Pajak mobil mewah adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemilik kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor, yang termasuk dalam kategori barang mewah.
Pajak ini tidak hanya berlaku pada saat pembelian kendaraan, yang dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), tetapi juga pada pemakaian kendaraan tersebut setiap tahunnya.
Bagi pemilik kendaraan seperti ini, penting untuk memahami cara menghitung pajak kendaraan, tarif progresif yang berlaku, serta aturan pelaporan SPT Pajaknya.
Berikut adalah cara dan ketentuan mengenai pajak mobil mewah di Indonesia yang perlu kamu ketahui.
Aturan Mobil Mewah Menurut Pajak
Pajak untuk mobil mewah diatur dalam ketentuan PPnBM atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditetapkan oleh pemerintah.
Ketentuan mengenai pajak untuk kendaraan mewah ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2014 serta PMK – 64/PMK.011 Tahun 2014. Pajak ini dikenakan pada kendaraan jenis mobil tertentu.
Adapun mengenai tarif pajak kendaraan bermotor mewah, hal ini diatur dalam beberapa peraturan pemerintah, yaitu PP Nomor 22 Tahun 2014 dan PP Nomor 41 Tahun 2013.
Aturan tersebut mengelompokkan barang yang dikenakan pajak, termasuk kendaraan bermotor yang masuk dalam kategori barang mewah.
Dalam PP Nomor 22 Tahun 2014, terdapat beberapa ketentuan yang digunakan untuk menghitung besaran PPnBM pada mobil mewah, yaitu:
1. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 10%:
- Kendaraan bermotor yang dapat mengangkut 1 hingga 15 orang, termasuk pengemudi.
- Kendaraan bermotor dengan mesin diesel/semi-diesel tanpa batasan kapasitas silinder.
- Kendaraan selain sedan atau station wagon yang dapat mengangkut kurang dari 10 orang, termasuk pengemudi, dan menggunakan mesin diesel atau semi-diesel.
- Kendaraan dengan penggerak satu gardan 4×2 dengan kapasitas mesin hingga 1500 cc.
2. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 20%:
- Kendaraan bermotor yang dapat mengangkut kurang dari 10 orang, termasuk pengemudi.
- Kendaraan selain sedan atau station wagon yang menggunakan mesin diesel/semi-diesel dengan penggerak satu gardan 4×2 dan kapasitas mesin lebih dari 1.500 cc hingga 2.500 cc.
- Kendaraan dengan kabin ganda dalam bentuk bak terbuka.
3. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 30%:
- Kendaraan bermotor yang dapat mengangkut kurang dari 10 orang, termasuk pengemudi.
- Kendaraan bermotor jenis sedan atau station wagon dengan mesin diesel atau semi-diesel dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc.
- Kendaraan bermotor selain sedan atau station wagon dengan mesin diesel/semi-diesel.
- Kendaraan dengan penggerak dua gardan (4×4) dan kapasitas mesin 1.500 cc.
4. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 40%:
- Kendaraan bermotor selain sedan atau station wagon.
- Kendaraan dengan penggerak satu gardan (4×2) dan kapasitas mesin lebih dari 2.500 cc hingga 3.000 cc.
5. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 50%:
- Semua jenis kendaraan khusus yang digunakan untuk keperluan golf.
6. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 60%:
- Kendaraan khusus yang dirancang untuk perjalanan di atas salju, pantai, gunung, atau medan sejenis.
7. Kendaraan Bermotor yang Dikenakan PPnBM sebesar 125%:
- Kendaraan bermotor yang mengangkut kurang dari 10 orang, termasuk pengemudi.
- Kendaraan jenis sedan atau station wagon.
- Kendaraan selain sedan atau station wagon dengan penggerak satu gardan 4×2.
- Kendaraan dengan penggerak dua gardan (4×4) dan kapasitas mesin lebih dari 3.000 cc.
