musyawarah desa atau kelurahan.
Memantau perkembangan proses usulan di kantor dinas sosial kabupaten/kota.
Menunggu tahapan proses verifikasi, validasi, hingga pembaruan data tuntas.
B. Melalui aplikasi Cek Bansos
Kementerian Sosial turut menyediakan fitur khusus bertajuk Usul-Sanggah pada platform aplikasi Cek Bansos. Fasilitas ini dirancang khusus guna merespons dua persoalan klasik data bansos, yakni warga yang berhak tetapi terlewat tidak mendapatkan bantuan, serta warga yang tidak memenuhi kualifikasi namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
Langkah-langkah umum dalam mengajukan usulan lewat aplikasi Cek Bansos mencakup:
Mengunduh aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.
Melakukan proses masuk (login) atau pendaftaran akun baru menggunakan data kependudukan valid.
Mengakses menu pilihan Usul-Sanggah.
Mengajukan usulan baru apabila merasa memenuhi kualifikasi layak menerima bansos namun belum terdata.
Mengisi formulir data secara jujur sesuai kondisi faktual.
Melampirkan bukti foto fisik bangunan rumah beserta dokumen pendukung jika dipersyaratkan.
Mengirimkan pengajuan formulir.
Menunggu proses verifikasi lanjutan dari petugas berwenang.
Kemensos menjelaskan bahwa warga dapat mengirimkan usulan lewat aplikasi dengan melampirkan potret foto kondisi rumah serta dokumen pelengkap. Nantinya, usulan tersebut bakal ditindaklanjuti dan diproses langsung oleh tenaga pendamping PKH bersama pihak aparatur desa atau kelurahan.
Cara Sanggah Data Desil Bansos
Prosedur sanggah data desil bansos dapat dijalankan tatkala masyarakat mendapati adanya diskrepan data yang tidak akurat, baik menyangkut diri pribadi, keluarga, maupun warga lain di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Fungsi fitur sanggah ini dapat dimanfaatkan dalam dua situasi kondisi berbeda:
Exclusion error, yakni kondisi di mana warga merasa berhak dan layak menerima bansos tetapi belum terakomodasi sebagai penerima.
Inclusion error, yakni situasi di mana warga yang dinilai sudah tidak layak justru masih tercatat menerima aliran dana bansos.
Kemensos memaparkan bahwa kehadiran fitur Usul-Sanggah ini bertujuan merangsang partisipasi aktif publik guna mengawal penyaluran bansos agar tepat sasaran. Panduan cara melakukan sanggah data desil bansos adalah sebagai berikut:
Membuka aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.
Masuk menggunakan akun terverifikasi.
Memilih menu Usul-Sanggah.
Menentukan data spesifik yang hendak diusulkan atau disanggah.
Menuliskan alasan pengajuan secara transparan dan jelas.
Melampirkan bukti foto atau dokumen penunjang apabila diminta sistem.
Mengirimkan pengajuan sanggahan.
Menunggu tahapan verifikasi dan validasi data.
Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Sanggah Desil Bansos
Berkas kelengkapan yang perlu dipersiapkan sebaiknya mampu memvalidasi identitas diri serta potret kondisi sosial ekonomi keluarga secara akurat. Berdasarkan rujukan resmi Kemensos, proses pengajuan usul-sanggah dapat dilampiri dengan potret foto rumah dan dokumen pendukung.
Rincian dokumen dan data yang disarankan untuk disiapkan antara lain:
Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon atau kepala keluarga.
Kartu Keluarga (KK) guna memverifikasi susunan anggota keluarga.
Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.
Dokumen foto bagian depan rumah.
Foto atau bukti autentik kondisi tempat tinggal apabila diperlukan.
Data riwayat pekerjaan beserta besaran penghasilan keluarga.
Informasi rinci mengenai jumlah tanggungan anggota keluarga.
Keterangan kondisi khusus, contohnya keberadaan lansia, penyandang disabilitas, anak usia sekolah, ibu hamil, atau anggota keluarga yang menderita sakit menahun.
Dokumen pelengkap lain yang disyaratkan oleh sistem aplikasi, desa/kelurahan, maupun dinas sosial.
Masyarakat juga wajib memastikan kesesuaian data KTP dan KK dengan domisili tempat tinggal saat ini. Pihak Kemensos mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama penyebab warga miskin gagal mendapatkan bantuan adalah akibat ketidaksesuaian alamat KTP dan KK dengan domisili faktual.
Berapa Lama Proses Perubahan Desil?
Prosedur pembaruan data desil tidak dapat berlangsung secara instan. Pihak Kemensos menyebutkan bahwa proses pemutakhiran serta validasi status kepesertaan bansos dieksekusi secara berkala setiap tiga bulan sekali seiring mulai diaktifkannya pangkalan data DTSEN.
Selain itu, pengajuan pembaruan data tidak serta-merta membuat seseorang langsung otomatis menerima kucuran dana bansos. Tujuan utama pemutakhiran ini adalah memperbaiki kualitas data agar senantiasa akurat sesuai kondisi faktual, sementara keputusan akhir penetapan penerima bantuan tetap merujuk pada hasil verifikasi serta ketentuan regulasi dari masing-masing program.
Cara Cek Desil dan Status Bansos
Pemeriksaan status desil serta pengecekan status bansos dapat diakses secara mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Pada tampilan antarmuka terbarunya, sistem meminta input berupa 16 digit NIK sesuai KTP beserta kode keamanan.
Berikut adalah tata cara cek desil dan status bansos:
Membuka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Memasukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
Mengetikkan karakter huruf kode keamanan yang tertera di layar.
Mengetuk tombol pencarian data.
Sistem secara otomatis akan menampilkan informasi penerima manfaat berdasarkan data yang tersedia.
Memeriksa rincian informasi desil serta jenis program bantuan sosial yang diperoleh (jika ada).
Dengan memahami tata cara memperbaiki data desil ini, masyarakat dapat menempuh jalur resmi manakala kondisi sosial ekonominya tidak sinkron dengan data di dalam DTSEN. Meskipun demikian, pengajuan pembaruan maupun sanggahan tidak serta-merta membuat bansos langsung cair karena penetapan penerima tetap wajib mematuhi mekanisme verifikasi, validasi, dan ketentuan program PKH maupun BPNT/Sembako.
FAQ tentang Memperbaiki Desil Bansos untuk PKH dan BPNT
Apa itu desil dalam konteks bansos? Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan, dari desil 1 yang terendah hingga desil 10 yang tertinggi, digunakan untuk menentukan penerima bansos.
Bagaimana cara memperbaiki desil bansos? Masyarakat dapat memperbaiki desil melalui jalur formal dengan melapor ke desa atau kelurahan, atau melalui aplikasi Cek Bansos dengan fitur Usul-Sanggah.
Apakah desil dapat diubah secara langsung oleh masyarakat? Tidak, desil tidak dapat diubah langsung oleh masyarakat. Namun, data yang mendasari desil dapat diperbarui jika tidak sesuai dengan kondisi nyata.
Apa yang harus dilakukan jika data desil tidak sesuai? Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui desa/kelurahan atau aplikasi Cek Bansos dengan menyertakan dokumen pendukung yang relevan.
Berapa lama proses perubahan desil berlangsung? Proses pemutakhiran dan validasi data desil dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan tidak menjamin penerimaan bansos secara langsung.