KSP Sebut Sekolah Nasional Terintegrasi Wujud Intervensi Negara Baru

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:04:02 WIB
Kepala KSP Dudung Abdurachman. (Foto: NET)

JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) adalah intervensi strategis pemerintah untuk menyediakan pendidikan bermutu yang merata dan dekat bagi masyarakat Indonesia, bahkan sampai ke daerah yang dahulu sulit dijangkau.

Kepala KSP Dudung Abdurachman menuturkan dimulainya kegiatan belajar angkatan perdana SNT menjadi bagian dari sejarah dunia pendidikan Indonesia, sebab lembaga tersebut berperan sebagai perintis serta pelopor penyelenggaraan pendidikan terintegrasi mulai dari kawasan barat Pulau Sumatera sampai Papua.

“Sekolah Nasional Terintegrasi ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan intervensi strategis negara dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang dekat dengan masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri," kata Dudung dalam acara Pembukaan MPLS Sekolah Nasional Terintegrasi Angkatan Pertama di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada hari Senin yang ditayangkan lewat YouTube Kemendikdasmen.

Menurutnya, keberadaan SNT pun menjadi momen guna menilai peningkatan serta pemerataan pendidikan bermutu di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Pihak mereka mempunyai tugas guna menjamin program unggulan Presiden Prabowo itu dapat diwujudkan tanpa kendala.

“Kesempatan emas dalam mengukur peningkatan dan pemerataan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh wilayah Indonesia melalui hadirnya SNT. KSP memiliki mandat langsung dalam memastikan program prioritas Presiden terealisasi tanpa hambatan, termasuk program SNT,” ucapnya.

Dudung menegaskan keberhasilan penetapan, pembangunan, serta pengelolaan SNT tidak hanya bertumpu pada kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, melainkan pula memerlukan komitmen segenap pihak yang turut serta.

Tekad tersebut, sebutnya, dibutuhkan agar menjamin setiap anak mendapatkan hak serupa dalam memperoleh pendidikan yang bermutu.

Ia pun berpesan kepada para siswa SNT supaya memanfaatkan peluang itu guna mengembangkan diri, berani bercita-cita, serta mempersiapkan masa depan dengan senantiasa mengutamakan pendidikan karakter.

“Jadikanlah Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi tempat untuk berkembang, bermimpi setinggi-tingginya, dan terus mengejar masa depan pendidikan karakter yang lebih baik,” kata Dudung.

Ia pun mengingatkan prestasi serta penguasaan sains perlu disetarakan dengan integritas serta kepribadian yang luhur, agar para peserta didik berkembang menjadi generasi yang cerdas sekaligus mempunyai kepedulian tinggi terhadap alam sekitar dan masyarakat.

Kepada para kepala sekolah dan pengajar, Dudung menyampaikan penghargaan karena bertindak sebagai garda terdepan dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia.

Menurut Dudung, pendidik mempunyai fungsi krusial dalam mengenali bakat serta kekhasan masing-masing murid sehingga rangkaian pendidikan tidak berhenti pada pemberian materi pelajaran.

“Ruang kelas bukan hanya tempat untuk proses belajar mengajar, penyampaian materi, tapi menjadi saksi bagaimana masa depan anak Indonesia ini mulai dibentuk,” katanya.

Terkini