Prabowo Lantik Pamong Praja Muda IPDN di Jatinangor

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:30:32 WIB
Presiden Lantik Pamong Praja Muda IPDN Angkatan 33 [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengukuhkan pelantikan para kader pamong praja muda lulusan angkatan ke-33 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bertempat di kampus utama Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, sebagai tanda kesiapan mereka terjun mengabdi bagi masyarakat.

"Hari ini saudara telah memilih sebuah jalan hidup yang mulia, jalan hidup untuk mengabdi kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Presiden Prabowo Subianto dikutip dari siaran video Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.

Kepala Negara mengemukakan bahwa jalur pengabdian yang dipilih oleh para pamong praja muda tersebut bukanlah rute yang mudah, melainkan medan perjuangan yang sarat akan hambatan, hambatan, tantangan, serta menuntut adanya kesediaan berkorban segenap jiwa dan raga.

Ia menegaskan secara tegas bahwa harkat dan martabat seorang aparatur negara sama sekali tidak ditentukan oleh tinggi rendahnya jabatan atau pangkat yang melekat pada dirinya, melainkan bersumber dari seberapa besar kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga masyarakat.

Menurut pandangan Prabowo, rakyat Indonesia pada masa sekarang sangat mengharapkan sekaligus menuntut hadirnya jajaran birokrasi pemerintahan yang mendedikasikan diri secara jujur, berdisiplin tinggi, bersih dari praktik lancung, bebas korupsi, serta bernyali mengambil tindakan taktis di lapangan.

"Rakyat kami tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kami tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya," katanya.

Sebelum prosesi pelantikan ini dilangsungkan, segenap pamong praja muda dari angkatan tersebut sempat dikerahkan secara langsung selama kurun waktu satu bulan guna membantu penanganan darurat bencana alam yang melanda wilayah Provinsi Aceh.

Presiden turut memberikan penekanan bahwa para pamong praja muda ini memegang peran sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan yang nantinya menjadi penentu utama sukses tidaknya implementasi pelbagai program pembangunan nasional di masa mendatang.

Di dalam menunaikan kewajiban pengabdiannya di tengah masyarakat, para aparatur anyar tersebut juga diwajibkan untuk senantiasa merajut dan memperkuat sinergi serta kolaborasi bersama jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah penugasannya masing-masing.

Terkini