PLN UID Jatim Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging di Kampus UMM

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:23:01 WIB
Manager PLN UP3 Malang Sendy Rudianto menjelaskan pengoperasian SPKLU Ultra Fast Charging kepada Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum Universitas Muhammadiyah Malang Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A. di Malang [FOTO: NET].

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperluas cakupan pemanfaatan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Fast Ultra Charging yang memiliki kapasitas sebesar 120 kilowatt (kW) khusus bagi kalangan sivitas akademika mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

"Kehadiran SPKLU di lingkungan kampus tidak hanya menambah infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas pemanfaatan energi bersih di tengah masyarakat," kata General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho dalam keterangan di Surabaya, Rabu (5/8/2026).

Eric memaparkan bahwa kerja sama strategis yang dijalin bersama institusi pendidikan tinggi tersebut memegang peranan krusial dalam membangun fondasi ekosistem energi masa depan, mengingat lingkungan kampus merupakan pusat pendidikan, pusat inovasi, sekaligus wadah pencetak generasi muda yang bakal menjadi motor penggerak utama proses transformasi di masa mendatang.

Ia menuturkan kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki nilai strategis karena kampus merupakan pusat pendidikan, inovasi, sekaligus tempat lahirnya generasi yang akan menjadi penggerak transformasi di masa depan.

“Transisi energi bukan hanya tentang penyediaan infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem dan kebiasaan baru dalam menggunakan energi yang lebih efisien dan rendah emisi," katanya.

Di samping menghadirkan fasilitas pengoperasian SPKLU, pihak PLN turut memperkenalkan ragam peluang kerja sama bisnis kepada UMM, di mana salah satunya melalui anak usaha PLN ICON+ yang menyediakan solusi layanan Integrated Business Solution (IBS) yang mencakup layanan konektivitas jaringan, aplikasi pendukung layanan energi, manajemen utilitas terpadu untuk listrik, gas, serta air, pembangunan PLTS, hingga berbagai lini layanan penunjang ekosistem kendaraan listrik.

Tidak berhenti sampai di situ, pihak PLN juga menawarkan skema pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC) sebagai salah satu instrumen solusi bagi institusi yang berniat mendapatkan pengakuan resmi atas penggunaan energi listrik yang bersumber secara murni dari pembangkit energi baru terbarukan.

Melalui jalinan kemitraan ini, PLN UID Jawa Timur secara konsisten terus mendorong pelibatan aktif dari berbagai elemen pemangku kepentingan termasuk lembaga institusi pendidikan, sektor dunia usaha, hingga lapisan masyarakat luas, guna mengakselerasi pembentukan ekosistem kendaraan listrik serta mendorong masifnya penggunaan energi hijau di wilayah Provinsi Jawa Timur.

“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi agar transisi energi memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Eric.

Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum Universitas Muhammadiyah Malang Ahmad Juanda memberikan penekanan bahwa pihak UMM memiliki komitmen kuat guna mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, yang diwujudkan tidak sebatas pada ranah sektor pendidikan formal semata, melainkan turut mengambil bagian nyata dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Selain menjalankan fungsi pendidikan, kami juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketahanan pangan dan ketahanan energi. Listrik merupakan energi alternatif yang mampu mendukung dekarbonisasi, meningkatkan efisiensi energi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Ahmad.

Terkini