Ancaman Purbaya: Potong Anggaran K/L Tak Patuh Arahan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:44:02 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bakal menggunakan kekuasaan pengaturan keuangan guna menjamin seluruh instansi pemerintah mematuhi arahan pemerintah.

Bahkan, ia menegaskan bahwa alokasi dana berisiko dipangkas bagi kementerian serta lembaga yang menolak selaras dengan kebijakan yang berlaku.

Ucapannya itu diungkapkan Purbaya ketika menanggapi keluhan dari sektor industri otomotif terkait kendala pada sektor pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua.

Ia mengaku baru memahami kendala tersebut karena sebelumnya tidak pernah mendapat aduan serupa.

"Jadi tadi, Pak Ketua, ketika Anda menyampaikan kepada kami mengenai hambatan yang terjadi di pasar kredit mobil dan kredit sepeda motor, saya cukup terkejut. Tidak ada seorang pun yang pernah melaporkan hal itu kepada kami. Lain kali, kalau Anda menemukan hal seperti itu, datanglah ke kementerian saya," ujar Purbaya dalam acara GAIKINDO International Automotive Conference, Selasa (4/8/2026).

Pada momen yang sama, Purbaya menerangkan bahwa Kementerian Keuangan mempunyai hak kendali atas pengaturan keuangan negara yang dinilai efektif sebagai alat pemaksa kedisiplinan berbagai instansi.

"Saya mengendalikan semua orang karena saya memiliki kekuatan anggaran. Siapa pun yang tidak mengikuti saya, anggarannya akan saya potong. Itu termasuk kepolisian, tentara, semua orang," katanya.

Walau demikian, Purbaya memastikan bahwa seluruh kewenangan tersebut pada hakikatnya bersumber dari hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto selaku pemimpin pemerintahan.

Terkini