- Kendaraan bermotor yang mengangkut kurang dari 10 orang, termasuk pengemudi, dengan mesin diesel/semi-diesel berupa sedan atau station wagon.
- Kendaraan selain sedan atau station wagon dengan penggerak satu gardan (4×2) dan dua gardan penggerak (4×4) dengan kapasitas mesin lebih dari 2.500 cc.
- PPnBM sebesar 125% juga dikenakan pada trailer, semi-trailer, dan tipe karavan.
Jenis Mobil yang Terkena Pajak Barang Mewah
Mobil yang dikenakan pajak barang mewah umumnya termasuk dalam kategori kendaraan supercar. Supercar dikenal dengan desain aerodinamis dan mesin bertenaga tinggi, mampu mencapai kecepatan hingga 320 kilometer per jam.
Di Indonesia, supercar biasanya dikategorikan berdasarkan kapasitas mesin, yakni antara 3.000 hingga 5.000 cc.
Selain itu, supercar juga termasuk dalam kategori mobil impor utuh atau Completely Built Up (CBU), sehingga dikenakan tidak hanya Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), tetapi juga PPh Pasal 22 atau pajak impor sebesar 10 persen.
Beberapa produsen mobil supercar terkenal di antaranya Lamborghini, Ferrari, Porsche, dan lainnya. Selain itu, mobil-mobil SUV dan sedan dua pintu yang memiliki harga miliaran Rupiah juga dikenakan pajak barang mewah.
Pajak untuk Mobil Ferrari dan Lamborghini
Di Indonesia, pajak untuk mobil mewah, termasuk Ferrari dan Lamborghini, dapat mencapai 125 persen dari PPn 10 persen. Dengan demikian, semakin mahal harga mobil, semakin tinggi pula pajak yang harus dibayar.
Hal ini menunjukkan bahwa hanya individu dengan penghasilan di atas rata-rata yang mampu membeli mobil mewah seperti itu.
Sebagai informasi, terdapat dua jenis pajak yang harus dibayar oleh pemilik mobil mewah, yaitu Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pajak barang mewah berdasarkan kepemilikan.
Untuk BBNKB, tarifnya adalah 10 persen dari harga kendaraan, sementara untuk PKB, tarifnya adalah 1,5 persen dari nilai jual kendaraan.
Sebagai contoh, jika seorang pemilik mobil Lamborghini Aventador LP700 4 Roadster dengan harga Rp 13 miliar, maka untuk BBNKB dikenakan biaya sebesar Rp 1,3 miliar.
Sementara itu, untuk PKB, biaya yang dikenakan adalah 1,5 persen dari Rp 13 miliar, yaitu sebesar Rp 195 juta. Selain itu, ada juga biaya tambahan berupa Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) sebesar Rp 140 ribu.
Dengan demikian, total pajak yang harus dibayar untuk Lamborghini Aventador tersebut adalah Rp 1,3 miliar (BBNKB) + Rp 195 juta (PKB) + Rp 140 ribu (SWDKLLJ), yang totalnya mencapai Rp 1,495 miliar.
Pajak untuk mobil mewah ini dikenakan oleh pemerintah pusat dan daerah. Di tingkat pusat, pajak yang dikenakan meliputi PPN dan PPnBM yang dipungut saat pembelian mobil mewah.
Sementara itu, di tingkat daerah, pajak yang dikenakan adalah PKB dan BBNKB. Namun, jika kebijakan relaksasi pajak mobil 0 persen diterapkan, maka PKB dan BBNKB tidak akan dikenakan.
Pajak ini dihitung berdasarkan nilai jual kendaraan dan bobot kerusakan jalan yang ditimbulkan oleh kendaraan tersebut.
Bobot kerusakan dihitung dengan mempertimbangkan faktor seperti tekanan kendaraan, jenis bahan bakar, jenis kendaraan, penggunaan, serta tahun pembuatan kendaraan.
