Pembangunan Hunian Sementara Senen Dimulai, WIKA Target Rampung Juni 2026

Rabu, 08 April 2026 | 15:15:19 WIB
Pembangunan Hunian Sementara Senen Dimulai, WIKA Target Rampung Juni 2026

JAKARTA - Upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat perkotaan kembali digencarkan melalui proyek terbaru di kawasan strategis ibu kota. 

Di tengah kepadatan wilayah Jakarta Pusat, pembangunan hunian sementara atau huntara di kawasan Senen mulai direalisasikan sebagai bagian dari solusi penataan kawasan padat dan peningkatan kualitas hidup warga.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, khususnya bagi masyarakat yang selama ini tinggal di area dengan risiko tinggi. Proyek tersebut juga dirancang agar tetap mendukung aktivitas ekonomi warga sekaligus terhubung dengan sistem transportasi publik.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memulai pembangunan Proyek Hunian Sementara (Huntara) di Kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Proyek ini diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan BP BUMN serta Danantara sebagai tindaklanjut komitmen Presiden Prabowo dalam menghadirkan hunian layak di kawasan padat sekitar stasiun Pasar Senen dan Tanah Abang.

Tujuan Proyek Huntara untuk Relokasi Warga dan Tingkatkan Kualitas Hidup

Proyek Huntara di Kawasan Senen ini ditujukan untuk menjadi tempat hunian untuk relokasi warga yang menempati bantaran rel kereta api guna meningkatkan kualitas hidup dan keamanan, tanpa menghilangkan akses terhadap aktivitas ekonomi sekaligus terintegrasi dengan transportasi publik.

Dengan konsep tersebut, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal sementara, tetapi juga memastikan keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat yang direlokasi.

Spesifikasi Unit Huntara dan Fasilitas Lengkap yang Disediakan WIKA

Dalam proyek ini, WIKA mengerjakan 113 unit hunian sementara (huntara) modular dari total 324 unit. Setiap unit memiliki luas ±4,5 x 4,5 meter dan dilengkapi fasilitas dasar seperti air bersih PDAM, listrik, fasilitas umum, ruang terbuka, serta infrastruktur pendukung seperti jalan akses, drainase, musholla, taman bermain, dan dapur umum.

Fasilitas tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar penghuni sekaligus menciptakan lingkungan yang layak dan nyaman selama masa relokasi berlangsung.

Target Penyelesaian Proyek Huntara Senen dan Skema Pengerjaan Kolaboratif

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menyebutkan proyek dimulai pada 3 April 2026 dan ditargetkan selesai pada 15 Juni 2026 dengan skema kontrak design and build. Pelaksanaan dilakukan secara kolaboratif lintas BUMN dan mitra kerja guna memastikan percepatan pembangunan yang tetap mengedepankan kualitas.

“Proyek hunian di Senen ini menjadi wujud dukungan WIKA dalam menghadirkan solusi hunian yang tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga terintegrasi dengan sistem transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Agung.

Progres Awal Pembangunan dan Peran Strategis WIKA Dukung Program Pemerintah

Melalui proyek ini, WIKA menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal yang meliputi pembersihan lahan, pekerjaan tanah, serta mobilisasi material dan peralatan. Proses konstruksi akan terus dipercepat guna mencapai target penyelesaian sesuai jadwal.

Dengan percepatan yang dilakukan sejak tahap awal, proyek ini diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih aman, layak, dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung di kawasan perkotaan.

Terkini