ORI030 Ludes Terjual, Catatkan Rekor Penjualan SBN Ritel Tertinggi

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:42:01 WIB
Penjualan ORI030 Tembus Rp40 Triliun dan Pecahkan Rekor SBN Ritel [FOTO: NET].

JAKARTA - Produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dengan seri ORI030 dilaporkan habis terjual lebih cepat apabila dibandingkan dengan jadwal masa penawaran awal yang sedianya diagendakan berlangsung pada tanggal 6 hingga 30 Juli 2026. 

Tepat pada hari Selasa (28/7/2026) lalu, akumulasi nilai penjualan ORI030 sukses menyentuh angka fantastis sebesar Rp40 triliun, yang sekaligus menorehkan rekor tertinggi penjualan produk SBN Ritel sepanjang sejarah.

Dari total perolehan angka penjualan senilai Rp40 triliun tersebut, sebesar Rp34 triliun merupakan hasil realisasi dari penjualan instrumen ORI030 dengan tenor masa investasi 3 tahun (ORI030T3), sementara sisa sebesar Rp6 triliun berasal dari penjualan produk ORI030 dengan tenor 6 tahun (ORI030T6).

Pencapaian angka penjualan yang luar biasa ini menempatkan ORI030 sebagai produk SBN Ritel dengan rekor penjualan terbesar di Indonesia, sekaligus menggeser posisi rekor dari seri-seri terdahulu.

Berada tepat di bawah pencapaian ORI030, rekor kepemilikan sebelumnya dipegang oleh produk ORI027 yang mencatatkan total angka penjualan sebesar Rp37,35 triliun. Menyusul di urutan berikutnya terdapat seri SR008 yang diterbitkan pada tahun 2016 silam dengan perolehan nilai penjualan mencapai Rp31,5 triliun.

Sebelumnya, Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, memberikan penjelasan bahwa tingginya tingkat serapan pasar terhadap instrumen ORI030 ini salah satunya dipicu oleh faktor jatuhnya tempo dari dua produk SBN Ritel sebelumnya, yakni ORI023-T3 dan SBR013-T2. Kedua instrumen tersebut memberikan suntikan tambahan likuiditas ke dalam sistem pasar sebesar Rp34,49 triliun.

”Selain itu, karakteristik ORI yang menawarkan kupon tetap, dijamin pemerintah, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder menjadikannya instrumen yang menarik, khususnya di tengah kondisi pasar keuangan yang masih cukup volatil. Kombinasi faktor tersebut turut mendorong tingginya antusiasme investor terhadap ORI030,” kata Novi kepada Bisnis, dikutip Minggu (26/7/2026).

Sebagai catatan detail penawaran, produk ORI030T3 memberikan penawaran tingkat imbal hasil kupon tetap sebesar 6,90 persen per tahun dengan besaran batas minimal pemesanan senilai Rp1 juta serta batas maksimal pemesanan mencapai Rp5 miliar.

Sementara itu, varian produk ORI030T6 menawarkan kupon tetap di angka 7 persen per tahun, dengan ketentuan minimal pemesanan sebesar Rp1 juta hingga batasan maksimal mencapai Rp10 miliar.

Berdasarkan informasi yang dilansir melalui laman resmi Ajaib Sekuritas, tercatat masih ada sejumlah rangkaian seri instrumen SBN Ritel lainnya yang dijadwalkan bakal diterbitkan oleh pihak pemerintah pada sisa kurun waktu tahun ini.

Deretan produk tersebut mencakup seri SR025 (Sukuk Ritel) yang masa penawarannya diagendakan mulai tanggal 21 Agustus 2026 hingga 16 September 2026.

Selanjutnya, terdapat produk SWR007 yang siap ditawarkan kepada publik mulai 4 September 2026 sampai dengan 21 Oktober 2026.

Kemudian, ada instrumen SBR015 (Savings Bond Ritel) yang jadwal masa penawarannya dibuka pada rentang 28 September 2026 hingga 22 Oktober 2026.

Sebagai penutup akhir tahun, pemerintah juga akan menerbitkan produk ST017 (Sukuk Tabungan) dengan kurun waktu penawaran dimulai dari tanggal 6 November 2026 hingga berakhir pada 2 Desember 2026.

Terkini