Tarif PKB ditetapkan dengan batasan antara 1 persen hingga 2 persen untuk kepemilikan pertama. Sedangkan untuk kepemilikan kedua dan seterusnya, dikenakan tarif progresif antara 2 persen hingga 10 persen.
Mengingat besarnya nominal pajak yang harus dibayar, pemilik mobil mewah diimbau untuk memenuhi kewajiban pajaknya tepat waktu.
Hal ini penting karena banyak kasus pemilik mobil mewah yang dikenakan sanksi berupa denda, pemblokiran, hingga penyitaan kendaraan jika kewajiban pajaknya tidak dipenuhi.
Pajak Mobil Mewah di Indonesia
Pajak mobil mewah di Indonesia memiliki aturan khusus yang wajib dipahami oleh para pemilik kendaraan kelas premium. Berikut ini ulasan selengkapnya.
1. Pajak mobil Toyota
Jumlah pajak untuk mobil Toyota ditentukan oleh harga serta jenisnya. Selain itu, besaran pajak ini juga akan berbeda jika dibandingkan dengan mobil yang sudah lama atau mobil bekas.
Berikut ini adalah daftar pajak untuk mobil mewah Toyota berdasarkan tahun produksinya:
Pajak mobil Toyota Alphard
- Alphard 2.5 S tahun 2019: Rp17.153.000
- Alphard 2.5 X AT tahun 2019: Rp15.683.000
- Alphard 2.5 G AT tahun 2019: Rp18.203.000
- Alphard 3.5 Q AT tahun 2019: Rp29.585.000
- Alphard 2.5 G Hybrid tahun 2019: Rp21.668.000
- Alphard SC 2.5 AT tahun 2020: Rp25.660.000
- Alphard 2.5 G AT tahun 2020: Rp17.380.000
- Alphard 2.5 X AT tahun 2020: Rp14.880.000
- Alphard 3.5 Q AT tahun 2020: Rp28.040.000
- Alphard 2.5 G HYBRID 4 WAT tahun 2020: Rp22.100.000
Pajak mobil Toyota Camry
- Camry 2.5 G AT tahun 2019: Rp9.600.000
- Camry 2.5 V AT tahun 2019: Rp10.120.000
- Camry 2.5 Hybrid AT tahun 2019: Rp12.620.000
- Camry 2.5 G AT tahun 2020: Rp9.680.000
- Camry 2.5 V AT tahun 2020: Rp10.220.000
- Camry 2.5 Hybrid AT tahun 2020: Rp12.800.000
Pajak mobil Land Cruiser
- L.Cruis Prado 2.7 AT tahun 2019: Rp21.060.000
- Landcruise 200 STD AT tahun 2019: Rp31.300.000
- LC 70 4.5 Wagon4X4MT tahun 2019: Rp26.960.000
- LC 70 Troop Carrier tahun 2019: Rp12.420.000
- LC70 42TROOCARR4X4M tahun 2019: Rp14.220.000
- LC70 45TROPCARR4X4MT tahun 2019: Rp16.180.000
- LCRUISER200VXR 4X4AT tahun 2019: R6.540.000
- LANDCRUIS 200 STD AT tahun 2020: 31.760.000
- LC 70 4.5 WAGON4X4MT tahun 2020: Rp28.840.000
- LC 70 TROOP CARRIER tahun 2020: Rp12.460.000
- LC70 42TROOPCARR4X4M tahun 2020: Rp14.580.000
- LC70 45TROPCARR4X4MT tahun 2020: Rp16.220.000
- LCRUISER200VXR 4X4AT: 2020: Rp36.860.000
2. Pajak Mobil Honda
Berikut ini daftar pajak untuk mobil mewah honda berdasarkan tipe dan tahun kendaraannya:
Pajak mobil Honda Accord
