PLN Mobile Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik dan Green Energy 2026

Senin, 09 Februari 2026 | 14:40:38 WIB
PLN Mobile Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik dan Green Energy 2026

JAKARTA - Transisi menuju mobilitas bersih di Indonesia kini tidak lagi hanya sebatas wacana pengadaan unit kendaraan, melainkan telah bergeser pada kemudahan akses infrastruktur penunjang. Dalam ajang otomotif bergengsi di awal tahun ini, PT PLN (Persero) tampil sebagai pemeran utama yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan energi hijau. Kehadiran PT PLN (Persero) dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 tidak sekadar meramaikan pameran otomotif tahunan. Lebih dari itu, PLN datang membawa gagasan besar tentang masa depan mobilitas hijau Indonesia.

Melalui platform PLN Mobile, perusahaan listrik negara ini menegaskan komitmennya membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang terintegrasi, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga listrik dan infrastruktur, tetapi juga membangun keyakinan bagi pemilik ataupun calon pemilik kendaraan listrik. Vice President Pengelola Pemasaran PLN Revanny Yudhistira mengatakan, PLN tidak hanya bertugas menyediakan pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya.

Satu Genggaman untuk Seluruh Layanan Kendaraan Listrik

PLN memosisikan aplikasi supernya sebagai rekan perjalanan yang andal bagi para pengguna EV. Di IIMS 2026, PLN mengusung tema “EV Ecosystem Powered by PLN Mobile – Your EV Partner”. Platform ini dirancang sebagai pintu masuk utama bagi seluruh layanan kelistrikan yang berkaitan dengan kendaraan listrik, mulai dari pengisian daya di rumah, pengisian di perjalanan melalui stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), hingga layanan untuk pengguna motor listrik.

“Kami ingin para pemilik dan calon pemilik EV punya keyakinan bahwa setelah mereka membeli kendaraan listrik, sudah ada ekosistem yang mendukung seluruh kebutuhannya. Lewat PLN Mobile, semua kebutuhan itu dijawab dalam satu platform,” ujar Revanny dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (8/2/2026). Peran ini menempatkan PLN sebagai enabler transisi energi yang hadir langsung di sisi layanan harian masyarakat.

Efisiensi Maksimal Melalui Inovasi Home Charging

Salah satu pilar utama yang diperkuat oleh PLN adalah kenyamanan pengisian daya secara mandiri. Revanny menjelaskan, sebagian besar pengguna EV melakukan pengisian daya di rumah dengan pola yang mirip dengan kebiasaan mengisi baterai ponsel. Melalui produk Home Charging Ultima, PLN menawarkan paket premium yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan PLN, lengkap dengan keunggulan tarif diskon pada pukul 22.00–05.00.

Dengan skema ini, biaya operasional kendaraan listrik menjadi jauh lebih kompetitif. Biaya pengisian bisa turun hingga Rp 178 per kilometer, jauh lebih murah ketimbang pengisian di SPKLU yang berkisar Rp 370 per kilometer, maupun mobil bensin yang mencapai Rp 1.300 per kilometer. “Perbandingannya sangat terasa. Dari Rp 1.300 turun ke Rp 370, lalu ke Rp 178. Bagi masyarakat yang cermat mengatur pengeluaran, ini sangat menguntungkan,” kata Revanny.

Navigasi Cerdas SPKLU untuk Keamanan Perjalanan Jauh

Meski pengisian di rumah menjadi basis utama, keberadaan SPKLU tetap menjadi jaring pengaman yang krusial. Melalui fitur Trip Planner di PLN Mobile, pengguna dapat melihat peta SPKLU secara real-time, mengetahui ketersediaan charger, hingga memantau antrean. “Mobilitas kita tidak selalu terencana. Bisa saja lupa mengisi daya di rumah atau tiba-tiba ada tugas mendadak. Di situlah SPKLU hadir sebagai solusi cepat,” jelasnya.

Selain itu, PLN juga membuka peluang bagi dunia usaha untuk terlibat dalam penyediaan jaringan ini. “SPKLU bisa menjadi bisnis bagi mitra. PLN hanya menjadi inisiator awal, tetapi kami sangat terbuka bagi badan usaha yang ingin berinvestasi. Skema kemitraan sudah tersedia dan bisa diajukan langsung melalui PLN Mobile,” ucap Revanny. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem yang dibangun bersifat inklusif dan kolaboratif.

Layanan Tanpa Sekat dan Apresiasi dari Pengguna

Komitmen PLN dalam mendigitalisasi layanan kelistrikan mendapatkan respons positif dari pengunjung IIMS 2026. Revanny menegaskan bahwa melalui aplikasi ini, birokrasi dipangkas demi kemudahan pelanggan. “Tidak perlu lagi mencari orang dalam atau kenalan. Semua layanan cukup diakses lewat PLN Mobile. Tujuan kami satu, semuanya makin mudah,” tegasnya. Berbagai promo seperti Power Up Event yang memberikan diskon 50 persen untuk tambah daya juga turut memanjakan pengunjung pameran.

Seorang pengunjung, Rudy Hudin, merasakan langsung kemudahan tersebut, menyatakan bahwa proses administrasi kini bisa diselesaikan tanpa harus datang ke kantor PLN. Begitu pula dengan Mus Mulyadi yang mengapresiasi luasnya jaringan SPKLU PLN yang kompatibel dengan berbagai unit kendaraan. Partisipasi PLN di IIMS 2026 menjadi penanda penting bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia telah didukung oleh pengalaman penggunaan yang nyaman, ekonomis, dan berkelanjutan.

Terkini