Harga Emas Antam Stabil Senin, 2 Maret 2026, Berikut Rinciannya

Senin, 02 Maret 2026 | 09:10:19 WIB
Harga Emas Antam Stabil Senin, 2 Maret 2026, Berikut Rinciannya

JAKARTA - Memasuki perdagangan awal pekan, harga emas batangan produksi PT Antam Tbk terpantau belum mengalami perubahan. 

Pada Senin pagi, 2 Maret 2026, harga yang berlaku masih mengacu pada pembaruan terakhir yang dirilis pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar domestik masih bergerak stabil sembari mencermati dinamika global yang memengaruhi harga logam mulia.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 3.085.000 per gram. Angka tersebut menjadi patokan utama dalam transaksi hari ini. 

Seperti biasa, pembaruan harga emas Antam dilakukan setiap hari pada pukul 08.30 WIB, sehingga investor dan calon pembeli dapat memantau perubahan harga secara berkala.

Emas batangan produksi PT Antam Tbk tersedia dalam beragam pilihan berat. Ukuran yang ditawarkan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram.

Ragam pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi investor untuk menentukan nominal pembelian sesuai kebutuhan, tujuan investasi, serta kemampuan finansial masing-masing. Fleksibilitas ini pula yang membuat emas batangan tetap diminati sebagai instrumen lindung nilai jangka panjang.

Harga emas Antam hari ini

Berikut rincian harga emas Antam terbaru hari ini, Senin, 2 Maret 2026:

0,5 gram: Rp 1.592.500
1 gram: Rp 3.085.000
2 gram: Rp 6.110.000
3 gram: Rp 9.140.000
5 gram: Rp 15.200.000
10 gram: Rp 30.345.000
25 gram: Rp 75.737.000
50 gram: Rp 151.395.000
100 gram: Rp 302.712.000
250 gram: Rp 756.515.000
500 gram: Rp 1.512.820.000
1.000 gram (1 kg): Rp 3.025.600.000

Rincian tersebut menjadi referensi penting bagi masyarakat yang ingin melakukan pembelian emas batangan. Stabilnya harga pada awal pekan ini memberikan gambaran bahwa belum ada sentimen signifikan di pasar domestik yang mendorong perubahan harga dalam waktu dekat. 

Namun demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan global yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga selanjutnya.

Ketentuan pajak pembelian dan buyback emas Antam

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi pembelian maupun buyback emas batangan Antam dikenakan pajak. Aturan ini menjadi bagian penting yang perlu dipahami oleh setiap investor sebelum melakukan transaksi.

Untuk pembelian emas, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi perpajakan.

Sementara itu, untuk penjualan kembali (buyback) emas ke PT Antam Tbk dengan nilai transaksi lebih dari Rp 10 juta, berlaku tarif 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. 

Pajak buyback tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi, sehingga dana yang diterima penjual merupakan nilai bersih setelah dikurangi kewajiban pajak.

Ketentuan pajak ini berpengaruh pada perhitungan keuntungan bersih investor. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap tarif dan mekanisme pemotongan pajak menjadi aspek penting dalam menyusun strategi investasi emas. Dengan memperhitungkan pajak sejak awal, investor dapat mengelola ekspektasi keuntungan secara lebih realistis.

Proyeksi harga emas

Di pasar global, harga emas diproyeksi kembali mencetak rekor baru seiring memanasnya konflik Iran dan Israel yang turut menyeret Amerika Serikat (AS). Ketegangan geopolitik tersebut mendorong permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas.

Analis komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, jika eskalasi terus berlanjut, harga emas berpeluang menembus level psikologis 6.000 dollar AS per troy ons.

“Ada indikasi, jika perang masih terus berkecamuk, kemungkinan besar level 6.000 Dollar AS per troy ons akan tercapai di bulan Maret ini,” ujar Ibrahim.

Ia juga memproyeksikan, dalam waktu dekat harga emas dunia bergerak di kisaran 5.365-5.500 dollar AS per troy ons, dengan peluang penutupan mingguan di level 5.500 dollar AS.

“Dalam satu minggu sampai hari Sabtu pagi, kemungkinan besar harga emas dunia ditutup di level 5.500 dollar AS per troy ons, kemudian harga logam mulia di Rp 3.400.000 per gram,” paparnya.

Proyeksi tersebut mencerminkan besarnya pengaruh dinamika geopolitik terhadap harga emas dunia. Apabila konflik terus bereskalasi, lonjakan harga emas global dapat berdampak langsung pada harga logam mulia di dalam negeri. Investor domestik pun perlu mencermati perkembangan tersebut sebagai bagian dari pertimbangan pengambilan keputusan.

Secara keseluruhan, harga emas Antam pada 2 Maret 2026 masih berada dalam fase stabil. Namun, potensi pergerakan signifikan tetap terbuka lebar, terutama jika situasi global semakin memanas. 

Dengan memahami rincian harga, ketentuan pajak, serta proyeksi pasar dunia, investor dapat menyusun langkah investasi secara lebih terukur dan bijak.

Terkini