JAKARTA - Pada 8 April 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU utama masih stabil.
Produk BBM dari Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Energy tetap mengikuti tarif yang berlaku sejak Maret 2026 sehingga belum ada perubahan harga di awal April.
Pemerintah menegaskan kondisi ini tetap dipertahankan sementara. Kenaikan harga minyak dunia belum diikuti penyesuaian BBM domestik, dengan tujuan menjaga stabilitas harga dan mencegah tekanan tambahan pada daya beli masyarakat.
Meskipun harga saat ini stabil, pemerintah tetap memantau BBM secara berkala. Evaluasi dilakukan sesuai dinamika pasar energi global, sehingga kemungkinan perubahan tetap ada.
Langkah ini penting untuk menjaga konsumen dari fluktuasi harga mendadak, terutama bagi sektor transportasi dan logistik yang bergantung pada energi minyak.
Harga BBM Pertamina
PT Pertamina sebelumnya menaikkan harga BBM non-subsidi pada 1 Maret 2026, dengan penyesuaian antara Rp200 hingga Rp950 per liter, sementara BBM subsidi tetap stabil.
Memasuki bulan April, harga BBM masih mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak Maret. Hingga 8 April 2026, belum ada kebijakan terbaru mengenai perubahan tarif.
Rincian harga BBM Pertamina di wilayah Jawa per 8 April 2026 adalah:
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter
Dexlite (CN 51): Rp14.200 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500 per liter
Harga ini menunjukkan kestabilan tarif meski harga minyak dunia berfluktuasi, sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat.
Harga BBM Shell, BP, dan Vivo
Shell Indonesia menyesuaikan harga BBM pada awal Maret 2026. Hingga 8 April 2026, harga masih mengikuti penyesuaian tersebut:
Shell Super (RON 92): Rp12.390 per liter
Shell V-Power (RON 95): Rp12.500 per liter
Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp12.720 per liter
Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp14.620 per liter
SPBU BP-AKR juga melakukan penyesuaian awal Maret 2026, dengan rincian:
BP 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
BP Ultimate (RON 95): Rp12.500 per liter
BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp14.620 per liter
Vivo Energy Indonesia menyesuaikan harga BBM pada awal Maret. Hingga 8 April 2026, harga masih stabil:
Revvo 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
Revvo 95 (RON 95): Rp12.930 per liter
Diesel Primus Plus (CN 51): Rp14.610 per liter
Kondisi ini menegaskan konsistensi harga BBM antar merek untuk menjaga stabilitas pasar domestik.
Harga BBM Pertamina di Seluruh Wilayah
Berikut daftar harga BBM Pertamina per April 2026 di seluruh Indonesia, masih mengikuti penyesuaian awal Maret 2026:
Sumatera & Sekitarnya
Aceh: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
FTZ Sabang: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.550, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp13.250
Sumatera Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
Sumbar, Riau, Kepri: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.650, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.800, Pertamina Dex Rp15.100
Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
FTZ Batam: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.750, Pertamax Turbo Rp12.400, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp13.450, Pertamina Dex Rp13.800
Jawa & Bali
DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.300, Pertamax Green 95 Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.100, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.200, Pertamina Dex Rp14.500
Bali & NTB: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.300, Pertamax Turbo Rp13.100, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.200, Pertamina Dex Rp14.500
NTT: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
Kalimantan
Kalbar, Kalteng, Kaltim: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
Kalsel & Kaltara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.650, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.800, Pertamina Dex Rp15.100
Sulawesi
Seluruh provinsi: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
Maluku & Papua
Maluku & Malut: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500
Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Pertamax Turbo Rp13.350, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500
Papua Barat & Papua Barat Daya: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp14.500, Pertamina Dex Rp14.800
Catatan dan Prospek Perubahan
Meskipun harga BBM stabil pada 8 April 2026, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan pasar energi global. Kenaikan harga minyak internasional bisa memicu penyesuaian BBM domestik, sehingga evaluasi berkala tetap dilakukan.
Stabilitas harga penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi sektor transportasi, logistik, dan industri yang bergantung energi. Pemerintah menekankan juga pentingnya diversifikasi energi, termasuk pemanfaatan mobil listrik dan energi terbarukan sebagai antisipasi fluktuasi harga BBM global.
Langkah ini memastikan harga BBM tetap terjangkau dan konsisten di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah menjadikan stabilitas harga BBM sebagai bagian dari strategi menjaga ekonomi dan kesejahteraan publik di awal April 2026.