Wapres Gibran Temui Ibu dan Bayi di Tenda Perawatan Pasca-Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:10:32 WIB
Wapres Gibran Rakabuming [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berdialog bersama sejumlah ibu yang baru melahirkan dan sedang menjalani perawatan di ruang darurat Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere pascabencana gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, guna memastikan ketersediaan kebutuhan warga terpenuhi.

Saat meninjau RSUD TC Hillers di Sikka, NTT, Kamis, Wapres Gibran mendatangi area perawatan darurat di halaman rumah sakit dan berbincang dengan seorang ibu yang baru melahirkan bayi perempuan seusai guncangan gempa pada Sabtu (15/8).

"Nanti tolong itu ditambahi penutupnya," ujar Wapres kepada jajaran pengurus rumah sakit setelah melihat cahaya matahari menembus sela-sela penutup tenda.

Tak berhenti di situ, pada momentum tersebut Wapres turut meyakinkan para pasien, yang mayoritas merupakan ibu pascamelahirkan, bahwasanya langkah penanganan pascagempa bakal terus dioptimalkan supaya para pasien dapat kembali menempati ruang perawatan indoor serta kediaman mereka dapat diperbaiki.

Di sela dialog tersebut, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bahkan sempat berseloroh meminta Wapres memberi nama untuk salah satu bayi yang baru lahir.

Di samping memantau tenda perawatan darurat, Wapres juga berkeliling memeriksa deretan fasilitas rumah sakit, termasuk area Neonatal Intensive Care Unit (NICU) bagi bayi baru lahir yang memerlukan tindakan medis intensif. Pihaknya pun menaruh perhatian khusus terhadap sejumlah bayi yang dirawat di luar gedung.

Sebelumnya, dalam agenda peninjauan penanggulangan pascagempa di NTT hari ini, Wapres Gibran telah menyambangi SD Inpres Wairklau guna menemui para pengungsi sekaligus mengecek tingkat kerusakan di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, akibat dampak gempa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, terdapat akumulasi 71 korban jiwa akibat musibah gempa bumi di wilayah NTT.

Sementara itu, total warga yang mengungsi di seantero wilayah NTT kini menyentuh angka 59.647 jiwa, dengan sebaran pengungsi terbanyak terkonsentrasi di Kabupaten Manggarai.

Terkini