Mendes PDT Tegaskan Isu Penutupan Warung Desa Adalah Hoaks

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:59:31 WIB
Mendes Bantah Kopdes Merah Putih Matikan Toko Kelontong di Desa [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto secara lugas menepis tuduhan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bertujuan menyingkirkan toko kelontong di kawasan daerah, khususnya pada tingkat desa serta kelurahan.

Secara lugas, Yandri menyatakan bahwa terdapat banyak narasi yang menyudutkan dirinya bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai rencana penghentian operasional warung di pedesaan.

"Menutup warung-warung warga di desa adalah berita bohong atau hoaks. Informasi tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), dan kami bersama Bapak Menko sudah melaporkannya ke Mabes Polri. Hal itu sama sekali tidak benar," urainya pada Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa kiprah Menko Pangan merupakan bagian dari perjuangan untuk rakyat kecil dan pelaku UMKM, sehingga dinilai amat tidak masuk akal jika warung-warung kecil yang menjadi tumpuan ekonomi warga desa bakal digusur.

"Demikian pula isu larangan berdagang dalam radius dua kilometer, itu juga tidak benar dan merupakan berita bohong," katanya kembali menegaskan.

Oleh sebab itu, edukasi mengenai hal ini juga dipaparkan dalam seminar yang mengundang sekitar 10 asosiasi desa di Sulawesi Selatan. Di antaranya Apdesi Merah Putih, Apdesi, Papdesi, Aksi, Gema Desa Nuswantoro, Kompakdesi, Abpednas, DPN PPDI dan lainnya.

Kemendes PDT memegang kepentingan yang amat besar dalam pengembangan koperasi desa, lantaran sumber daya yang dipakai berasal dari dana desa.

Yandri mengimbau seluruh pihak yang datang untuk mengawal keberhasilan serta kelancaran operasional koperasi tersebut. Sasarannya ialah guna mengaktualisasikan Asta Cita Presiden RI, yakni membangun Indonesia dimulai dari desa dan tingkatan paling bawah, supaya pemerataan ekonomi sekaligus pengurangan tingkat kemiskinan sungguh-sungguh terwujud, terutama di Provinsi Sulawesi Selatan.

"Saya memohon kepada seluruh kepala desa, anggota BPD, perangkat desa yang hadir di sini maupun yang mengikuti lewat siaran langsung, untuk sama-sama meluruskan informasi ini ke masyarakat luas. Mari kami jaga bersama agar tidak ada keraguan yang tidak berdasar," urainya.

Terkini