Panduan 9 Makanan Penunjang Imun Tubuh Cocok Saat Sahur dan Berbuka

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:53:04 WIB
Panduan 9 Makanan Penunjang Imun Tubuh Cocok Saat Sahur dan Berbuka

JAKARTA - Menjalani puasa Ramadan membawa perubahan pola makan karena tubuh hanya menerima asupan saat sahur dan berbuka. 

Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh lebih rentan jika tidak diimbangi dengan nutrisi yang tepat. Oleh karena itu, memilih makanan penambah imun tubuh sangat penting agar daya tahan tubuh tetap optimal sepanjang hari.

Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin, mineral, dan antioksidan saat sahur maupun berbuka membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga kesehatan sel. 

Berikut panduan sembilan makanan yang baik dikonsumsi selama Ramadan untuk mendukung sistem imun, lengkap dengan tips konsumsi.

1. Buah Citrus – Sumber Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh

Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali terkenal kaya vitamin C. Nutrisi ini berperan penting dalam produksi sel darah putih, sel yang bertugas melawan infeksi. Mengutip Health (Rabu, 11 Maret), vitamin C membantu menjaga tubuh tetap fit selama puasa.

Tips konsumsi: Nikmati buah citrus saat sahur untuk energi pagi atau berbuka untuk menyegarkan tubuh setelah seharian berpuasa. Potong buah menjadi irisan atau buat jus segar tanpa tambahan gula untuk hasil maksimal.

2. Pepaya – Kaya Antioksidan dan Enzim Pencernaan

Pepaya mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh. Buah ini juga memiliki enzim papain, yang membantu menjaga pencernaan tetap sehat. Mengonsumsi pepaya saat berbuka membantu tubuh memperoleh kembali nutrisi yang hilang selama berpuasa.

Tips konsumsi: Potong pepaya segar atau buat jus untuk berbuka. Pepaya matang lebih mudah dicerna dan terasa manis alami tanpa gula tambahan.

3. Ikan Berlemak – Sumber Omega-3 untuk Sistem Imun

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan asam lemak omega-3, yang mendukung fungsi sel imun dan membantu mengurangi peradangan. Selain itu, ikan berlemak memberikan energi yang lebih stabil selama puasa.

Tips konsumsi: Panggang atau kukus ikan saat sahur untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna dan tetap lezat.

4. Sayuran Hijau – Vitamin A dan Antioksidan untuk Tubuh

Sayuran hijau seperti bayam dan kale mengandung vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang membantu melawan infeksi serta menjaga kesehatan sel. Konsumsi sayuran hijau saat sahur sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Tips konsumsi: Tambahkan sayuran hijau ke omelet, sup, atau salad saat sahur. Sayuran hijau mentah atau dikukus ringan mempertahankan kandungan vitaminnya.

5. Yoghurt – Probiotik untuk Keseimbangan Usus

Yoghurt mengandung probiotik yang menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Kesehatan usus berperan penting dalam mendukung sistem imun. Mengonsumsi yoghurt saat berbuka membantu pencernaan tetap nyaman setelah seharian berpuasa.

Tips konsumsi: Pilih yoghurt plain tanpa gula tambahan, kombinasikan dengan buah segar atau madu untuk cita rasa lebih lezat dan tetap sehat.

6. Bawang Putih – Sumber Allicin untuk Kekebalan Tubuh

Bawang putih memiliki senyawa allicin, yang dikenal dapat meningkatkan sistem imun. Senyawa ini juga memiliki sifat antimikroba yang membantu melawan bakteri dan virus.

Tips konsumsi: Tambahkan bawang putih ke masakan sahur atau berbuka, misalnya tumisan sayur, sup, atau sambal sehat, untuk menjaga kesehatan tubuh secara alami.

7. Jahe – Anti-inflamasi dan Hangatkan Tubuh

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Kandungan gingerol, shogaol, paradol, dan zingerone juga meredakan ketidaknyamanan tenggorokan dan memberikan sensasi hangat. Minuman jahe hangat sering menjadi pilihan nyaman untuk berbuka puasa.

Tips konsumsi: Seduh jahe segar dengan air hangat atau kombinasikan dengan madu untuk minuman buka puasa yang menenangkan dan menyehatkan.

8. Paprika Merah – Vitamin C Tinggi dan Beta Karoten

Paprika merah kaya vitamin C dan beta karoten, yang baik untuk kesehatan kulit dan mata. Menambahkan paprika dalam menu sahur atau berbuka membantu meningkatkan asupan nutrisi harian.

Tips konsumsi: Potong paprika untuk salad, tumisan, atau sup agar lebih berwarna dan bergizi. Paprika mentah juga bisa dicocol dengan hummus atau saus sehat.

9. Kacang-Kacangan – Protein Nabati dan Mineral Penting

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang tanah mengandung protein nabati, vitamin E, dan mineral yang mendukung fungsi sel imun. Kacang juga membantu menjaga energi lebih lama saat puasa.

Tips konsumsi: Nikmati kacang sebagai camilan sehat di antara waktu berbuka dan sahur, atau campurkan ke yoghurt dan salad untuk tekstur renyah.

Puasa Ramadan mengharuskan tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan. Dengan memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka, tubuh tetap sehat dan sistem imun terjaga. 

Mengonsumsi buah citrus, pepaya, ikan berlemak, sayuran hijau, yoghurt, bawang putih, jahe, paprika merah, dan kacang-kacangan membantu menjaga daya tahan tubuh dan menyediakan energi yang stabil.

Memasukkan makanan ini ke menu harian selama Ramadan membuat puasa lebih nyaman, tubuh tetap fit, dan risiko infeksi dapat diminimalkan. Dengan strategi makan yang tepat, ibadah puasa menjadi lebih lancar dan bermanfaat untuk kesehatan jangka panjang.

Terkini