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2014 | Rp6,1 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2014 | Rp5,8 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2015 | Rp6,2 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2015 | Rp6,1 juta – Rp6,9 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2016 | Rp6,3 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2016 | Rp6,5 juta – Rp7,7 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2017 | Rp6,3 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2017 | Rp7,2 juta – Rp7,7 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2018 | Rp6,3 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2018 | Rp7,6 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI A/T | 2019 | Rp6,3 jutaan |
| Honda Accord 1.5TC EL CVT | 2019 | Rp8,2 jutaan |
| Honda Accord 1.5TC EL CVT | 2020 | Rp8,3 jutaan |
| Honda Accord CR2 2.4 VTI-L A/T | 2020 | Rp7,8 jutaan |
| Honda Accord 1.5TC EL CVT | 2021 | Rp8,4 jutaan |
| Honda Accord 1.5TC EL CVT | 2022 | Rp8,6 jutaan |
Pajak mobil Honda Civic
| Honda Civic 1.5L A/T | 2003 | Rp1,9 jutaan |
| Honda Civic 1.3LX A/T | 2003 | Rp1,7 jutaan |
| Honda Civic 1.3 CBU Japan | 2003 | Rp1,8 jutaan |
| Honda Civic 1.5 CBU Japan | 2003 | Rp2 jutaan |
| Honda Civic GD8 IDSI 1.5 M/T | 2004 | Rp1,3 jutaan |
| Honda Civic GD3 1.5 IDSI M/T | 2004 | Rp1,4 jutaan |
| Honda Civic GD3 1.5 IDSI A/T | 2005 | Rp1,5 jutaan |
| Honda Civic GDS 1.5 VTI A/T | 2005 | Rp1,7 jutaan |
| Honda Civic GD8 IDSI 1.5 A/T | 2006 | Rp1,7 jutaan |
| Honda Civic GD36 1.5S VTI A/T dan M/T | 2006 | Rp1,7 jutaan sampai Rp1,8 jutaan |
| Honda Civic GD36 1.5S VTI M/T | 2007 | Rp1,7 jutaan |
| Honda Civic 1.5 IDSI M/T | 2007 | Rp1,4 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S M/T | 2008 | Rp1,9 jutaan |
| Honda Civic GD3 1.5 VTI M/T | 2008 | Rp1,9 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S M/T | 2009 | Rp2 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5E A/T | 2009 | Rp2,4 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5E A/T | 2010 | Rp2,6 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S A/T | 2010 | Rp2,5 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5E M/T | 2011 | Rp2,6 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S M/T | 2011 | Rp2,2 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5E A/T | 2012 | Rp2,7 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S A/T | 2012 | Rp2,4 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5E M/T | 2013 | Rp2,6 jutaan |
| Honda Civic GE8 1.5S M/T | 2013 | Rp2,4 jutaan |
| Honda Civic 1.5S A/T | 2014 | Rp2,7 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS CVT | 2014 | Rp2,9 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS M/T | 2015 | Rp2,9 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS Plus CVT | 2015 | Rp3,2 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS CVT | 2016 | Rp3,1 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS Plus CVT | 2016 | Rp3,2 jutaan |
| Honda Civic 1.5A CVT | 2017 | Rp2,5 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS CVT | 2017 | Rp3,2 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS CVT | 2018 | Rp3,3 jutaan |
