RUPSLB Pefindo Sepakati Ignatius Girendroheru Menjadi Direktur Utama

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:47:31 WIB
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). (Foto: NET)

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merestui perombakan struktur pimpinan direksi baru perseroan pada Jumat (21/8/2026). Lewat RUPSLB tersebut, para pemegang saham mengesahkan penetapan Ignatius Girendroheru selaku Direktur Utama anyar perusahaan.

Dalam laporan resminya, pihak manajemen Pefindo menjelaskan bahwa Ignatius Girendroheru diangkat menjadi Dirut Pefindo untuk menggantikan posisi Irmawati. Irmawati sendiri saat ini mengemban tugas baru sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Proyek KPEI masa jabatan 2026—2030. 

Sementara itu, Ignatius sebelumnya memegang jabatan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Pefindo sejak 2020. 

Kedudukan tersebut kini diserahkan kepada Vera Florida yang turut disahkan pengangkatannya pada RUPSLB itu. Vera sebelumnya dipercaya sebagai Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan perombakan ini, maka jajaran manajemen Direksi Pefindo yang menjabat saat ini mencakup:

  • Direktur Utama : Ignatius Girendroheru
  • Direktur Pemeringkatan : Hendro Utomo
  • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : Vera Florida

Profil Ignatius Girendroheru

Ignatius Girendroheru merupakan sosok profesional pada sektor pasar modal yang mengantongi rekam jejak panjang di bermacam instansi penunjang pasar modal. 

Sosok ini memegang ijazah Bachelor of Science in Geophysics dari University of Texas di Austin, Amerika Serikat, beserta gelar Master of Business Administration dari University of North Texas, Amerika Serikat.

Sebelum dimandatkan sebagai Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Ignatius sempat mengisi beragam posisi kunci di sektor pasar modal. Sosok ini pernah bertugas sebagai Presiden Direktur PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3EI) sepanjang periode 2016–2020.

Sebelum itu, Ignatius menjabat posisi Presiden Direktur PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) sepanjang 2008–2016. Perjalanan kariernya pada sektor pasar modal terawat sejak awal saat menjabat Kepala Divisi Real Sector Listing PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2007–2008. 

Sebelum bergabung bersama BEI, Ignatius dipercaya mengisi posisi Kepala Divisi Debt Securities Trading PT Bursa Efek Surabaya pada 1996–2006. Dengan demikian, rekam jejak profesionalnya mencakup urusan perdagangan surat utang, pencatatan efek, penilaian harga efek, sampai skema perlindungan investor.

Di internal Pefindo, Ignatius sebelumnya dipercaya memegang posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. Catatan profil resmi Pefindo menegaskan pula bahwa Ignatius tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama serta tidak menguasai kepemilikan saham di Pefindo.

”Dengan susunan Direksi baru diharapkan akan semakin memperkuat peran Pefindo sebagai lembaga penunjang pasar modal dalam menjaga transparansi, integritas dan stabilitas industri keuangan nasional melalui penyediaan informasi opini risiko kredit yang independen, kredibel, obyektif dan terpercaya,” ungkap pihak manajemen, Jumat (21/8/2026).

Terkini