Peringati HUT RI, KPK Panjatkan Doa bagi Korban Gempa di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42:02 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto [FOTO: NET].

JAKARTA - Jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan para warga yang menjadi korban terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

"Untuk saudara-saudara kami yang terkena musibah gempa di Nusa Tenggara Timur, kami doakan mudah-mudahan semuanya selalu dalam lindungan Allah SWT," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di kompleks KPK, Jakarta, Senin  (17/8/2026).

Setyo mengungkapkan bahwa segenap keluarga besar KPK turut menyampaikan rasa empati yang mendalam serta wujud solidaritas penuh kepada seluruh warga NTT yang tengah dilanda musibah.

"Atas nama keluarga besar KPK, saya menyampaikan rasa empati dan solidaritas yang tulus kepada mereka. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan jalan untuk segera bangkit kembali," katanya.

Sebagai bentuk aksi nyata, Setyo mengaku telah memberikan instruksi langsung kepada Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa, untuk memimpin proses pengumpulan bantuan baik yang berwujud dana tunai maupun bantuan logistik barang.

"Kami usahakan bisa membantu semaksimal mungkin, dan semampu kami. Mungkin dengan bantuan pengumpulan donasi atau mungkin kami bantu dengan sesuatu yang berbentuk barang yang kemudian bisa kami kirimkan ke lokasi-lokasi yang terdampak terhadap gempa tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah tanggap darurat ini berkaca pada aksi serupa yang pernah dilakukan oleh pihak KPK sebelumnya ketika membantu warga masyarakat yang menjadi korban terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

Sebagai pengingat, peristiwa gempa bumi kuat bermagnitudo tujuh sebelumnya sempat menghantam wilayah NTT pada tanggal 15 Agustus 2026.

Menanggapi insiden tersebut, Presiden Prabowo Subianto melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo, langsung menyampaikan respon serta perhatian penuh pada tanggal 16 Agustus 2026.

"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi," kata Prabowo dalam takarir unggahannya.

Di samping itu, Prabowo turut mengonfirmasi bahwa pemerintah telah bergerak cepat dengan memberangkatkan sebanyak 50.000 paket bantuan sembako ke lokasi wilayah terdampak bencana sejak tanggal 15 Agustus 2026 lalu.

"Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kami di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," kata Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa pihak pemerintah akan terus mengerahkan segala daya dan upaya terbaik demi mempercepat proses pemulihan kondisi kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Terkini