| Honda Civic 1.5 S CVT | 2018 | Rp2,9 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS M/T | 2019 | Rp3,2 jutaan |
| Honda Civic 1.5 RS Plus CVT | 2019 | Rp3,3 jutaan |
3. Pajak Mobil BMW
Daftar harga pajak untuk mobil mewah BMW berdasarkan tipe dan tahunnya:
Pajak BMW tahun 2020
| 218I ACTIVE TOURER AT | 2020 | Rp10.960.000 |
| 218I GRAN TOURER AT | 2020 | Rp12.440.000 |
| 530I TOURING AT | 2020 | Rp25.980.000 |
| 540I XDRIVE TOUR AT | 2020 | Rp18.900.000 |
| 630I GRAN TURISMO AT | 2020 | Rp28.320.000 |
| I3S AT | 2020 | Rp17.540.000 |
| M135I XDRIVE AT | 2020 | Rp17.500.000 |
| X1 SDRIVE 18I AT | 2020 | Rp12.320.000 |
| X1 SDRIVE 20D AT | 2020 | Rp10.060.000 |
| X1 SDRIVE 18I F48 AT | 2020 | Rp12.140.000 |
| X2 SDRIVE 18I AT | 2020 | Rp14.780.000 |
| 320D | 2020 | Rp12.580.000 |
| 320D CKD AT | 2020 | Rp12.640.000 |
| 330E AT | 2020 | Rp19.760.000 |
| 330I CKD AT | 2020 | Rp15.480.000 |
| 340I LIMOUSINE AT | 2020 | Rp19.220.000 |
| 428I CONVERTIBLE AT | 2020 | Rp17.260.000 |
| 428I GRAN COUPE AT | 2020 | Rp15.840.000 |
| 430I CONVERTIBLE AT | 2020 | Rp22.620.000 |
| 435I COUPE AT | 2020 | Rp16.940.000 |
| 440I COUPE AT | 2020 | Rp22.960.000 |
| 520 I AT | 2020 | Rp18.000.000 |
| 520D AT | 2020 | Rp18.000.000 |
| 520D CKD AT | 2020 | Rp18.000.000 |
| 520D G30 CKD AT | 2020 | Rp18.000.000 |
| 520I CKD AT | 2020 | Rp11.620.000 |
| 520I G30 CKD AT | 2020 | Rp18.000.000 |
| 520I G30 CKD-A7 AT | 2020 | Rp18.960.000 |
| 528I CKD AT | 2020 | Rp13.340.000 |
| 530I CKD AT | 2020 | Rp20.480.000 |
| 530I LIMOUSINE AT | 2020 | Rp24.420.000 |
| 535I AT | 2020 | Rp21.560.000 |
| 640I COUPE AT | 2020 | Rp30.780.000 |
| 640I GRAN COUPE AT | 2020 | Rp23.320.000 |
| 730 LI AT | 2020 | Rp30.260.000 |
| 730LI G12 CKD AT | 2020 | Rp30.420.000 |
| 740 LI AT | 2020 | Rp34.560.000 |
| 740LI 7E22 AT | 2020 | Rp34.560.000 |
| 740LI G12 CKD AT | 2020 | Rp38.700.000 |
| 750 LI AT | 2020 | Rp66.760.000 |
| 840I COUPE AT | 2020 | Rp31.380.000 |
| 840I GRAN COUPE AT | 2020 | Rp30.160.000 |
| I8 RHD AT | 2020 | Rp62.620.000 |
| I8 ROADSTER AT | 2020 | Rp71.380.000 |
| M 135I XDRIVE AT | 2020 | Rp17.500.000 |
| M2 COMPETITION AT | 2020 | Rp22.700.000 |
Berita LainnyaTerkiniCara Melihat Username LinkedIn dengan Mudah. Ikuti Panduan Lengkapnya!Kamis, 15 Januari 2026 | 20:22:37 WIB
Stella Christie Dorong Kampus Riset Jadi Kekuatan Strategis Sains dan Pertahanan IndonesiaKamis, 15 Januari 2026 | 12:35:56 WIB
Presiden Prabowo Fokus Perkuat Pendidikan Tinggi Lewat Diskusi Strategis NasionalKamis, 15 Januari 2026 | 12:35:54 WIB
Wamendiktisaintek Pastikan Dosen Peneliti Terima Insentif Langsung Tahun 2026Kamis, 15 Januari 2026 | 12:35:52 WIB
Indonesia Perkuat Kerja Sama Strategis Pendidikan Tinggi dan Riset dengan JepangKamis, 15 Januari 2026 | 12:35:51 WIB
|